Tuesday, 22 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Miris, Tenaga Medis Diusir Warga Karena Takut COVID-19, Begini Nasib Mereka Sekarang?

Rabu, 25 Maret 2020 - 13:45:05 WIB - 3625
Miris, Tenaga Medis Diusir Warga Karena Takut COVID-19, Begini Nasib Mereka Sekarang?
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Sejumlah perawat dan dokter yang merawat pasien virus corona atau COVID-19 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP), Persahabatan, Jakarta Timur, mendapat penolakan dari warga. Mereka yang tinggal di kosan di sekitar rumah sakit tersebut, diusir karena dianggap dapat menularkan virus.

Hal ini awalnya diketahui dari kicauan Sofie Syarief di Twitter pada Minggu, 22 Maret 2020. Ia mengatakan bahwa perawat dan sejumlah dokter jadi sasaran stigmatisasi warga karena dianggap sebagai pembawa virus.

Cuitan tersebut dibenarkan oleh Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Harif Fadhillah, S.Kp, S.H, M.Kep.

"Jadi laporannya ada perawat, juga ada dokter yang selama ini kos di sekitar rumah sakit rujukan, karena rumah sakit itu dijadikan rumah sakit rujukan sekarang. Yang punya kos minta dia enggak kos di situ lagi," kata Harif.

Lebih lanjut Harif menceritakan, perawat dan dokter yang diusir tersebut akhirnya harus bermalam di rumah sakit selama dua hari terakhir. Lalu, bagaimana nasib mereka sekarang?

"Menurut sumber kami, pagi ini sudah diambil alih Pimpinan, barusan Direktur SDM (RS) menyampaikan sudah disediakan tempat lengkap dengan kendaraan antar jemput," ujarnya, Rabu (25/3/2020).

Namun, Harif tidak tahu persis di mana para perawat dan dokter tersebut ditempatkan sekarang. Ia hanya diberi info seperti itu oleh pihak rumah sakit.

"Kami enggak dapet info. Kami coba minta info hari ini, laporannya begitu," lanjut dia.

Menurut Harif, peristiwa pengusiran tersebut terjadi tiga hari yang lalu, tepatnya Minggu, 22 Maret 2020.

(vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: indonesia,kesehatan,metro,nasional,peristiwa

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Menteri Agama Fachrul Razi Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Fachrul Razi Terkonfirmasi Positif Covid-19

NASIONAL - Menteri Agama (Menag) Jenderal (Purn) Fachrul Razi terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19. Meski begitu,...

Ditengah Pandemi, Walikota Pariaman Kucurkan Bantuan untuk KWT

Ditengah Pandemi, Walikota Pariaman Kucurkan Bantuan untuk KWT

PARIAMAN -- Wali Kota Pariaman, Genius Umar kucurkan bantuan untuk KWT (Kelompok Wanita Tani) yang ada di Kota Pariaman...

Buah Masak Tak Jatuh Dijuluk

Buah Masak Tak Jatuh Dijuluk

Oleh: Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa Riak yang ditimbulkan oleh pernyataan puan agar...

Walikota Fadly Amran Minta OPD Serius Sikapi Capaian SAKIP dan RB

Walikota Fadly Amran Minta OPD Serius Sikapi Capaian SAKIP dan RB

PADANG PANJANG -- Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, memaparkan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi...

Walnag Pantau Sertifikasi Dana Desa Nagari Tanjung Gadang

Walnag Pantau Sertifikasi Dana Desa Nagari Tanjung Gadang

SIJUNJUNG -- Dalam upaya mengetahui penerapan dana desa tim wali nagari dan masyarakat lakukan pemantauan, evaluasi,...


KOMENTAR ANDA