Sunday, 31 May 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Makin Memanas, Jepang dan India Akan Lawan Ekspansi Gila Militer China di Laut Natuna Utara

Selasa, 12 Mei 2020 - 12:32:03 WIB - 71190
Makin Memanas, Jepang dan India Akan Lawan Ekspansi Gila Militer China di Laut Natuna Utara
Jet tempur Jepang, Mitsubishi F-15/DJ Eagle (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Ekspansi China di Laut China Selatan dan Samudera Hindia bukan cuma membuat panas Amerika Serikat (AS). Sejumlah negara yang berada di wilayah ini juga mencoba mendobrak dominasi Negeri Tirai Bambu di perairan internasional tersebut.

Sejumlah insiden terjadi di Laut China Selatan sejak awal tahun ini. Menurut data Real Clear Politics, kapal perang Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) mengancam bakal menghancurkan radar kapal Angkatan Laut Filipina (HDP), pada Januari lalu.

Kemudian pada April lalu, sejumlah insiden kontroversial juga dilakukan oleh kapal-kapal China. Dimulai dari aksi kapal Penjaga Pantai (Coast Guard) China, yang menabrak dan menenggelamkan kapal ikan Vietnam.

Lalu, sebuah kapal riset milik pemerintah Tiongkok berlayar melintasi perairan Malaysia secara ilegal. Dan yang terakhir, China menyatakan klaim terhadap dua distrik administratif baru, Distrik Xisha dan Distrik Nasha.




Distrik Nasha terdiri dari wilayah Kepulauan Parcel dan Tepi Macclesfield. Sementara Distrik Nasha meliputi Kepulauan Sparatly, yang juga diklaim Vietnam sebagai wilayah teritorinya.

Respons pun muncul, dari negara kawasan Asia. Jepang dan India salah satunya. Menurut laporan Sputniknews, Selasa (12/5/2020), Angkataan Udara Pasukan Bela Diri Jepang (JASDF) akan melakukan latihan gabungan bersama Angkatan Udara India (IAF).

Koalisi ini terbentuk sebagai reaksi kedua negara untuk melawan dominasi China di Laut China Selatan. Khusus bagi India, dalam dua pekan terakhir negara di kawasan Asia Selatan itu terlibat ketegangan dengan China. Dalam berita sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa ratusan tentara China saling baku tembak di Nakula, perbatasan kedua negara.

"Mengingat pentingnya latihan ini karena akan menjadi latihan pesawat tempur pertama yang diadalak bersama oleh Jepang dan India, para menteri pertahanan kedua negara sepakat untuk melanjutkan koordinasi," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Jepang.

Niat Jepang dan India untuk melakukan latihan bersama tercapai setelah komunikasi Menteri Pertahanan Jepang, Taro Kono, dengan Menteri Pertahanan India, Rajinath Singh. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bijaksanakah Membuka Aktivitas Sekolah di Tengah Wabah Corona?

Bijaksanakah Membuka Aktivitas Sekolah di Tengah Wabah Corona?

Oleh: Darimis, M.Pd "Para pemimpin sejati memahami bahwa kepemimpinan bukanlah tentang mereka, tetapi tentang...

Heboh Sertifikat Prakerja Beredar di Sosmed, Begini Klarifikasi Ruangguru

Heboh Sertifikat Prakerja Beredar di Sosmed, Begini Klarifikasi Ruangguru

NASIONAL - CEO Skill Academy Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara, memberikan klarifikasi terkait beredarnya kritik...

Jenazah Pasien Positif COVID-19 asal Padang Dimakamkan di Pariaman

Jenazah Pasien Positif COVID-19 asal Padang Dimakamkan di Pariaman

PARIAMAN -- Dinas Kesehatan Kota Pariaman menyelenggarakan pemakaman jenazah pasien Positif Covid 19 dan PDP yang...

Pemkab Tanah Datar Izinkan Salat Idul Fitri Digelar, Ini Ketentuannya

Pemkab Tanah Datar Izinkan Salat Idul Fitri Digelar, Ini Ketentuannya

TANAH DATAR - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengizinkan pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 Hidjriah bagi wilayah atau...

Pemkab Solok Jamin Kualitas Beras Bantuan Bagus

Pemkab Solok Jamin Kualitas Beras Bantuan Bagus

KABUPATEN SOLOK -- Beredar ocehan dari mulut ke mulut bagi masyarakat Kabupaten Solok penerima bantuan terdampak...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu