Wednesday, 13 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Diduga Suap Bupati Buol, Hartati Diperiksa KPK

Sabtu, 28 Juli 2012 - 00:59:42 WIB - 981
Diduga Suap Bupati Buol, Hartati Diperiksa KPK


Jakarta, MinangkabauNews -- Siti Hartati Cakra Murdaya memenuhi panggilan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemilik PT Hardaya Inti Plantation (HIP) dan PT Citra Cakra Murdaya (CCM) dijadikan saksi kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Buol, Sulawesi Tengah. ''Saya pasti akan memberikan penjelasan, tetapi sekarang waktunya pemeriksaan, nanti ya,'' kata Hartati saat masuk ke gedung KPK, Jumat (27/7) kemarin.

Dua bawahan Hartati, Direktur Operasional PT HIP Gondo Sudjono, Direktur PT CCM Yani Anshori sudah ditetapkan menjadi tersangka karena menyuap Bupati Buol Amran Batalipu dengan dugaan suap Rp 3 miliar.

Pengacara Amran, Amat Ente Daim, mengatakan kliennya hanya menerima Rp 2 miliar dalam pilkada Juni 2012 dari PT HIP. Menurut Amat, Hartati Murdaya memberikan bantuan kepada setiap kabupaten yang melaksanakan pilkada di mana aset Hartati berada.

Namun, juru bicara Hartati Murdaya yang juga anggota Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut, M Al Khadziq, membantah dugaan suap yang dituduhkan kepada PT HIP karena menyuap Amran Batalipu untuk mendapat rekomendasi penerbitan HGU. ''Semestinya surat rekomendasi HGU diberikan kepada PT HIP yang telah beroperasi di Buol, Sulawesi Tengah sejak 1995, karena lahan sudah ditanami kelapa sawit, memproduksi CPO, mampu menyerap ribuan tenaga kerja dan sudah memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah setempat,'' kata Khadziq.

Ia menjelaskan, saat ini PT HIP tidak sedang membuka lahan perkebunan yang baru, tidak memperluas lahan perkebunannya, tidak mengurus izin lahan perkebunan yang baru atau pun mengurus izin perluasan lahan perkebunan di kabupaten tersebut.

KPK sejak 28 Juni juga sudah mencegah Hartarti Murdaya, KPK juga mencegah para pegawai PT HIP yaitu Totok Lestiyo, Sukirno, Bernard, Seri Sirithorn dan Arim serta Kirana Wijaya dari PT CCM. KPK juga telah melakukan penggeledahan di kantor PT CMM yang berlokasi di Jalan Cikini Raya nomor 78 dan Jalan Imam Bonjol nomor 24, Jakarta Pusat yang berhasil menyita beberapa kotak berisi dokumen. (bp)

Editor/Sumber:
Tag: nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Aksi Curanmor Berhasil Digagalkan Massa di Payakumbuh, Pelaku Babak Belur

Aksi Curanmor Berhasil Digagalkan Massa di Payakumbuh, Pelaku Babak Belur

PAYAKUMBUH - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di areal pakiran Pasar Ibuah, Kota Payakumbuh, Provinsi...

Maju Pilkada 50 Kota Calon Perseorangan, Ini Jumlah Syarat Dukungan nya

Maju Pilkada 50 Kota Calon Perseorangan, Ini Jumlah Syarat Dukungan nya

LIMAPULUH KOTA - Calon bupati dan wakil bupati yang akan maju pada Pemilihan Kepala (Pilkada) Limapuluh Kota tahun...

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Oleh : Sabby Kosay Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukanla nama baru di bumi Cenderawasih. Jelang 1 Desember yang...

Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Bantu Warga Musibah Kebakaran

Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Bantu Warga Musibah Kebakaran

BENGKALIS -- Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Khairul Umam bersama asistennya H Sutan Marajo dan pemuka masyarakat...

Minang Film Festival III, Wako Fadly Amran Harapkan Ini

Minang Film Festival III, Wako Fadly Amran Harapkan Ini

PADANG PANJANG -- Prodi Televisi dan Film Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Padang Panjang menyelenggarakan Minang Film...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media