Sunday, 31 May 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Terungkap ke Publik, Begini Janji LBP Mengatur 500 TKA China Masuk ke Sultra

Minggu, 03 Mei 2020 - 14:00:47 WIB - 1236
Terungkap ke Publik, Begini Janji LBP Mengatur 500 TKA China Masuk ke Sultra
Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Kisruh akan masuknya 500 Tenaga Kerja Asing asal China ke Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara kini terus menuai sorotan tajam. Hal ini menimbulkan polemik lantaran telah melibatkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut disebut-sebut sudah berani memberikan "jaminan" kepada Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa terkait status dan kondisi TKA China tersebut untuk bisa masuk ke Indonesia.

Kery tak segan-segan kini mempertanyakan janji Luhut yang sempat menjamin akan memberikan apapun yang ia minta berkaitan dengan rencana masuknya TKA China di Konawe tersebut.

Polemik ini pun sudah menjadi perbincangan di media. Dan meski telah tegas menyatakan sikap penolakannya soal rencana tersebut namun Luhut seolah justru "mengiming-imingi" dirinya dengan janji menggiurkan.

Kery yang terlanjur kecewa juga berani menyebut bahwa karena hingga saat ini tidak ada bantuan apapun yang diberikan oleh perusahaan tempat para TKA China bekerja, maupun dari pemerintah pusat.




Berbicara dalam program acara di sebuah stasuin swasta beberapa waktu lalu, Kery dengan gamblang menuturkan janji seperti apa yang telah disampaikan Luhut.

"Menko Maritim katakan Sudah Ker apa yang kau minta kita siapkan tapi kenyataan juga sampai sekarang belum ada itu terima bantuan, bagaimana kita ini," ungkap Kery dengan menirukan penuturan Luhut kepadanya.

Bupati Konawe pun mengatakan pihaknya kini lebih memilih pengupayakan segala kebutuhan pengendalian dan antisipasi bertambahnya penyebaran COVID-19 yang dikhawatirkan dari TKA China itu secara mandiri.

"Sehingga sekarang saya bilang sudah kita tidak terima bantuan, kita belajar sendiri saja," ujar Kery.

"Sehingga saya harapkan pemerintah pusat kita kasih tenang dulu ini keadaan, semua kalau sudah normal mulai kita tempatkan lagi industri," kata dia. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Jika Ini Ditemukan, Penularan Virus Corona di Indonesia Diprediksi Bakal Berhenti

Jika Ini Ditemukan, Penularan Virus Corona di Indonesia Diprediksi Bakal Berhenti

NASIONAL - Miliarder sekaligus pendiri Microsoft, Bill Gates, sudah memprediksi bahwa dunia tidak siap menghadapi...

Jokowi Akhirnya Izinkan Pembangunan di 4 Pulau Reklamasi Jakarta, Ada Apa?

Jokowi Akhirnya Izinkan Pembangunan di 4 Pulau Reklamasi Jakarta, Ada Apa?

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan pembangunan di empat pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. Empat...

Di Ambang Perang Israel vs Iran, Makam Ratu Esther Dibakar Bikin Yahudi Seluruh Dunia Meradang

Di Ambang Perang Israel vs Iran, Makam Ratu Esther Dibakar Bikin Yahudi Seluruh Dunia Meradang

INTERNASIONAL - Israel dan Kaum Yahudi seluruh dunia marah besar, penyebabnya situs bersejarah makam Ratu Esther dan...

Update Corona 9 Mei: Tambah 16, Total Kasus di Sumbar Jadi 286 Orang

Update Corona 9 Mei: Tambah 16, Total Kasus di Sumbar Jadi 286 Orang

PADANG -- Kasus positif Corona di Sumatera Barat terus bertambah. Per hari ini ada tambahan 16 kasus sehingga total...

UPDATE 30 Mei: Lagi Klaster Pasar Raya, Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 11 Orang

UPDATE 30 Mei: Lagi Klaster Pasar Raya, Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 11 Orang

PADANG -- 11 Warga Sumbar kembali dinyatakan positif tertular virus Corona (Covid-19) dari klaster Pasar Raya Padang,...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu