Tuesday, 24 Nov 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Heboh Postingan Ade Armando Sebut Sumbar Terbelakang dan Kadrun di FB

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:09:35 WIB - 81584
Heboh Postingan Ade Armando Sebut Sumbar Terbelakang dan Kadrun di FB
Postingan FB Ade Armando (Foto: Dok. Ist)


PADANG -- Sebuah akun facebook bernama Ade Armando mengunggah postingan diduga berunsur pejoratif menyatakan Sumbar sebagai provinsi terbelakang dan kadrun karena menolak aplikasi Injil di Google Playstore.

Kamis, (4/6/2020) sekitar pukul 21.07 WIB, akun dengan foto profil Dosen Universitas Indonesia itu mengunggah postingan, yakni menjawab berita Surat gubernur Sumbar kepada Kemenkominfo yang meminta pencabutan aplikasi Injil terjemahan Bahasa Minang di Google Playstore, sontak akademisi ini mengeluarkan pernyataan mengejutkan.




Lho ini maksudnya apa?
Memang orang Minang nggak boleh belajar Injil?
Memang orang Minang nggak boleh beragama Kristen?
Kok Sumatra Barat jadi provinsi terbelakang seperti ini sih?
Dulu kayaknya banyak orang pinter dari Sumatra Barat.
Kok sekarang jadi lebih kadrun dari kadrun?

Dosen sebuah universitas swasta, Wendri Yunaldi mengatakan "Silahkan belajar dulu tentang budaya Minangkabau yang falsafahnya Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah yang lahir dari kesepakatan "Sumpah Sati Marapalam" jauh sebelum Indonesia berdiri," tulis Wendri Yunaldi.

"Orang Etnis Minang beragama Islam dan tolong anda bedakan dengan Sumbar secara administrasi dan wilayah pemerintahan. Anda telah menghina Etnis dan Budaya Minang. Saya minta anda untuk cabut status anda dan minta maaf," tegas Wendri dalam postingan di akun FB.

Sementara itu, Ketua Ormas GMM Sumbar, H. Maad Achin mengatakan Gubernur Sumbar tak perlu ladeni Ade Armando ini biar Ormas yang turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini.

Sekedar diketahui, adanya aplikasi Injil berbahasa minang di playstore sontak membuat publik geram dan langsung ditanggapi oleh Gubernur dan MUI Sumbar dengan melayangkan surat keberatan ke Kemenkominfo RI.

Dalam surat nomor: 555/327/Diskominfo/2020 tentang Penghapusan Aplikasi Kitab Suci Injil Minangkabau tertanggal 28 Mei 2020 itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta Menteri Kominfo menghapus aplikasi tersebut dari playstore google. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: hukum,metro,padang,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Nyali Ciut, Akhirnya Macron Klarifikasi Pernyataannya Soal Islam dan Kartun Nabi Muhammad

Nyali Ciut, Akhirnya Macron Klarifikasi Pernyataannya Soal Islam dan Kartun Nabi Muhammad

INTERNASIONAL - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengklarifikasi berbagai pernyataannya yang memprovokasi umat Muslim...

Pilkada Serentak 18 Hari Lagi, Warga Diminta Ikut Serta Sebagai Pengawas

Pilkada Serentak 18 Hari Lagi, Warga Diminta Ikut Serta Sebagai Pengawas

DURI - Menjelang 18 hari lagi helat Pilkada digelar serentak di Indonesia, termasuk daerah Kabupaten Bengkalis,...

KPU Pasaman Lakukan Rakor Relasi, Ini Pesan Roni Andermi

KPU Pasaman Lakukan Rakor Relasi, Ini Pesan Roni Andermi

MINANGKABAUNEWS, PASAMAN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman menggelar rapat koordinasi dengan Relawan...

Gawat! Jet Mata-mata Amerika Masih Bandel Wara-wiri di Laut Natuna Utara, China Jengkel

Gawat! Jet Mata-mata Amerika Masih Bandel Wara-wiri di Laut Natuna Utara, China Jengkel

MINANGKABAUNEWS, INTERNASIONAL -- Sebuah organisasi melaporkan pergerakan baru Amerika Serikat (AS) di Laut China...

Ridwan Kamil Tenteng Map Merah ke Bareskrim, Isinya Apa Ya?

Ridwan Kamil Tenteng Map Merah ke Bareskrim, Isinya Apa Ya?

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk mengklarifikasi...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar