Sunday, 31 May 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Solok Selatan

Jelang Lebaran, Pemkab Solok Selatan Berbagi dengan Pemulung

Minggu, 24 Mei 2020 - 02:28:32 WIB - 517
Jelang Lebaran, Pemkab Solok Selatan Berbagi dengan Pemulung
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari Solok Selatan, Zulkarnaini menyerahkan bantuan sembako kepada warga pemulung sebagai bentuk keprihatinan.


SOLOK SELATAN - Jelang hari raya Idul Fitri, Sabtu (23/5/2020), Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari berbagi tali asih dengan pemulang yang tinggal dekat pembuangan sampah di pasar Padang Aro.

Pemulung tersebut bernama, Hendra Jaya (48) Warga Liki, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir. Sejak bercerai dengan sang istri dalam kehidupan sehari-hari dirinya bersama seorang putranya yang masih berumur 13 tahun selalu berpindah-pindah untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dia mengaku, sudah tiga minggu ini tinggal ditenda terpal dan tidur beralaskan tanah disamping tumpukan sampah dekat pasar Padang Aro ini.

"Sudah tiga minggu saya dan anak saya disini karena sejak pisah dengan istri, saya tak punya tempat tinggal. Dan pekerjaan saya saat ini menjadi pemulung, mengumpulkan barang-barang bekas untuk dijual kembali. Dari hasil itulah dipergunakan untuk biaya hidup, dengan penghasilan Rp 30 ribu per harinya," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari Solok Selatan, Zulkarnaini saat menyerahkan bantuan sembako kepada Hendra Jaya mengatakan sangat prihatin dengan kondisi yang diamalaminya saat ini. Menurutnya, ini merupakan tanggung jawab bersama dan ini wajib mendapat perhatian.

"Ketika pemulung ini mencari sampah, dia sering bermalam berminggu-minggu. Hingga tinggal ditenda terpal yang beralaskan tanah," katanya.

Pihak Dinas Sosiak pun menawarkan bantuan pembangunan tempat tinggal jika dia memiliki tanah. Akan tetapi Hendra tidak memiliki sejengkal tanah pun, untuk kebutuhan sehari maksimal ia hanya mampu menghasilkan 100 kg barang bekas.

"Penghasilan jadi pemulung, kisaran Rp30 ribu hingga Rp50 ribu perhari. Dia sering berpindah-pindah hingga di tujuh kecamatan, di Solok Selatan," bebernya.

Dinas Sosial akan mengusahakan tanah dan pembangunan tempat tinggal untuk Hendra Jaya. Diharapkan, juga ada uluran tangan dermawan dalam mewujudkan tempat tinggal untuk Hendra Jaya ini. (rls/dky)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,solok-selatan,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kapolri Tunjuk Boy Rafli Amar Menjadi Kepala BNPT

Kapolri Tunjuk Boy Rafli Amar Menjadi Kepala BNPT

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Aziz menugaskan Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar untuk menjadi Kepala Badan Nasional...

Jokowi Akhirnya Izinkan Pembangunan di 4 Pulau Reklamasi Jakarta, Ada Apa?

Jokowi Akhirnya Izinkan Pembangunan di 4 Pulau Reklamasi Jakarta, Ada Apa?

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan pembangunan di empat pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. Empat...

Tiga Hari Pencarian, Pemancing yang Hanyut di Pasaman Barat Ditemukan

Tiga Hari Pencarian, Pemancing yang Hanyut di Pasaman Barat Ditemukan

PASAMAN BARAT - Setelah tiga hari dilakukan pencarian, seorang warga Jorong Lembah Binuang, Kecamatan Pasaman,...

Pasien Positif Covid-19 Asal Pogari Dinyatakan Sembuh, Yudas Sabaggalet: Ini Kabar Baik

Pasien Positif Covid-19 Asal Pogari Dinyatakan Sembuh, Yudas Sabaggalet: Ini Kabar Baik

...

Begini Alasanan Kemenaker Tak Bisa Tolak 500 TKA China ke Sultra di Tengah Corona

Begini Alasanan Kemenaker Tak Bisa Tolak 500 TKA China ke Sultra di Tengah Corona

NASIONAL - Pemerintah telah membatasi masyarakat Indonesia yang akan bepergian ke daerah dengan menetapkan larangan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu