Saturday, 04 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Wow, Ada Penampakan Kain Kafan di Planet Mars

Sabtu, 08 Februari 2020 - 20:02:45 WIB - 1306
Wow, Ada Penampakan Kain Kafan di Planet Mars
Kain kafan penutup wajah jenazah di Planet Mars. (Foto: Space.com)


UNIK ANEH - Seorang bioengineer JJ Hastings bersama perancang busana Pia Interlandi sedang menjalankan sebuah proyek mengenai kematian manusia saat mereka melakukan perjalanan ke Planet Mars atau Bulan. Proyek ini berupa kain kafan atau pakaian ritual kematian dan daur ulang manusia di luar Bumi.

Proyek ini bertujuan untuk mengkonseptualisasikan proses kematian dan berduka di Planet Mars dengan cara yang sejalan dengan hak asasi manusia (HAM). Karena sebelumnya jika ada yang meninggal dunia di luar angkasa, maka jenazahnya akan dilempar keluar pesawat luar angkasa melalui pintu khusus atau airlock.

Dikutip dari situs Space, Sabtu (8/2/2020), hal ini tentu menjadi perhatian, karena manusia yang meninggal dunia di Bumi akan menjalani prosesi rangkaian kematian, seperti dikubur atau dikremasi.

Hastings dan Interlandi akan menyusun ritual kematian di planet merah, karena ke depannya akan banyak manusia yang tinggal dalam waktu lama di Planet Mars atau Bulan.

Kain kafan yang akan digunakan jenazah itu telah diuji coba saat misi Sensoria I di wilayah Planet Mars tiruan. Sepanjang misi, salah satu peserta tidur di atas sarung bantal dengan tulisan "Setelah kematian saya, ini semua yang akan Anda butuhkan". Di dalam sarung bantalnya ada potongan pakaian untuk jenazah.

Konsep ini sebenarnya untuk menghemat ruang sehingga para astronot akan terus membawanya dan tidak mengganggu hal-hal lainnya. Kain kafan itu memiliki empat lapis dan 100 persen diklaim dapat terurai sehingga tubuh juga akan dapat terurai dengan lebih mudah tanpa limbah tambahan.

Potongan-potongan kain kafan juga sengaja dibuat mudah untuk dikenakan pada tubuh mayat yang kaku. Materialnya terbuat dari sutra karena akan terasa nyaman, ringan serta terbuat dari protein ulat sutra. Artinya, saat proses daur ulang manusia, pakaian itu juga akan dapat diproses bersama tubuh manusia.

Sebelumnya telah disebut bahwa kain kafan ini ada empat lapis. Hastings memaparkan bahwa lapisan pertama adalah pakaian dalam. Kemudian di atasnya adalah kain yang sifatnya untuk hiasan, semi transparan yang juga terbuat dari sutra yang warna bagian atasnya putih dan semakin bawah akan memudar menjadi abu-abu gelap.

Lalu, lapisan ketiga adalah sutra tipis untuk membungkus dan menutupi wajah. Dan yang terakhir atau lapisan keempat adalah pakaian yang mencakup kerudung layaknya selimut yang masih terbuat dari sutra sederhana, namun terlihat seperti kain yang besar dan tebal. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: internasional,metro,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Update Covid-19 3/4 di Sumbar: Positif 14, PDP 71 dan ODP 3.276

Update Covid-19 3/4 di Sumbar: Positif 14, PDP 71 dan ODP 3.276

PADANG -- Pasien positif virus Corona (COVID-19) di Sumatera Barat (Sumbar) kini bertambah menjadi 14 orang. Dari 14...

Bagikan Buku Inspiratif, Dandim 0319 Mentawai: Hidup Harus Penuh Rasa Syukur Dan Ikhlas

Bagikan Buku Inspiratif, Dandim 0319 Mentawai: Hidup Harus Penuh Rasa Syukur Dan Ikhlas

MENTAWAI - Di selah selah penanganan Covid-19, Dandim 0319 Mentawai sempatkan berbagi ilmu lewat buku Quantum dan...

Anies Ungkap Fakta Mengejutkan Keganasan Kematian Corona di Jakarta

Anies Ungkap Fakta Mengejutkan Keganasan Kematian Corona di Jakarta

NASIONAL - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengeluhkan penanganan corona atau covid-19 di Jabodetabak yang...

Anggota DPRD Pasaman Pantau Langsung Kesiapan Posko Pemantauan Covid-19

Anggota DPRD Pasaman Pantau Langsung Kesiapan Posko Pemantauan Covid-19

PASAMAN - Dalam rangka memutus penyebaran virus corona, lima orang Anggota DPRD Pasaman turun ke posko pemantuan virus...

Peduli Dampak Wabah Covid-19, Polda Sumbar Gelar Aksi Donor Darah untuk Pasien

Peduli Dampak Wabah Covid-19, Polda Sumbar Gelar Aksi Donor Darah untuk Pasien

PADANG -- Peduli dampak Covid-19, Polda Sumbar melakukan bakti sosial donor darah bagi personel Polda, mulai dari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu