Tuesday, 14 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Gara-gara Ini Konflik India-China di Perbatasan Tiba-tiba Usai, Ada Apa?

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:06:06 WIB - 45522
Gara-gara Ini Konflik India-China di Perbatasan Tiba-tiba Usai, Ada Apa?
Tentara India dan China di perbatasan (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Ketegangan antara militer China dan India di wilayah perbatasan Ladakh, masih terus berlangsung. Pasukan Angkatan Bersenjata India (BSS) dan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), sama-sama siaga di sekitar Garis Kontrol Aktual (LAC).

Menurut laporan Outlook India, pejabat tinggi militer China dan India dikabarkan melakukan perundingan di Maldo yang meripakan Titik Pertemuan Personel Perbatasan, sektor Chushul, Ladakh Timur, Sabtu (6/6/2020) waktu setempat.

India diwakili oleh Letnan Jenderal Harinder Singh, Komandan Korps 14 Leh. Sementara itu, delegasi China kabarnya adalah Komandan Distrik Militer Tibet yang tak disebutkan namanya.




Laporan lain dari India.com menyebut, dalam perundingan tersebut India mendesak China untuk menarik ribuan pasukannya dari wilayah perbatasan kedua negara. Selain itu, India juga meminta China untuk tidak menghalangi pembangunan infrastruktur di sisi perbatasan de-facto.

Sejumlah pihak di India cukup optimis dengan adanya perundingan ini. Hasil perundingan ini sangat penting, karena dengan adanya dialog militer diharapkan bisa membuka jalan penyelesaian ketegangan India dan China.

Sementara itu, sebuah siaran pers China mengabarkan bahwa kedua negara akan secara tegas melindungi dan mempromosikan multilateralisme. Di sisi lain, China dan India juga disebut sudah sepakat menentang unilateralisme, proteksionisme, dan hegemonisme.

China dan India juga dikabarkan sepakat bersama-sama menjaga keterbukaan dan keadilan internasional. Kemudian yang menjadi poin terakhir, China dan India akan melindungi kepentingan negara-negara berkembang bersama-sama.

Ketegangan antara China dan India sudah berlangsung sebulan terakhir di sejumlah wilayah Ladakh, semisal Lembah Galwan, Danau Pangonf Tso, Demchok, dan Daulat Beg Oldi. (Vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: internasional,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bikin Ulah Lagi, China Latihan Tempur Besar-besaran di Natuna Utara, Amerika Cuma Bisa Jengkel

Bikin Ulah Lagi, China Latihan Tempur Besar-besaran di Natuna Utara, Amerika Cuma Bisa Jengkel

INTERNASIONAL - Armada Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) kembali unjuk kekuatan kepada dunia. Ya, tentara China...

Sering Gelar Baksos, Pemerintah Nagari Lansano Taratak Apresiasi KKN UNP

Sering Gelar Baksos, Pemerintah Nagari Lansano Taratak Apresiasi KKN UNP

PESISIR SELATAN -- Pemerintah Nagari Lansano Taratak Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dukung...

Wako Deri Asta Apresiasi Penghargaan WTP Baznas Sawahlunto

Wako Deri Asta Apresiasi Penghargaan WTP Baznas Sawahlunto

SAWAHLUNTO -- Kepala Baznas Sawahlunto, M. Syarief menyerahkan laporan keuangannya yang telah melalui proses audit oleh...

Update Corona di Sumbar 12 Juli: Pasien Positif Tembus di Angka 800

Update Corona di Sumbar 12 Juli: Pasien Positif Tembus di Angka 800

PADANG -- Juru Bicara Pemprov Sumbar untuk Penanganan Covid-19, Jasman Rizal, mengatakan, kasus positif virus corona...

Ketahanan Pangan Covid-19, TNI Polri Tanah Datar Panen Raya Padi

Ketahanan Pangan Covid-19, TNI Polri Tanah Datar Panen Raya Padi

TANAH DATAR - Setelah kemaren melaksanakan panen raya padi di Nagari Minangkabau, sekarang giliran Nagari cubadak...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu