Sunday, 31 May 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Payakumbuh

Pro Kontra PSBB di Kota Payakumbuh, Ini Kata Wako Riza Falepi

Sabtu, 23 Mei 2020 - 02:55:51 WIB - 2327
Pro Kontra PSBB di Kota Payakumbuh, Ini Kata Wako Riza Falepi
Walikota payakumbuh, Riza Falepi bersama Kapolres dan Dandim usai bertemu dengan pedagang pasar Payakumbuh, jumat (22/5)


PAYAKUMBUH - Wali Kota Riza Falepi angkat bicara terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Payakumbuh hanya sebatas di atas kertas saja. Hal ini dinilai seakan tidak menganggap usaha yang telah dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19 Payakumbuh.

Melalui pembicaraan lewat telepon seluler Sabtu (23/5) malam, kepada media Wako Riza menyebut yang bicara kegagalan PSBB di Payakumbuh ini cuman media corong dari seseorang yang Riza tak disebutkan namanya. Media lain dilihat Riza netral-netral saja.

"Kalau iya gagal juga ndak jelas indikasi bahkan dibanding daerah lain jauh lebih banyak kita berbuat. Mereka iri dengan kerja kita dan merasa perlu dibikin citra negatif," ungkapnya.




Riza mengakui benar ada kelemahan PSBB di pasar, namun bukan tidak menjadi bahan pikiran untuk diselesaikan. Malahan Riza menyampaikan kalau di daerah lain bisa dicek pasarnya, lebih parah.

"Di kita, semua orang wajib pakai masker ke pasar, sosial distancing relatif ada, serta kesadaran cuci tangan ada, tapi sama media kejadian demikian di pasar tidak disorot. Parkir ramai-ramai di pasar ndak bisa di bilang kegagalan tapi perlu diperbaiki iya," kata Riza.

"Maklum saja mau lebaran. Ditambah lagi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) baru dibagikan. Cuman semua yang masuk pasar tetap kita kawal agar memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan di tempat yang telah kita sediakan dan juga diperiksa suhunya ketika masuk," tambahnya.

Lebih lanjut Riza menyebut adanya clash atau pertentangan dengan pedagang dan pengunjung di pasar akibat penerapan PSBB di Payakumbuh adalah bentuk reaksi dari penegakan aturan, dan ini diselesaikan saja dengan sebaik baiknya.

"Itu tandanya PSBB sedang berjalan, pasti ada pro kontra," kata Riza.

Disamping itu, saat ini kasus positif Corona di Payakumbuh sudah mengalami penurunan dan tak ada penambahan dalam beberapa hari ini, warga yang positif berangsur sembuh.

"Insyaallah punya peluang kembali ke zona hijau beberapa hari ke depan sepanjang tidak ada yang positif. Sudah seminggu kita tetap negatif, sementara yang positif sebagian besar sudah sembuh dan tinggal 2 orang yang insyallah menuju negatif," katanya.

"Ini tidak dilihat oleh media yang bersangkutan, PSBB kita bekerja dan berhasil. Padahal di tempat lain bahkan bukti swabnya saja terlalu sedikit dibanding peluang penyebarannya. Bandingkan dengan kita yang telah swab sampai dengan jumlah di atas 1000 orang untuk keseluruhan kota Payakumbuh dengan positif 13 orang saja. Mudah mudahan beberapa hari ke depan bisa negatif semua kembali, namun tetap kita ingatkan protokol Covid-19 tetap dijalankan," Riza menerangkan. (Rn)

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: payakumbuh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Salurkan Bantuan di Pedalaman Siberut, Kapolres: Kami Mengabdi Untuk Negeri Tercinta

Salurkan Bantuan di Pedalaman Siberut, Kapolres: Kami Mengabdi Untuk Negeri Tercinta

...

Wali Kota Pariaman Genius Umar Terima Bantuan dari Satgas BUMN Sumbar

Wali Kota Pariaman Genius Umar Terima Bantuan dari Satgas BUMN Sumbar

PARIAMAN -- Wali Kota Pariaman, Genius Umar terima bantuan dari Satgas Bencana BUMN Provinsi Sumatera Barat di Posko...

Baru Bebas Habib Bahar bin Smith Kembali Dijebloskan ke Bui, Ada Apa?

Baru Bebas Habib Bahar bin Smith Kembali Dijebloskan ke Bui, Ada Apa?

NASIONAL - Aparat kepolisian dan pejabat dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia kembali menjemput Habib Bahar bin...

Hadapi Covid-19, Dharmasraya Dapat Bantuan Alat Rapid Test dan APD dari Kemenkes RI

Hadapi Covid-19, Dharmasraya Dapat Bantuan Alat Rapid Test dan APD dari Kemenkes RI

DHARMASRAYA - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menerima bantuan alat rapid test sebanyak 5000 buah dan APD...

UPDATE 3 Mei: Tambah 13, Transmisi Lokal Dominasi Kasus Baru di Sumbar

UPDATE 3 Mei: Tambah 13, Transmisi Lokal Dominasi Kasus Baru di Sumbar

PADANG -- Transmisi lokal mendominasi kasus baru pasien terkonfirmasi COVID-19 di Sumatera Barat. Pemprov pun berupaya...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu