Wednesday, 28 Oct 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Jika Covid-19 Berakhir Konflik, China Respons Ancaman AS dengan Siapkan Jet Tempur Siluman Nuklir

Rabu, 06 Mei 2020 - 14:01:24 WIB - 84258
Jika Covid-19 Berakhir Konflik, China Respons Ancaman AS dengan Siapkan Jet Tempur Siluman Nuklir
Jet tempur siluman China, Xian H-20 (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - China sepertinya tak main-main dalam merespons ancaman Amerika Serikat (AS) yang menyebut bakal menggunakan senjata nuklirnya, jika pandemi Virus Corona (COVID-19) bakal berakhir dengan konflik. Negeri Tirai Bambu diklaim sudah menyiapkan jet tempur siluman dengan rudal nuklir, Xian H-20.

Pekan lalu, AS lewat Komandan Serangan Udara Global, Jenderal Timothy Ray, menegaskan siap menunjukkan kekuatan militernya. Terutama, dalam penggunaan senjata nuklir.

Rusia sudah membalas ancaman AS itu. Menteri Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyebut bahwa pernyataan kontroversial Ray adalah alasan kuat Negeri Beruang Merah untuk merespons ancaman AS menggunakan senjata nuklir.

Sementara itu, pemerintah Tiongkok memang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait ancaman AS itu. Klaim lainnya menyebut bahwa China sudah siap jika memang pandemi COVID-19 yang menyerang dunia akan berakhir dengan peperangan.

Pada November 2019 lalu, China memperkenalkan Xian H-20 untuk pertama kalinya dalam sebuah event pameran udara, Zhuhai Airshow. Jet tempur siluman pembom dengan rudal nuklir ini diyakini bakal jadi salah satu andalan China untuk merespons kekuatan AS.




Menurut laporan FOX NEWS, China disebut bakal melakoni debut terbang tahun ini. Tak cuma itu, China juga diklaim bakal mengerahkan Xian H-20 di sejumlah tempat, Australia, Jepang, dan Semenanjung Korea.

Di sisi lain, National Interest menyebut bahwa Xian H-20 bisa membuat armada militer AS di Laut Pasifik dalam ancaman. Meskipun disebut baru akan memasuki masa tugas pada 2025 mendatang, bukan tak mungkin jet tempur ini bakal digunakan China dalam waktu dekat.

Pada 2019 lalu, Direktur Badan Intelejen Pertahanan AS (Defence Intelligence Agency/DIA), Jenderal Robert Ashley, sudah memprediksi bahwa China bakal menggandakan kekuatan nuklirnya. China dianggap jadi salah satu negara dengan triad nuklir di dunia.

"China kemungkinan akan menggandakan ukuran cadangan nuklirnya dalam rangka melaksanakan ekspansi dan diversifikasi tercepat, dalam persenjataan nuklirnya dalam sejarah Tiongkok," kata Ashley. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Wow, Momen Seru Buya Mahyeldi Manjojo Gorengan di Dharmasraya

Wow, Momen Seru Buya Mahyeldi Manjojo Gorengan di Dharmasraya

DHARMASRAYA -- Sebuah foto viral di media sosial, terlihat dalam foto tersebut Mahyeldi calon Gubernur Sumbar yang...

Gempa M 3,9 Goyang Pesisir Selatan, Getaran seperti Truk yang Lewat, Benda-benda Bergoyang

Gempa M 3,9 Goyang Pesisir Selatan, Getaran seperti Truk yang Lewat, Benda-benda Bergoyang

PESISIR SELATAN -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa berkekuatan magnitudo...

Pemilu, Demokrasi dan Pilkada Kita

Pemilu, Demokrasi dan Pilkada Kita

Oleh: Muhammad Irsyad Suardi Bung Karno dalam pidato 28 Juli 1963 pernah mengatakan "Perjuanganku lebih mudah...

Bongkar Habis Ustad Marfendi 7: Nasib Dunsanak di Rel Kareta

Bongkar Habis Ustad Marfendi 7: Nasib Dunsanak di Rel Kareta

Oleh: Linda, Kontributor Minangkabaunews.com wilayah Bukitinggi Sudah 2 jam lamanya membongkar gagasan ide dan...

Update 26 Oktober : 10 Orang Warga Kabupaten Solok Pulih dari Covid-19

Update 26 Oktober : 10 Orang Warga Kabupaten Solok Pulih dari Covid-19

KABUPATEN SOLOK -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok dr. Maryeti Marwazi, Mars, Senin (26/10) di Arosuka...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar