Saturday, 04 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Makin Panas, China Kirim 4 Senjata Canggih Khusus Perang di Daratan Tinggi Ini ke Perbatasan India

Senin, 01 Juni 2020 - 14:34:34 WIB - 25338
Makin Panas, China Kirim 4 Senjata Canggih Khusus Perang di Daratan Tinggi Ini ke Perbatasan India
Drone GJ-2 milik Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Ketegangan antara China dan India di wilayah perbatasan kedua negara masih belum berakhir, dan bahkan menunjukkan situasi semakin panas. Baik militer China dan India sama-sama memobilisasi alat-alat militernya ke wilayah Garis Kontrol Aktual (LAC).

Kemungkinan terburuk adalah kedua negara bakal melakukan peperangan di sejumlah wilayah semisal Ladakh, Lembah Galwan, Danau Pangong Tso, dan Doklam. Perlu diketahui, beberapa wilayah tersebut adalah dataran tinggi.

Ternyata, China memiliki tiga senjata yang efektif jika digunakan dalam perang di dataran tinggi. Menurut laporan Global Times, China punya drone GJ-2, helikopter Z-20, dan Tank Tipe 15.




Dimulai dari drone GJ-2 yang pertama kali diperkenalkan di Airshow China 2018. Keuntungan jelas dimiliki Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF). Selain bisa memuat senjata yang lebih banyak, GJ-2 juga bisa terbang lebih tinggi dan berfungsi juga untuk melakukan pengintaian.

Kemudian ada helikopter Z-20. Helikopter angkut ini mampu beradaptasi dengan segala kondisi medan dan cuaca. Oleh sebab itu, Z-20 tak cuma berfungsi untuk mengangkut personel, senjata, atau kargo. Z-20 juga bisa digunakan untuk operasi pencarian, penyelamatan, serta pengintaian.

Seperti yang diketahui, hubungan China dan India memanas dalam beberapa bulan terakhir. Pada pertengahan Mei 2020 lalu pertempuran kecil antara militer China dan India meletus di Ladakh. Baik militer China dan India saat ini sudah membangun barak dan parit-parit perlindungan memang jika benar perang akan terjadi.

Yang terakhir adalah tank tempur ringan, tank Tipe 15 dan kendaraan tempur PCL-181. Tank Tipe 15 memiliki kanon anti-kendaraan lapis baja. Senjata utamanya adalah kaliber 105 milimeter, yang mampu menembus kendaraan lapis baja lawan.

Pun dengan PCL-181 yang saat ini dilengkapi dengan kanon howitzer self-propelled kaliber 155 milimeter. Baik tank Tipe 15 dan PCL-181 howitzer self-propelled cukup ringan dan mampu menjangkau bahkan digunakan dalam pertempuran di dataran tinggi. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: hukum,internasional,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hingga Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Masih Tertinggi di ASEAN dan Posisi 29 di Dunia

Hingga Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Masih Tertinggi di ASEAN dan Posisi 29 di Dunia

NASIONAL - Hingga hari ini, Kamis (2/7/2020) kasus konfirmasi positif COVID-19 secara global tercatat ada sebanyak...

Kunjungan Wisata Dibuka, Bupati Bersama Unsur Forkopimda Lakukan Peninjauan Dibeberapa Resort

Kunjungan Wisata Dibuka, Bupati Bersama Unsur Forkopimda Lakukan Peninjauan Dibeberapa Resort

MENTAWAI - Memastikan layak di kunjungi, Bupati bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Mentawai, lakukan...

Polres Mentawai Rayakan HUT Bhayangkara Ke-74 Bersama Unsur Forkopimda

Polres Mentawai Rayakan HUT Bhayangkara Ke-74 Bersama Unsur Forkopimda

MENTAWAI - Tepat 1 Juli 2020, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyambut hari Bhayangkara ke 74. Upacara pun...

Tiga Hari Kunjungan di Pasaman, Wagub Sumbar Tinjau Hasil Pembangunan

Tiga Hari Kunjungan di Pasaman, Wagub Sumbar Tinjau Hasil Pembangunan

PASAMAN - Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit (NA) menjadwalkan kunjungan kerjanya tiga hari di Kabupaten Pasaman, mulai...

Amerika Jengkel Gegara Turki Ingin Hagia Sophia Kembali jadi Masjid

Amerika Jengkel Gegara Turki Ingin Hagia Sophia Kembali jadi Masjid

INTERNASIONAL - Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Hami Aksoy tak ingin Pemerintah Amerika Serikat (AS) ikut campur...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu