Sunday, 29 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Kosmo

Teh Es Bahaya Bagi Ginjal

Minggu, 16 September 2012 - 01:21:20 WIB - 2017
Teh Es Bahaya Bagi Ginjal


(MinangkabauNews) – tahukah anda rasa yang manis menyegarkan, berpadu dengan harga murah membuat es teh menjadi minuman favorit di segala suasana, termasuk saat berbuka puasa.

Popularitas es teh terbukti dengan kehadirannya di hampir semua tempat makan, mulai dari kelas warung hingga restoran mahal. Mungkin banyak yang setuju dengan jargon es teh kemasan, ‘Apapun makanannya, minumnya tetap es teh.’

Tapi tahukah Anda, di balik kenikmatannya, es teh menyimpan potensi merugikan bagi kesehatan. Penelitian Loyola University Chicago Stritch School of Medicine mengungkap bahwa konsumsi es teh berlebih meningkatkan risiko menderita batu ginjal.

Seperti dikutip dari laman Times of India, es teh mengandung konsentrasi tinggi oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang memicu pembentukan batu ginjal. ‘Bagi mereka yang memiliki kecenderungan sakit batu ginjal, es teh jelas menjadi minuman terburuk,’ kata Dr John Milner, asisten profesor Departemen Urologi, yang tergabung dalam penelitian.

Milner mengatakan, teh panas sebenarnya juga menyimpan efek buruk yang sama. Hanya, takaran penyajian teh panas biasanya lebih kecil. Logikanya, orang meminum teh panas tak akan sebanyak minum es teh. Jarang orang yang mengonsumsi teh panas saat haus. Berbeda dengan es teh, di mana banyak orang sanggup meminumnya lebih dari segelas saat haus dan udara panas.

Pria, wanita posmenopause dengan tingkat estrogen rendah, dan wanita yang pernah menjalani operasi pengangkatan indung telur paling rentan terpapar dampak buruk es teh. Oleh karenanya, Milner menyarankan, mengganti konsumsi minuman itu dengan air putih, atau mencampurnya dengan lemon. ‘Lemon kaya kandungan citrates, yang dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal,’ kata Milner.

Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.

Peneliti juga mengungkap sejumlah makanan lain yang berpotensi menyimpan efek buruk. Mereka menyebut antara lain: bayam, cokelat, kacang-kacangan, garam, dan daging.

Sebaiknya, konsumsi es teh dan makanan-makanan itu secara moderat demi kesehatan ginjal. Padukan pula dengan makanan tinggi kalsium yang dapat mereduksi oksalat. Dan, tentu saja perbanyak minum air putih. (bu)

Editor/Sumber:
Tag: kosmo

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pemkab Solok Sosialisasikan Permen PUPR Nomor 7 Tahun 2019

Pemkab Solok Sosialisasikan Permen PUPR Nomor 7 Tahun 2019

KABUPATEN SOLOK -- Pemerintah Daerah Kabupaten, Kamis (27/2), di Rocky Hotel gelar sosialisasi Peraturan Menteri...

Corona Merebak, Satpol PP Padang Razia THM Bandel

Corona Merebak, Satpol PP Padang Razia THM Bandel

PADANG -- Antisipasi penyebaran korona, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang menyisir kawasan Pondok, serta sejumlah...

Cegah COVID-19, Pemko Padang Akan Produksi 1000 APD Sendiri

Cegah COVID-19, Pemko Padang Akan Produksi 1000 APD Sendiri

PADANG -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang berencana memproduksi pakaian atau alat pelindung diri (APD) secara mandiri....

KaSatpol PP Padang: Personil Satpol PP Harus Jadi Pionir Lawan COVID-19

KaSatpol PP Padang: Personil Satpol PP Harus Jadi Pionir Lawan COVID-19

PADANG -- Terkait wabah virus Covid19 yang yang mewabahi serta menjadi isu yang sangat menakutkan, Kasat Pol PP Padang...

Inilah Himbauan Buya Gusrizal Gazahar terhadap Perantau Minang

Inilah Himbauan Buya Gusrizal Gazahar terhadap Perantau Minang

PADANG -- Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa mengungkapkan Kepada saudara-saudara perantau yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu