Saturday, 04 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Gawat! Kerusuhan di AS Menggila, Jenderal Perang Terganas Ini Mendadak Muncul di Gedung Putih

Selasa, 02 Juni 2020 - 14:06:48 WIB - 227337
Gawat! Kerusuhan di AS Menggila, Jenderal Perang Terganas Ini Mendadak Muncul di Gedung Putih
Jenderal Mark A Milley, Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat. (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Sosok paling berpengaruh di militer Amerika dan terkenal paling ganas di dunia mendadak muncul di jalanan Washington DC. Dia muncul beberapa jam setelah terjadi bentrokan antara pendemo dengan polisi di depan Gedung Putih.

Siapa sosok itu?. Ya dia adalah Jenderal Mark A Milley, Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat.

Jenderal penyandang 4 bintang di pundaknya itu dipergoki berjalan didampingi ajudannya di sekitar Gedung Putih.

"Saya datang untuk mengamati situasi," kata Jenderal Milley kepada wartawan yang mewawancarainya, Selasa (2/6/2020).

Sebelumnya bentrokan pecah di depan Gedung Putih antara massa pendemo dengan polisi. Bentrokan terjadi karena massa nekat menerobos Gedung Putih dan nyaris menjebol pusat pemerintahan utama Negeri Paman Sam itu.




Unjukrasa ini merupakan buntut kematian George Floyd yang dianiaya petugas kepolisian di Minneapolis pekan lalu.

Namun yang menjadi pertanyaan ialah, apakah kondisi Amerika saat ini benar-benar sudah tak terkendali sehingga seorang jenderal perang dunia seperti Milley harus turun tangan. Memang beberapa hari lalu Presiden Donald Trump memutuskan untuk mengerahkan tentara nasional untuk meredam situasi di Amerika.

Untuk diketahui, Jenderal Milley merupakan pejabat militer Amerika paling senior dengan pangkat paling tinggi saat ini.

Dia sangat terkenal karena pernah terlibat dalam perang-perang besar di berbagai belahan dunia. Dia pernah terlibat dalam Perang Irak, Perang Afghanistan, Operasi Just Cause perang invasi Amerika ke Panama, Operasi Joint Endeavor di Bosnia dan Herzegovina dan Operasi Uphold Democracy intervensi militer yang dirancang untuk menghapus rezim militer kudeta Haiti. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Mahasiswa KKN FTI Universitas Andalas Ciptakan Alat Handsanitizer Canggih

Mahasiswa KKN FTI Universitas Andalas Ciptakan Alat Handsanitizer Canggih

PADANG - Salah satu Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik Tanggap Darurat Covid-19 Fakultas Teknologi Informasi...

Viral Ojol Berkeliaran Tanpa Kepala di Jalanan Ibukota, Ternyata Ini Faktanya

Viral Ojol Berkeliaran Tanpa Kepala di Jalanan Ibukota, Ternyata Ini Faktanya

...

KPU Pessel Prediksi Jumlah Pemilih Bertambah 10 Persen Pilkada Tahun ini

KPU Pessel Prediksi Jumlah Pemilih Bertambah 10 Persen Pilkada Tahun ini

PESISIR SELATAN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat memproyeksi...

Dinkes Padang Pastikan Tidak Ada Lonjakan Kehamilan Selama Pandemi Covid-19

Dinkes Padang Pastikan Tidak Ada Lonjakan Kehamilan Selama Pandemi Covid-19

PADANG -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr Feri Mulyani menyebutkan, tidak terjadi lonjakan ibu hamil selama...

Jembatan Penghubung Dharmasraya-Riau di Nagari Sopan Jaya Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Jembatan Penghubung Dharmasraya-Riau di Nagari Sopan Jaya Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

BENGKALIS -- Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, meninjau progres pembangunan jembatan di Nagari Sopan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu