Saturday, 30 May 2020
Minangkabaunews
headline
Pemko Pariaman home berita Pariaman

Dampak Covid-19, Ribuan UMKM di Pariaman Terancam Bangkrut

Selasa, 07 April 2020 - 21:59:47 WIB - 683
Dampak Covid-19, Ribuan UMKM di Pariaman Terancam Bangkrut
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


PARIAMAN - Sebanyak 3.684 UMKM dari total 7.117 UMKM yang ada di Kota Pariaman, saat ini terdampak akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), dimana UMKM tersebut tidak dapat bertahan ditengah mewabahnya COVID-19 ini, yang menyebabkan berbagai sector usaha bangkrut, tutup dan yang tetap survive juga menurun drastis penghasilanya.

Kadis Koperindagkop dan UMKM Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit mengatakan, usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memang yang paling terdampak dengan adanya virus corona ini, sehingga Dinas Perindagkop & UKM (Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) Kota Pariaman, berusaha untuk membantu dengan segala kemampuan yang dimiliki.

"Saat ini lebih dari setengah total UMKM yang ada di Kota Pariaman terdampak, yaitu sebanyak 3.684 UMKM, yang telah didata dari 4 Kecamatan yang ada di Kota Pariaman," kata Gusniyeti, Selasa (7/4/2020)

"Pada Kecamatan Pariaman Utara dari total 1.505 UMKM yang ada, yang terdampak sebanyak 1.209 UMKM, Kecamatan Pariaman Timur dari total 1.300 UMKM, yang terdampak 844 UMKM, Kecamatan Pariaman Selatan dari total 1.443 UMKM, yang terdampak 778 UMKM dan Kecamatan Pariaman Tengah dengan total 2.869 UMKM yang terdampak sebanyak 853 UMKM," terangnya.




"Dengan tingginya angka UMKM yang terdampak, saat ini Dinas Perindagkop dan UKM sedang membuat formula yang terbaik untuk keberlangsungan para UMKM ini, dengan mengikuti arahan dan bantuan dari pusat tentang stimulus terhadap UMKM di Indonesia yang terdampak virus corona ini," ujarnya lebih lanjut.

Selain itu, ditengah mewabahnya COVID-19, yang terjadi saat ini minimnya perlengkapan APD (Alat Pelindung Diri) bagi tenaga medis dan tim gugus tugas yang ada di Posko Tanggap Darurat COVID-19, karena itu pihaknya, berdayakan UMKM ini dalam pembuatan APD untuk kebutuhan dari Pemko Pariaman.

"Saat ini sudah ada beberapa UMKM yang membuat APD pesanan dari beberapa Dinas untuk tenaga medis dan tim gugus tugas yang ada di posko-posko tanggap darurat COVID-19, dan kita berharap para UMKM kita yang terdampak ini, dapat mengambil peluang ini untuk terus bertahan ditengah ekonomi masyarakat yang turun saat ini," tutupnya. (war/mc)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: bisnis,daerah,ekonomi,metro,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar Gelar Salat Jumat Siang Ini

Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar Gelar Salat Jumat Siang Ini

PADANG -- Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat mulai menggelar salat Jumat berjamaah per hari ini, Jumat (29/5)....

Mengenal Rudal Kiamat Milik Rusia, Monster Nuklir Tebesar di Dunia

Mengenal Rudal Kiamat Milik Rusia, Monster Nuklir Tebesar di Dunia

INTERNASIONAL - Rusia memiliki Skif, rudal kiamat bertenaga nuklir yang dapat diaktifkan dan dikendalikan oleh jari...

Razia PSBB di Pariaman, Petugas Garuk Pelajar yang Corat-coret Baju Usai Kelulusan

Razia PSBB di Pariaman, Petugas Garuk Pelajar yang Corat-coret Baju Usai Kelulusan

PARIAMAN - Tim petugas gabungan Satpol-PP, Satlantas Polres Pariaman, Kodim 0308 Pariaman dan BPBD Kota Pariaman...

Anggota DPR RI Guspardi Gaus : Jika Bulan Juni Trend Covid Naik, Pilkada 2020 Sebaiknya Ditunda

Anggota DPR RI Guspardi Gaus : Jika Bulan Juni Trend Covid Naik, Pilkada 2020 Sebaiknya Ditunda

JAKARTA -- Hingga 2021 Berdasarkan Perppu Nomor 2 Tahun 2020, penyelenggaraan Pilkada 2020 ditunda menjadi Desember...

Pastikan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19, Nasrul Abit Sambangi Pasar TBS

Pastikan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19, Nasrul Abit Sambangi Pasar TBS

KOTA SOLOK -- Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Senin (4/5), sambangi pasar di Terminal Bareh Solok (TBS)...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu