Sunday, 31 May 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Jika Covid-19 Berakhir Konflik, China Respons Ancaman AS dengan Siapkan Jet Tempur Siluman Nuklir

Rabu, 06 Mei 2020 - 14:01:24 WIB - 83635
Jika Covid-19 Berakhir Konflik, China Respons Ancaman AS dengan Siapkan Jet Tempur Siluman Nuklir
Jet tempur siluman China, Xian H-20 (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - China sepertinya tak main-main dalam merespons ancaman Amerika Serikat (AS) yang menyebut bakal menggunakan senjata nuklirnya, jika pandemi Virus Corona (COVID-19) bakal berakhir dengan konflik. Negeri Tirai Bambu diklaim sudah menyiapkan jet tempur siluman dengan rudal nuklir, Xian H-20.

Pekan lalu, AS lewat Komandan Serangan Udara Global, Jenderal Timothy Ray, menegaskan siap menunjukkan kekuatan militernya. Terutama, dalam penggunaan senjata nuklir.

Rusia sudah membalas ancaman AS itu. Menteri Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyebut bahwa pernyataan kontroversial Ray adalah alasan kuat Negeri Beruang Merah untuk merespons ancaman AS menggunakan senjata nuklir.

Sementara itu, pemerintah Tiongkok memang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait ancaman AS itu. Klaim lainnya menyebut bahwa China sudah siap jika memang pandemi COVID-19 yang menyerang dunia akan berakhir dengan peperangan.

Pada November 2019 lalu, China memperkenalkan Xian H-20 untuk pertama kalinya dalam sebuah event pameran udara, Zhuhai Airshow. Jet tempur siluman pembom dengan rudal nuklir ini diyakini bakal jadi salah satu andalan China untuk merespons kekuatan AS.




Menurut laporan FOX NEWS, China disebut bakal melakoni debut terbang tahun ini. Tak cuma itu, China juga diklaim bakal mengerahkan Xian H-20 di sejumlah tempat, Australia, Jepang, dan Semenanjung Korea.

Di sisi lain, National Interest menyebut bahwa Xian H-20 bisa membuat armada militer AS di Laut Pasifik dalam ancaman. Meskipun disebut baru akan memasuki masa tugas pada 2025 mendatang, bukan tak mungkin jet tempur ini bakal digunakan China dalam waktu dekat.

Pada 2019 lalu, Direktur Badan Intelejen Pertahanan AS (Defence Intelligence Agency/DIA), Jenderal Robert Ashley, sudah memprediksi bahwa China bakal menggandakan kekuatan nuklirnya. China dianggap jadi salah satu negara dengan triad nuklir di dunia.

"China kemungkinan akan menggandakan ukuran cadangan nuklirnya dalam rangka melaksanakan ekspansi dan diversifikasi tercepat, dalam persenjataan nuklirnya dalam sejarah Tiongkok," kata Ashley. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Isu Terkait Istri Kepala Desa Bukit Pamewa Menerima BLT, Kades: Itu Tidak Benar

Isu Terkait Istri Kepala Desa Bukit Pamewa Menerima BLT, Kades: Itu Tidak Benar

MENTAWAI - Terkait isu bahwa munculnya nama istri Kepala Desa Bukit Pamewa Kecamatan Sipora Utara sebagai salah satu...

Peduli Keagamaan, Bupati Padang Pariaman Salurkan BLT Guru Pondok Pesantren se-Kabupaten

Peduli Keagamaan, Bupati Padang Pariaman Salurkan BLT Guru Pondok Pesantren se-Kabupaten

PADANG PARIAMAN -- Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni memberikan bantuan kepada 150 Pimpinan dan Guru Pondok Pesantren...

Anies Blak-blakan ke Media Asing dan Akui Frustrasi pada Cara Kemenkes Tangani Covid-19

Anies Blak-blakan ke Media Asing dan Akui Frustrasi pada Cara Kemenkes Tangani Covid-19

NASIONAL - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui bahwa ia merasa frustrasi dengan cara yang diambil Kementerian...

Hari ini Satu Pasien Covid-19 Sembuh di Pessel

Hari ini Satu Pasien Covid-19 Sembuh di Pessel

PESISIR SELATAN - Satu Pasien Positif Covid-19 Pesisir Selatan Sumatera Barat dinyatakan Sembuh. Pasien tersebut...

Sat Binmas dan Lantas Polres Mentawai Bagkan Sembako di Dua Tempat Berbeda

Sat Binmas dan Lantas Polres Mentawai Bagkan Sembako di Dua Tempat Berbeda

MENTAWAI - Polres Kepulauan Mentawai kembali melakukan kegiatan Bakti Sosial, pembagian sembako kepada masyarakat yang...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu