Saturday, 04 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Kriminal

Korban Pencabulan di Mentawai Meninggal Dunia, Kasatreskrim: Pelaku Dihukum Seberat Beratnya

Selasa, 30 Juni 2020 - 17:48:23 WIB - 3636
Korban Pencabulan di Mentawai Meninggal Dunia, Kasatreskrim: Pelaku Dihukum Seberat Beratnya
Kasatreskrim Polres Mentawai Iptu Irmon SH, MH saat memberikan keterangan terkait korban pencabulan yang meninggal karena minum racun dan Depresi


MENTAWAI - KL (16) korban pencabulan yang dilakukan oleh mantan oknum pendeta yang mana diberitakan sebelumnya nekat minum racun, diduga karena mengalami depresi berat. Kejadian itu membawa ia ke RSUD Mentawai untuk upaya penyelamatan, namun korban tak bisa diselamatkan lalu meninggal dunia.

Akibat kejadian tersebut pihak Kepolisan tetap akan mengupayakan hukuman bagi pelaku pencabulan dengan hukuman paling berat dari pasal yang ditimpakan kepada tersangka.

"Kita sudah berupaya melindungi korban dari segala sesuatu yang mengakibatkan ia meninggal, pihak Polres Mentawai menyampaikan rasa duka atas peristiwa tersebut", ujar Kasatreskrim Polres Mentawai Iptu Irmon di ruang kerjanya, Selasa (30/01/2020).




"Meskipun korban sudah meninggal, pastinya tidak mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan, kita akan menjerat tersangka pelaku dengan seberat beratnya," tambah Kasat.

"Keterangan korban sudah lengkap walaupun ia sudah meninggal, dan nantinya akan dibacakan dalam pengadilan, berkas acara tersangka sudah dilimpahkan di kejaksaan yang mana akan di sidang dalam waktu dekat," sebutnya.

"Karena korban sudah meninggal, proses peradilan juga tidak akan mempengaruhi hukuman kepada tersangka, walau korban tidak bisa dihadirkan dalam proses persidangan, keterangan sudah dipenuhi sebelum korban meninggal," terang Kasatreskrim.

"Kejadian ini tidak mempengaruhi hukuman terhadap tersangka, kita tidak pandang siapa siapa ataupun berasal dari mana, tokoh agama tidak akan memengaruhi proses hukum. Pihak penegak hukum yang akan menangani perkara ini akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan perbuatannya", ucap Irmon.

"Terhadap tersangka akan dijatuhi hukuman paling berat, hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara," tandas Irmon. (Tirman)

Editor/Sumber: Tirman
Tag: daerah,hukum,mentawai,pos-polisi,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Sebanyak 18 Milyar dari Kemen PUPR Untuk Kabupaten Solok

Sebanyak 18 Milyar dari Kemen PUPR Untuk Kabupaten Solok

KABUPATEN SOLOK -- Pemerintah Daerah Kabupaten Solok mendapatkan dana hibah sebanyak Rp18 M dari Kementerian Pekerjaan...

Maigus Nasir: Iuran Kelas III Saya Harap Tetap Rp25.500, Jangan Bebani Peserta BPJS

Maigus Nasir: Iuran Kelas III Saya Harap Tetap Rp25.500, Jangan Bebani Peserta BPJS

PADANG -- Pemerintah resmi menaikan nominal iuran premi BPJS yakni menjadi Rp150.000 untuk kelas 1, Rp100.000 untuk...

KPU Pessel Prediksi Jumlah Pemilih Bertambah 10 Persen Pilkada Tahun ini

KPU Pessel Prediksi Jumlah Pemilih Bertambah 10 Persen Pilkada Tahun ini

PESISIR SELATAN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat memproyeksi...

Polres Mentawai Rayakan HUT Bhayangkara Ke-74 Bersama Unsur Forkopimda

Polres Mentawai Rayakan HUT Bhayangkara Ke-74 Bersama Unsur Forkopimda

MENTAWAI - Tepat 1 Juli 2020, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyambut hari Bhayangkara ke 74. Upacara pun...

Menjilat Ludah Sendiri, Diam-diam Ternyata Amerika Bernafsu Beli Rudal Canggih Rusia Ini

Menjilat Ludah Sendiri, Diam-diam Ternyata Amerika Bernafsu Beli Rudal Canggih Rusia Ini

INTERNASIONAL - Baru-baru ini jagad militer dunia dikagetkan dengan keinginan negara Adi Daya Amerika Serikat (AS) yang...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu