Wednesday, 13 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Kekerasan terhadap Warga Syiah, SBY Kritisi Kinerja Intelijen

Selasa, 28 Agustus 2012 - 10:59:03 WIB - 942
Kekerasan terhadap Warga Syiah,  SBY Kritisi Kinerja Intelijen


Jakarta, MinangkabauNews Menanggapi kasus kekerasan warga komunitas Syiah di Desa Karang Gayam, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan aksi kekerasan terhadap warga komunitas Syiah di Desa Karang Gayam, Kabupaten Sampang, Jawa Timur tidak akan terjadi jika kinerja intelejen baik, makanya perlu peningkatan kinerja intelejen kepolisian dan komando teritorial TNI. ''Kalau intelijen itu bekerja baik, maka akan lebih bisa diantisipasi, dideteksi keganjilan yang ada di wilayah itu,'' kata Presiden seusai memimpin rapat kabinet terbatas, Senin (27/8) kemarin.

Ia mengatakan, aksi kekerasan terhadap warga komunitas Syiah pada Agustus 2011 tidak tuntas. Terbukti konflik serupa terjadi lagi. Itu artinya bahwa akar kekerasan di daerah tersebut masih ada, sehingga memicu aksi kekerasan pada Minggu lalu.

Ia juga menegaskan kejadian Sampang bukan hanya persoalan aliran keyakinan, tetapi kompleks. ''Memang persoalannya kompleks. Di satu sisi memang berkaitan dengan keyakinan,'' tegasnya.
Namun di sisi lain merupakan konflik internal keluarga. Dan akhirnya saling bertautan dan karena masing-masing punya pengikut. ''Terjadilah insiden atau aksi kekerasan yang sangat kita sesalkan itu,'' terangnya.


Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo mengatakan telah memeriksa delapan orang dalam kasus penyerangan terhadap kelompok Islam Syiah di Sampang, Madura, Minggu (26/8). ''Mereka yang diperiksa ini diduga terlibat dalam kasus kerusuhan itu,'' kata Kapolri seusai meninjau lokasi kerusuhan di Dusun Nanggernang, Sampang, Senin sore kemarin.

Kapolri menjelaskan, sebagian dari delapan orang yang diperiksa itu, nantinya yang perlu mempertanggungjawabkan perbuatan yang mereka lakukan. ''Yang jelas kita akan mengutamakan penegakan hukum dalam kasus ini,'' tegas Kapolri.

Kapolri datang ke Sampang bersama Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman dan Menteri Agama Suryadharma Ali. Rombongan Kapolri tiba pukul 03.00 WIB dengan dua helikopter, HU 420 dan HU 415 milik TNI Angkatan Laut.

Di lokasi kerusuhan, Kapolri bersama Menteri Agama dan Panglima TNI meninjau secara langsung, rumah-rumah kelompok Islam Syiah yang dibakar massa. Seusai dari lokasi kerusuhan, Kapolri selanjutnya meninjau lokasi pengungsian kelompok Islam Syiah di Gedung Olahraga (GOR) di Jalan Wijaya Kusuma Sampang.


Hal senada juga disampaikan Menteri Agama Suryadharma Ali, kerusuhan dan tindak kekerasan yang terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur sebagai bentuk kebiadaban. ''Tindak kekerasan atas nama apa pun, termasuk atas nama agama atau perbedaan aliran keagamaan, tidak dapat dibenarkan,'' tegas Menag.

Suryadharma Ali menegaskan, agama mengajarkan kedamaian, dan tidak mengajarkan kekerasan. Perbedaan pendapat dalam beragama memang ada, termasuk perbedaan pandangan antara mazhab Syiah dan Sunni. Namun, hal itu tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindak kekerasan. ''Setiap persoalan yang muncul karena adanya perbedaan pandangan agar diselesaikan lewat dialog yang konstruktif dan penuh persaudaraan,'' ujar Menag. (bp)

Editor/Sumber:
Tag: nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Maju Pilkada 50 Kota Calon Perseorangan, Ini Jumlah Syarat Dukungan nya

Maju Pilkada 50 Kota Calon Perseorangan, Ini Jumlah Syarat Dukungan nya

LIMAPULUH KOTA - Calon bupati dan wakil bupati yang akan maju pada Pemilihan Kepala (Pilkada) Limapuluh Kota tahun...

Siswa SMKN 1 Sutera Pessel Terpilih Jadi Duta Karakter Bangsa

Siswa SMKN 1 Sutera Pessel Terpilih Jadi Duta Karakter Bangsa

PESISIR SELATAN -- Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dibawah pimpinan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat,...

Pecatur Ruby Tamono asal Sumbar Raih Emas Porwil Bengkulu 2019

Pecatur Ruby Tamono asal Sumbar Raih Emas Porwil Bengkulu 2019

...

KPU Gelar Evaluasi Pencalonan Anggota DPRD Mentawai Pada Pemilu 2019

KPU Gelar Evaluasi Pencalonan Anggota DPRD Mentawai Pada Pemilu 2019

MENTAWAI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Mentawai lakukan evaluasi pencalonan anggota DPRD Mentawai...

Polemik Pelarangan Cadar oleh Menteri Agama, Begini Respon Ustadz Abdul Somad

Polemik Pelarangan Cadar oleh Menteri Agama, Begini Respon Ustadz Abdul Somad

NASIONAL - Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi terkait niatnya mengkaji penggunaan niqab atau cadar bagi wanita yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media