Saturday, 04 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Generasi Muda Butuh Pemahaman Adat, Budaya dan Agama

Rabu, 05 Februari 2020 - 23:31:03 WIB - 490
Generasi Muda Butuh Pemahaman Adat, Budaya dan Agama
Ibnu Asis, Anggota Komisi II DPRD Kota Bukittinggi


BUKITTINGGI - Anak muda masa kini atau lebih akrab disebut dengan istilah generasi milenial adalah mereka yang menurut literatur dan pakar kontemporer terlahir ke dunia ini terhitung sejak era awal tahun 1980, pertengahan tahun 1990 hingga akhir tahun 2000 masehi. Singkat kata, generasi ini hadir ke atas permukaan bumi, tepat pada saat terjadinya beragam perkembangan dan kemajuan di bidang teknologi, khususnya teknologi informatika yang begitu pesat.

Lapisan kelompok masyarakat ini, terus tumbuh dan berkembang seiring dengan kemajuan zaman, sehingga mereka memiliki karakteristik yang khas, yang tidak sama dan sebangun dengan karakteristik orang tua atau orang terdahulunya.

Setidaknya, sifat dan ciri utama yang menonjol dari kaum milenial itu ialah mereka sangat melek internet, bersahabat dekat dengan internet, berkomunikasi melalui internet dan bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar sehari-hari, mereka pun mempercayakannya melalui internet.

Akibatnya, sebagian dari generasi ini kehilangan sensitivitas sosial dan budaya, rendahnya perasaan memiliki dan perasaan bertanggung jawab. Bahkan lebih jauh lagi, sebagian dari mereka kehilangan identitas diri dan rasa percaya diri. Mungkin inilah yang disebut dengan "Generasi Fatamorgana" dilihat ada, ditangkap hilang.

Mencermati kondisi nyata seperti digambarkan di atas, Ibnu Asis, selaku anggota Komisi II DPRD Kota Bukittinggi mengatakan, Rabu (5/2/2020) di gedung DPRD, bahwa untuk di Ranah Minang tercinta, generasi milenial semacam itu butuh pendekatan falsafah Minangkabau yang dinamakan Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Karena, sejatinya ABS-SBK merupakan falsafah luhur yang menjadi pedoman kehidupan keseharian orang Minangkabau.

Selanjutnya Ibnu menambahkan bahwa Kaum muda masa kini juga menuntut adanya contoh teladan yang tampak dari para tokoh dan pemuka masyarakat berkenaan dengan penerapan ABS-SBK itu di dalam aktivitas nyata keseharian. Jika tidak ada contoh atau suri teladan konkrit tersebut, maka sudah hampir bisa dipastikan, bahwa mereka akan mencari dan mengambil contoh teladan berdasarkan rekomendasi dunia maya yang diakrabinya itu.

Politisi PKS itu menuturkan bahwa Pemerintah, masyarakat, sekolah dan lingkungan keluarga secara bersama-sama bertanggung jawab dan berperan penting untuk mengembalikan jati diri dan citra diri anak muda masa kini tersebut. Sehingga mereka benar-benar akan menjadi sosok generasi penerus, generasi pengganti dan sebagai cadangan keras yang berintegritas dan mandiri untuk melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa dan Negara menuju Indonesia Adil dan Sejahtera.

Paling tidak, pada tahap awal, kepada mereka diberikan pelatihan dan penguatan ABS-SBK berbasis Kelurahan atau tempat domisili mereka secara bertahap dan berkelanjutan. Kemudian, untuk setiap satuan pendidikan, diminta kembali menyiapkan kurikulum pembelajaran Budaya dan Adat Alam Minangkabau (BAM) secara massif.

Pada satuan pendidikan formal dan non formal, sangat perlu untuk diajarkan kembali perihal budi pekerti. Termasuk juga pembelajaran dan praktik berbahasa Minang yang baik dan benar di lingkungan pendidikan dan masyarakat luas. Karena menurutnya, budi pekerti dan budi bahasa merupakan 2 (dua) hal simbolik yang akan menjadi cerminan dari pembentukan karakter unggul anak muda minang milenial, pungkas Ibnu. (Iwin SB)

Editor/Sumber: JNS
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Inilah yang Dilakukan Kelurahan Ekor Lubuk

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Inilah yang Dilakukan Kelurahan Ekor Lubuk

PADANG PANJANG -- Antisipasi penularan Virus Corona, Kelurahan Ekor Lubuk melakukan penyemprotan disinfektan, dan...

Kabar 300 Siswa Setukpa Polri Sukabumi Positif Covid-19 Dibantah Polri, Ini Faktanya

Kabar 300 Siswa Setukpa Polri Sukabumi Positif Covid-19 Dibantah Polri, Ini Faktanya

NASIONAL - Trekait kabar adanya ratusan siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri di Sukabumi, Jawa Barat,...

Maklumat PD Muhammadiyah Padang Terkait Corona, Atur Salat dan Pengajian Saat Wabah

Maklumat PD Muhammadiyah Padang Terkait Corona, Atur Salat dan Pengajian Saat Wabah

PADANG -- Antisipasi penyebaran Covid-19, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Padang mengeluarkan maklumat yang...

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumbar Bertambah Jadi 13 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumbar Bertambah Jadi 13 Orang

PADANG -- Laboratorium Universitas Andalas (Unand), menyebutkan 13 orang positif terpapar CoVid-19 dari hasil tes yang...

Gubernur Puji Langkah Cepat Wako Padang Panjang Sediakan Karantina Pasien Corona

Gubernur Puji Langkah Cepat Wako Padang Panjang Sediakan Karantina Pasien Corona

PADANG PANJANG -- Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno meninjau Karantina Covid-19 yang berada di Mess...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu