Monday, 13 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Perang di Natuna Utara Semakin Nyata, Armada AS Sudah Tiba di Taiwan untuk Serang China

Jumat, 05 Juni 2020 - 23:39:30 WIB - 10193
Perang di Natuna Utara Semakin Nyata, Armada AS Sudah Tiba di Taiwan untuk Serang China
USS Russell (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Amerika Serikat (AS) ternyata betul-betul menunjukkan taringnya di hadapan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).

Ancaman Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo yang dilontarkan melalui akun twitter pribadinya kemarin untuk siap menghadapi pasukan Xi Jinping di Laut China Selatan benar-benar dibuktikan oleh AS. Ternyata, hari ini kapal perang AS sudah tiba di Selat Taiwan untuk bersiap-siap menghadapi arogansi militer China di Laut China Selatan.

Kedatangan kapal perang AS di Taiwan itu telah dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Taiwan. Hanya saja otoritas Taiwan tidak menjelaskan secara detail tujuan kapal perang AS itu berada di perairan yang saat ini tengah memanas di Asia Pasifik itu. Taiwan berdalih kedatangan kapal perang AS di Selat Taiwan itu hanya sekedar transit dan menjalankan misi biasa saja.




"Kapal perang AS telah transit di Selat Taiwan yang sempit yang memisahkan pulau dari daratan, menuju selatan. Angkatan bersenjata Taiwan memantau kapal itu sebagai misi biasa," kata Kementerian Pertahanan Taiwan dikutip dari laman Reuters, Jumat (5/6/2020).

Kedatangan kapal perang AS di Taiwan itu juga telah dibenarkan oleh Armada Pasifik AS. Melalui akun facebooknya, Armada Pasifik AS mengatakan kapal perang yang saat ini sudah tiba di Taiwan itu sebagai kapal USS Russell, kapal perusak kelas arleigh burke.

Untuk diketahui, akhir-akhir ini ketegangan antara Amerika Serikat dan China terus memanas. Amerika menuding China sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas terjadinya pandemi Covid-19 yang kini telah membuat gentar seluruh negara di dunia.
Tidak hanya itu, Amerika juga sempat angkat bicara terkait dengan memanasnya hubungan China dengan beberapa negara tetangganya di Laut China Selatana, seperti Taiwan, Hongkong, dan India yang terjadi akhir-akhir ini.

Kehadiran kapal perang AS di Taiwan yang bertepatan dengan momentum peringatan peristiwa berdarah Tiananmen itu, seakan menjadi penanda bagi China bahwa Amerika Serikat sangat siap mendukung Taiwan dan Hongkong dalam menghadapi kekuatan militer Presiden Xi Jianping yang saat ini mencoba mendominasi negara-negara di sekitar Laut China Selatan tersebut. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: hukum,indonesia,internasional,metro,nasional,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet, Tiga Menteri Ini Bakal Aman?

Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet, Tiga Menteri Ini Bakal Aman?

POLITIK - Isu reshuffle mengemuka menyusul teguran Presiden Jokowi kepada sejumlah menterinya dalam rapat kabinet....

Video Viral Mayat Positif Covid-19 Dibuang ke Lubang, Inilah Faktanya

Video Viral Mayat Positif Covid-19 Dibuang ke Lubang, Inilah Faktanya

VIDEO -- Sebuah video viral memperlihatkan petugas membuang mayat pasien Covid -19 ke lubang, peristiwa ini memicu...

Empat Kab/Kota di Sumbar Terapkan Belajar Tatap Muka

Empat Kab/Kota di Sumbar Terapkan Belajar Tatap Muka

PADANG -- Pandemi virus corona (Covid-19) masih berdampak di berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Lebih dari...

Sering Gelar Baksos, Pemerintah Nagari Lansano Taratak Apresiasi KKN UNP

Sering Gelar Baksos, Pemerintah Nagari Lansano Taratak Apresiasi KKN UNP

PESISIR SELATAN -- Pemerintah Nagari Lansano Taratak Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dukung...

Geram, China Sebut Amerika Sebagai Penghasut Perang di Natuna Utara

Geram, China Sebut Amerika Sebagai Penghasut Perang di Natuna Utara

INTERNASIONAL - Kementerian Pertahanan China dengan tegas menyebut Amerika Serikat (AS) sengaja membuat situasi Laut...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu