Saturday, 30 May 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Pariwisata

Kamis, 09 April 2020 - 17:26:05 WIB - 1436
Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Pariwisata
I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa, Mahasiswa Program Doktor Pariwisata Universitas Udayana, Bali.


Oleh: I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa

Sektor Pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak virus corona (Covid 19). Dampak tersebut terungkap dari data Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia ( World Travel and Tourism Council ). Di indonesia penyebaran virus tersebut cukup memukul industri pariwisata hal ini dapat di lihat dari penurunan jumlah wisatawan yang datang berkunjung sejak Januari 2020. Sektor pariwisata mengalami kerugian sebesar 1,5 Miliar Dollar AS total jumlah kerugian tersebut dominasi oleh jumlah wisatawan dari negara Tiongkok.

Biasanya di bulan di awal januari hingga februari merupakan musim liburan (peak seasons) wisatawan tiongkok datang ke indonesia dengan total kunjungan sekitar 2 juta jumlah wisatawan.
Virus corona ( Covid 19) telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan sektor pariwisata nasional dapat di lihat dengan maraknya penutupan hotel dan merumahkan sementara karyawannya ada sekitar 1226 hotel yang menghentikan operasional per (6/4/2020) dan berdampak sekitar 150.000 karyawan. Alasan wisatawan enggan melakukan perjalanan wisata adalah menghidari penularan covid 19 di karenakan belum adanya jaminan kapan pandemic tersebut mereda.




Data Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 April menyatakan, kunjungan wisatawan mancanegara melalui jalur udara menurun dari 838.978 orang pada Desember 2019 menjadi 796.934 pada Januari 2020. Merosot lagi menjadi 558.892 pada Februari 2020.
Fakta lainnya sejak merebaknya penyebaran virus Covid 19 Pemerintah melalui Kementrian terkait melakukan kebijakan pembatasan dan menghentikan penerbangan dari Tiongkok menuju Indonesia per 5 Februari 2020. Sejumlah maskapai pun membatasi penerbangannya, seperti Lion Air yang telah memangkas rute perjalanan dari Denpasar, Manado, Surabaya, Jakarta, dan Batam ke Tiongkok China. Bahkan Air Asia menutup semua rute penerbangan domestiknya sampai Juni 2020.

Hal ini selaras dengan penurunan penerbangan internasional dari 1,72 juta orang pada Desember 2019 menjadi 1,68 juta orang pada Januari 2020. Kemudian jatuh lagi menjadi 1,13 juta orang pada Februari 2020. Penerbangan domestik juga mengalami penurunan dari 6,29 juta orang pada Januari 2020 menjadi 5,79 juta pada Februari 2020 atau berkurang 8,08%. yang tentunya hal ini juga akan memengaruhi sektor pariwisata Indonesia. Banyak perusahaan travel dan penerbangan yang mengalami kerugian akibat penghentian penerbangan dari dan ke Tiongkok.

Hasil riset berdasarkan data Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) hampir 80 persen pengusaha di sektor pariwisata mengalami penurunan omset, larangan negara-negara dunia kepada penduduknya untuk melakukan perjalanan juga membuat sektor pariwisata di Indonesia merosot. Penurunan mulai dirasakan mulai Februari 2020. Melansir CNN. Imbasnya okupansi hotel di turun sekitar 60 hingga 80 %.

Pariwisata Indonesia terpuruk dapat dilihat di beberapa kawasan atau daerah tujuan wisata utama melalui pintu masuk Bali,Jakarta dan Batam kepulauan riau. Catatan kantor Imigrasi Bali menyebutkan jumlah wisatawan asal Tiongkok menurun drastis pada Februari. Hanya 4.820 wisatawan. Berbeda dengan Januari yang tercatat lebih dari 113 ribu orang. Penurunan ini diakibatkan kebijakan pemerintah pusat melarang perjalanan dari dan ke Tiongkok per 5 Februari 2020 .

Di susul juga dengan Ibukota Jakarta melalui data Badan Pusat Statistik atau BPS DKI Jakarta menyatakan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta pada Februari 2020 sebanyak 131.240 orang. Angka ini turun 24,41 persen dibanding Januari 2020 dengan 173.610 wisatawan asing. BPS DKI Jakarta menunjukkan sebanyak 131.240 wisatawan mancanegara yang datang pada Februari 2020, paling banyak berasal dari Malaysia, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Rinciannya Malaysia 15,07 persen; Jepang 11,69 persen; Singapura 8,03 persen; Korea Selatan 5,79 persen; dan Arab Saudi 5,34 persen.

Kedatangan wisatawan mancanegara itu dideteksi melalui dua pintu masuk jalur udara ke Jakarta, yakni dari Bandara Halim Perdana kusuma sebanyak 205 kunjungan dan Bandara Soekarno - Hatta sebanyak 131.030 orang. Jika dibandingkan dengan kunjungan wisatawan mancanegara pada Februari 2020 dengan Februari 2019, terjadi penurunan sebesar 33,14 persen. Sebab pada Februari 2019 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Jakarta sebanyak 196.290 orang. Kondisi itu seiring dengan turunnya tingkat hunian kamar hotel berbintang di Jakarta. Pada Februari 2019 tingkat okupansi hotel mencapai 63,37 persen dan turun menjadi 54,28 persen pada Februari 2020. Adapun durasi tamu menginap di hotel di Jakarta, baik wisatawan domestik maupun mancanegara, rata-rata selama 2 hari.

