Sunday, 31 May 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Di Ambang Perang? China Kerahkan Jet Tempur Siluman dan Helikopter ke Perbatasan India

Kamis, 14 Mei 2020 - 14:58:41 WIB - 85428
Di Ambang Perang? China Kerahkan Jet Tempur Siluman dan Helikopter ke Perbatasan India
Armada Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF)


INTERNASIONAL - Ketegangan yang terjadi antara China dengan India semakin meningkat. Pasca bentrokan militer kedua negara di perbatasan awal pekan ini, China mengerahkan sejumlah jet dan helikopter tempur di wilayah udara perbatasan India, Rabu (13/5) kemaren.

Menurut laporan Sputniknews, patroli yang dilakukan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF) sudah ketiga kalinya sejak 5 Mei lalu. Di satu sisi, PLAAF menegaskan bahwa pengerahan armada tempur udaranya hanyalah rutinitas patroli biasa, dan bukan untuk penyerangan.

Pasca insiden baku tembak antara tentara kedua awal pekan ini, China mendesak India untuk mengirim delegasi dan melakukan perundingan. Hal ini dijelaskan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijiian.

Menurut Lijian, India harus menghindari tindakan-tindakan yang bisa membuat kondisi memanas dan memperumit situasi di perbatasan.




Lebih lanjut Lijian menyampaikan bahwa saat ini India harus berpikir tentak stabilitas wilayah perbatasan, dan melakukan komunikasi diplomatik yang intens mengenai masalah itu.

"Kami mendesak India untuk bertemu mengambil jalan tengah, untuk menghindari pengambilan tindakan yang membuat rumit situasi perbatasan. Selain itu, untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan hubungan bilateral dan stabilitas wilayah perbatasan," ujar Lijian dikutip Al-Masdar News, Kamis (14/3/2020).

"Kedua belah pihak telah melakukan komunikasi diplomatik mengenai masalah perbatasan, katanya.

Ketegangan antara China dan India sebenarnya sudah terjadi sejak 2017 silam. Saat itu, Angkatan Bersenjata India (IAF) menolak pembangunan jalan yang dibuat oleh Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) di wilayah Doklam, wilayah perbatasan China, India, dan Bhutan. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: internasional,metro,nasional,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

PDP yang Meninggal di RSUD Lubuk Basung Negatif Covid-19

PDP yang Meninggal di RSUD Lubuk Basung Negatif Covid-19

AGAM -- Seorang Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung, Kabupatan...

Pasien Positif Covid-19 Pertama di Solsel Diduga Miliki Riwayat Perjalanan dari Kota Padang

Pasien Positif Covid-19 Pertama di Solsel Diduga Miliki Riwayat Perjalanan dari Kota Padang

SOLOK SELATAN - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solok Selatan mencatat, pasien pertama yang dinyatakan...

Peduli Dampak Covid-19, Irwan Basir Bagikan Beras pada Keluarga Alumni SMPN 10 Kuranji Padang

Peduli Dampak Covid-19, Irwan Basir Bagikan Beras pada Keluarga Alumni SMPN 10 Kuranji Padang

PADANG -- Ketua LPM Kota Padang, Irwan Basir Dt. Rajo Alam menyalurkan bantuan 15 karung beras dan sejumlah uang tunai...

Digelar Secara Virtual, MTQ Kota Solok Tuntas Dalam Satu Hari

Digelar Secara Virtual, MTQ Kota Solok Tuntas Dalam Satu Hari

KOTA SOLOK -- Pelaksanaan Musbaqah Tilawatil Quran (MTQ) cabang Tilawah tingkat usia 12 tahun sampai 19 tahun usai...

Memandang Kebijakan New Normal Life, Wabah ke Dua Mengintai

Memandang Kebijakan New Normal Life, Wabah ke Dua Mengintai

Oleh: Nelly, M.Pd (Pegiat Opini Medsos, Pemerhati Kebijakan Publik) NASIONAL - New normal kembali digaungkan di...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu