Saturday, 04 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
Pemko Pariaman home berita Pariaman

Pemko Pariaman Klaim Angka Stunting di Pariaman Turun

Jumat, 07 Februari 2020 - 07:48:31 WIB - 474
Pemko Pariaman Klaim Angka Stunting di Pariaman Turun
Rakor Stunting Saat dipimpin Sekdako Indrasakti


PARIAMAN -- Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Kesehatan Kota Pariaman menggelar Rapat Koordinasi penimbangan masal dalam rangka pencegahan dan penangulangan stunting atau anak bertumbuh pendek di Kota Pariaman.

Persentase balita stunting di Kota Pariaman pada Tahun 2018 adalah sebesar 17,7% dan menurun pada Tahun 2019 yaitu 9,8%.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Indra Sakti saat pimpin Rakor di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Rabu, (5/2/2020).

"Masalah stunting menyangkut ibu dan anak, tentu kita semua akan terlibat tidak hanya pemerintah daerah tetapi juga masyarakat di Kota Pariaman," katanya.

Artinya Kota Pariaman sudah mampu menjalankan program dari pemerintah pusat, namun harus ada pembinaan lebih lagi dalam pencegahan stunting di Kota Pariaman.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa salah satu upaya pencegahan stunting adalah dengan melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap tumbuh kembang dan berat badan serta tinggi badan balita di posyandu terdekat," ujarnya.

"Untuk itu, diharapkan semua dapat mengevaluasi baik dinas terkait namun juga masyarakat yang ada di desa sehingga tidak ada lagi balita stunting di Kota Pariaman," sambungnya.

Kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Lucyanel Genius juga menuturkan bahwa program stunting merupakan program unggulan dari pemerintah pusat.

"Kami dari PKK Kota Pariaman setiap program unggulan selalu dilibatkan diberbagai sektor terutama kesehatan. Untuk mengalokasikan dana desa untuk pos gizi disetiap desa tergantung kebutuhan," ujarnya.

Masalah stunting bukan hanya karena kurang makanan bergizi, tetapi pemahaman orang tua dalam memberikan asupan terhadap anaknya yang terkadang kurang tepat.

"Saya sendiri sebagai ketua TP-PKK Kota Pariaman bersama kader berkomitmen dan bekerja dilapangan membantu baik dari desa maupun Dinas Kesehatan dalam pencegahan stunting di Kota Pariaman," ulasnya. (war)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kakansar Mentawai: Ada 7 Hal yang Harus Diperhatikan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kakansar Mentawai: Ada 7 Hal yang Harus Diperhatikan

MENTAWAI - Basarnas Mentawai turut serta terlibat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan...

Antisipasi Dampak Covid-19, Walikota Fadly Amran Luncurkan Gerakan Padang Panjang Peduli

Antisipasi Dampak Covid-19, Walikota Fadly Amran Luncurkan Gerakan Padang Panjang Peduli

PADANG PANJANG -- Antisipasi dampak Corona, Walikota Padang Panjang Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano meninjau...

Lazismu Padang Galang Donasi untuk Bantu Dampak COVID-19

Lazismu Padang Galang Donasi untuk Bantu Dampak COVID-19

PADANG -- PD Muhammadiyah Padang melalui Lazismu menunjukkan rasa empati mereka terhadap orang-orang yang terdampak...

Presiden Jokowi: Lockdown Itu Apa Sih?

Presiden Jokowi: Lockdown Itu Apa Sih?

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa hingga saat ini semua kepala daerah dalam satu arah yang sama...

Stafsus Presiden Tanggapi Kritik Masyarakat dan Ungkap Tugas di Gugus Tugas COVID-19

Stafsus Presiden Tanggapi Kritik Masyarakat dan Ungkap Tugas di Gugus Tugas COVID-19

NASIONAL - Seluruh Staf Khusus Presiden gugus Milenial mendapat sorotan dan kritik dari masyarakat di tengah pandemi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu