Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Imbas Pengoperasian Trans Padang Koridor 4, Sopir Angkot Aie Pacah Demo di Balaikota

Rabu, 05 Februari 2020 - 19:58:25 WIB - 976
Imbas Pengoperasian Trans Padang Koridor 4, Sopir Angkot Aie Pacah Demo di Balaikota
Pengusaha dan sopir angkot tambang Air Pacah-Lubeg-Pasar Raya demo di Balaikota Padang, Rabu (5/2).


PADANG - Pemerintah Kota Padang bersikap sigap menyikapi adanya permasalahan dari para pengusaha dan sopir angkutan kota (angkota) tambang Air Pacah-Lubeg-Pasar Raya yang terkena imbas dari pengoperasian bus Trans Padang Koridor 4 rute Bypass-Anak Air dengan jarak tempuh sepanjang 25 kilometer sejak awal Februari 2020.

Sehingga dari itu pada Rabu pagi (5/2/2020), belasan sopir angkot mendatangi Kantor Balai Kota Padang Aie Pacah guna menyampaikan aspirasi dan keluhan atas telah berkurangnya penumpang yang menaiki angkotnya masing-masing sejak Bus Trans Padang koridor 4 tersebut mulai beroperasi.

Banyak hal yang disampaikan dari beberapa sopir angkot berwarna ungu itu yang menanyakan bagaimana nasib kami dengan kondisi seperti ini. Alhasil, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Dian Fakri beserta jajaran pun langsung hadir menanggapi unjuk rasa itu di pelataran lobi Kantor Balai Kota Aie Pacah.

"Kita sudah jelaskan kepada mereka bahwa kita sedang merintis dalam meningkatkan kesejahteraan para pengusaha angkot yaitu dengan ikut memiliki Trans Padang, disamping kita memenuhi kewajiban Pemerintah juga meningkatkan pelayanan transportasi masyarakat. Namun sekarang masih tahap percobaan, jika ada masalah kita harus mencarikan solusinya bersama-sama," sebutnya.

Menurut dia, Pemko Padang siap memberikan jalan terbaik terutama menata ulang rute angkutan kota melalui Trans Padang. Ia mengatakan, pada tahap awal pihaknya mengoperasikan sebanyak enam unit bus trans Padang untuk koridor baru tersebut.

Dengan mekanisme keberangkatan dibagi menjadi tiga unit dari arah utara Anak Air dan tiga unit dari selatan Teluk Bayur.

Namun ketika kebutuhan meningkat operasional bus akan ditambah menjadi sepuluh unit.

Operasional pada koridor empat tersebut dibagi tiga tahap dalam sehari, namun tidak sampai malam hari. Dimulai dari pukul 06.15 - 08.20 WIB, siang pukul 11.30 -13.30 WIB, sore 16.00 - 17.00 WIB.

Terkait dengan adanya keluhan dari sopir angkutan kota tersebut ia mengatakan akan membahas dan meninjau ulang rute tersebut.

"Sebenarnya sopir angkot tidak menolak Trans Padang tapi menyampaikan keluhan pendapatannya yang berkurang," ujarnya.

Ia mengakui dengan adanya Trans Padang penumpang angkutan kota berkurang karena ada pilihan moda baru bagi masyarakat.

Dian mengatakan akan menata ulang rute angkot tersebut dan membahas bersama Organda dalam waktu dekat. Dalam kesempatan itu juga hadir Kepala Bagian Humas Setda Kota Padang Amrizal serta lainnya. (hm)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,hukum,metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Seorang Pemuda Pelaku Pungli di Terminal Aur Kuning Dibekuk Polisi

Seorang Pemuda Pelaku Pungli di Terminal Aur Kuning Dibekuk Polisi

BUKITTINGGI -- Menyikapi keluhan masyarakat terkait pungutan liar yang dilakukan dua orang dengan modus menjual stiker...

Gempa Bumi M 3,4 Guncang Mentawai, Minggu (2/8/2020) Senja Hari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi M 3,4 Guncang Mentawai, Minggu (2/8/2020) Senja Hari, Tak Berpotensi Tsunami

KEP. MENTAWAI -- Gempa bumi terjadi di wilayah Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumbar pada Minggu, (2/8/2020) malam...

Cegah Penyebaran Covid-19, Presiden Jokowi Lahirkan Inpres

Cegah Penyebaran Covid-19, Presiden Jokowi Lahirkan Inpres

SOLOK -- Cegah penyebaran dan penularan pandemi Covid-19, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo lahirkan Intsruksi...

Tegaskan Kota Solok Serambi Medinah, Pemko Solok Resmikan Mesjid Al Muhajirin

Tegaskan Kota Solok Serambi Medinah, Pemko Solok Resmikan Mesjid Al Muhajirin

KOTA SOLOK - Tegaskan jati diri Kota Solok Kota Beras Serambi Medinah, Pemerintah Daerah Kota Solok meresmikan...

Gila! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.026,85 Triliun per Juni 2020

Gila! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.026,85 Triliun per Juni 2020

NASIONAL - Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$408,6 miliar atau setara...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1