Sementara itu pintu masuk utama melalui jalur laut di tempati oleh Batam dengan jumlah 156.752 kunjungan pada Januari 2020. Jumlah tersebut meningkat 1,03 persen dari periode Januari 2019 yang punya jumlah total kunjungan 134.415. Namun jumlah tersebut menurun signifikan sebesar 20,82 persen dari jumlah 190.232 pada periode Desember 2019. Sebagai dampaknya, saat ini pelayaran dari Singapura ke Batam turun hingga 20 persen dampak isu virus Corona sangat besar untuk pelabuhan di Batam.

Arus penumpang dari dan ke Pelabuhan Internasional Batam Centre turun drastis, terutama pada akhir pekan. Biasanya 10 ribu arus penumpang di Batam Centre Sekarang hanya sekitar 5 ribuan,
Volume pelayaran kapal dari Pelabuhan Internasional Batam Centre ke Singapura dan Malaysia, jumlahnya 84 kali. Diakui, penurunan sektor pariwisata melalui jumlah kunjungan wisatawan juga terjadi karena adanya , yang pernah mengunjungi negara Tiongkok khususnya bagi warga negara asing yang pernah berkunjung dalam durasi 14 hari terakhir, Larangan-larangan itu menyebabkan jumlah kunjungan menurun sehingga berpengaruh terhadap sektor pariwisata.

Pariwisata di Indonesia menjadi beresiko dan berdampak di karenakan ketergantungan terhadap wisatawan asal Tiongkok China.Wisatawan non tiongkok pun juga ikut berkurang seperti dari negara Malaysia,Singapura , Amerika ,Eropa,Inggris dan Jepang,negara tersebut banyak mengurungkan niatnya untuk datang berkunjung ke Indonesia di karenakan pandemic virus covid 19 ini telah menjadi pandemic global hampir sekitar 152 negara di dunia per (18/03/2020).
Sementara untuk mengantisipasi kekhawatiran penyebaran virus Covid 19, pemerintah Indonesia telah memperketat pengawasan di pintu masuk melalui alat thermal scanner di lakukan pemeriksaan suhu tubuh di beberapa pintu masuk untuk pencegahan serta menyediakan masker di pusat informasi Bandara maupun pelabuhan laut dan di sediakan cairan antiseptik di setiap sudut pintu kedatangan.

Selain itu juga dilakukan simulasi penanggulangan jika seandainya ada penumpang yang terindikasi terinfeksi virus corona ( Covid 19). Dengan demikian dampak pandemic penyebaran virus corona (Covid 19) terhadap sektor pariwisata dapat di antisipasi penularannnya dan pandemic global tersebut dapat di cegah sesuai dengan standar kesehatan yang telah di tetapkan oleh badan kesehatan dunia (WHO) ,sehingga sektor pariwisata dapat kembali pulih dan bergairah semoga. (***)

Mahasiswa Program Doktor Pariwisata Universitas Udayan, Bali.

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: opini,pariwisata

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Djoko Santoso Tak Dimakamkan di TMP Kalibata Meski Punya Hak, Ini Alasannya

Djoko Santoso Tak Dimakamkan di TMP Kalibata Meski Punya Hak, Ini Alasannya

NASIONAL - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso memiliki hak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan...

Makin Memanas, Jepang dan India Akan Lawan Ekspansi Gila Militer China di Laut Natuna Utara

Makin Memanas, Jepang dan India Akan Lawan Ekspansi Gila Militer China di Laut Natuna Utara

INTERNASIONAL - Ekspansi China di Laut China Selatan dan Samudera Hindia bukan cuma membuat panas Amerika Serikat (AS)....

Peduli Sesama, OSIS SMK Plus BNM Pariaman Berbagi Sembako Terhadap Siswa Kurang Mampu

Peduli Sesama, OSIS SMK Plus BNM Pariaman Berbagi Sembako Terhadap Siswa Kurang Mampu

PADANG PARIAMAN - Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Plus BNM Pariaman Sumatera Barat, melakukan giat sosial...

500 TKA China akan Masuk ke Indonesia, Ini Pernyataan Tegas Anggota DPR RI Guspardi Gaus

500 TKA China akan Masuk ke Indonesia, Ini Pernyataan Tegas Anggota DPR RI Guspardi Gaus

JAKARTA -- Rencana pemerintah mendatangkan 500 TKA dari China ke Sulawesi Utara (Sultra) mendapatkan penolakan dari...

Ketua Bawaslu Sumbar Salurkan Ratusan APD Bagi Tenaga Medis RSUD Suliki

Ketua Bawaslu Sumbar Salurkan Ratusan APD Bagi Tenaga Medis RSUD Suliki

LIMAPULUH KOTA - Tenaga medis di RSUD Ahmad Darwis atau dikenal RSUD Suliki mendapat dukungan bantuan Alat Pelindung...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu