Saturday, 30 May 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Kab. Solok

DPRD Kabupaten Solok Minta Tambah Dana Cadangan Kedaruratan Jadi Rp25 Milyar

Rabu, 01 April 2020 - 20:52:50 WIB - 796
DPRD Kabupaten Solok Minta Tambah Dana Cadangan Kedaruratan Jadi Rp25 Milyar
Ketua DPRD Kab. Solok, Jon Firman Pandu saat rapat dengan TAPD Kab. Solok, Azwirman Sekdakab Solok


KABUPATEN SOLOK -- DPRD Kabupaten Solok, dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Solok, Jon Fiman Pandu, Rabu (1/4), dalam rapat terbatas dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dipimpin Sekdakab Solok, Azwirman, meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Solok untuk menambah dana cadangan kedaruratan sebanyak 25 Milyar. Darurat bukan hanya untuk menangani Corona Virus Dengeu (Covid-19), tapi juga dalam menangani bencana atau musibah lainnya yang terjadi di Kabupaten Solok.

"Kita butuh relokasi dana untuk cadangan kedaruratan, jika memungkinkan kita cadangkan dana sebanyak 10 milyar lagi. Jadi total dana relokasi dana cadangan penanggulangan ini menjadi 25 milyar," pinta Jon Firman Pandu.

Selain itu juga disarankan dana Pokir dialokasikan dan dialihkan untuk penanggulangan Covid-19. Termasuk mengalihkan anggaran kegiatan DPRD Kabupaten Solok dan OPD untuk penanganan Corona dan penyediaan perlengkapan medis bagi petugas kesehatan.

Azwirman Sekdakab Solok dan juga Ketua TAPD Kabupaten Solok mengapresiasi jika DPRD Kabupaten Solok menyetujui pengalihan anggaran DPRD untuk pencegahan Covid-19.




"Jika masih kurang, dana untuk Pilkada kita alihkan untuk penanganan virus ini agar alokasi dana yang tersedia mencukupi, karena biaya untuk penanganan wabah ini tidak dapat diprediksi," kata Azwirman.

Sementara, Aurizal, terkesan keberatan jika dana pokir DPRD Kabupaten Solok dialihkan untuk dana cadangan kedaruratan penanganan penyebaran Covid-19. Aurzal berpendapat jika banyak dana lain di OPD yang bisa dialihkan untuk penanganan penanggulangan Covid-19.

"Kenapa harus dana pokir, masih banyak kegiatan lain di OPD yang bisa dipangkas untuk dialihkan untuk penanggulangan penyebaran covid-19," ujarnya.

Saat ini Pemkab Solok sudah memesan sebanyak 200 set APD untuk para medis tapi belum diterima karena APD langka. Begitu juga dana sudah dialokasikan sebanyak 12,5 Milyar plus biaya tidak terduga 2,5 Milyar dengan totalnya 15 Milyar.

"Ditengah kelangkaan, saat kita memberdayakan UMKM untuk membuat 10.000 masker. Dan saat ini beberapa UMKM tengah mengerjakannya," Jelas Azwirman dihadapan DPRD Kabupaten Solok.(fikar)

Editor/Sumber: JNS
Tag: solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Di Tengah Pandemi Covid-19, Birokrasi di Dukcapil Padang Panjang Dipangkas

Di Tengah Pandemi Covid-19, Birokrasi di Dukcapil Padang Panjang Dipangkas

PADANG PANJANG -- Pemko Padang Panjang memberikan kemudahan dan layanan secepat mungkin kepada masyarakat merupakan...

Heboh! Indonesia jadi Target Mata-mata Aria-body China

Heboh! Indonesia jadi Target Mata-mata Aria-body China

INTERNASIONAL - Perangkat mata-mata Aria-body asal China membuat heboh karena menargetkan sejumlah pemerintahan negara,...

Unggah Ujaran Kebencian, Seorang ASN di Mentawai Langsung Menghadap Satreskrim

Unggah Ujaran Kebencian, Seorang ASN di Mentawai Langsung Menghadap Satreskrim

MENTAWAI - Senjata makan tuan inilah istilah dari salah satu ASN di lingkungan Pemkab Mentawai. Diketahui setelah...

Hindari Tumpang Tindih, Nagari Ini Beri Tanda Rumah Warga Penerima Bantuan

Hindari Tumpang Tindih, Nagari Ini Beri Tanda Rumah Warga Penerima Bantuan

AGAM -- Hindari tumpang tindih, Pemerintah Nagari Padang Lua, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra...

Diduga Diterlantarkan, Bayi 1 Bulan Asal Pariaman Meninggal Dunia di RS M Djamil Padang

Diduga Diterlantarkan, Bayi 1 Bulan Asal Pariaman Meninggal Dunia di RS M Djamil Padang

PARIAMAN - Sungguh tragis nasib yang dialami pasangan suami istri Fery Hermamsyah dan Rydha BRT asal Pariaman yang...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu