Saturday, 04 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Olahraga

Jadi Tren Baru, Inilah Tips Trik Bersepeda di Tengah Pandemi

Selasa, 30 Juni 2020 - 23:30:45 WIB - 281
Jadi Tren Baru, Inilah Tips Trik Bersepeda di Tengah Pandemi
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


PADANG -- Bersepeda jadi tren baru, PB ISSI membagikan tips bersepeda dengan aman bagi para pemula

Manajer Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Oldy Sofyan Ali membagikan tips bersepeda. Khususnya bagi para pegowes pemula.

Namun di tengah pandemi Covid-19, PB ISSI turut mengeluarkan protokol kesehatan agar para pegowes turut bersepeda dengan aman.




Protokol itu menambah satu tahapan. Selain persiapan, saat bersepeda, dan selesai bersepeda, satu hal yang perlu diperhatikan adalah tahap saat kembali ke rumah.

Berikut tips bersepeda yang aman bagi pegowes pemula:

1. Sebelum Bersepeda

- Mengecek Kesehatan Fisik dan Kondisi Sepeda

Dalam fase persiapan, Oldy menyebut seorang pegowes harus memerhatikan dua hal yakni kondisi sepeda dan orang itu sendiri termasuk fisik dan atribut yang digunakan.

Terkait kondisi sepeda, Oldy menyebut para pegowes harus memastikan apakah tunggangannya layak jalan. Semua partisi sepeda harus dicek kondisinya.

"Kami selalu kampanyekan bersepeda itu yang benar ada persiapan, saat dijalan, dan setelahnya," kata Oldy kepada Suara.com jaringan minangkabaunewscom, Senin (29/6/2020).

"Di fase persiapan itu otomatis ada orang dan sepedanya. Dari sepedanya itu harus dicek semua dari mulai tekanan bannya, remnya dan lainnya, apakah layak untuk jalan. Sama seperti kalau kita mau naik motor."

"Setelah sepeda siap, kita lihat orangnya. Orangnya ini, pertama harus menggunakan atribut atau apparel yang sesuai untuk naik sepeda. Dari helm, sarung tangan, dan sekarang ditambah masker, jaga jarak untuk hindari Covid-19."

- Pemanasan

Selain memerhatikan kondisi sepeda, seorang pegowes tak boleh melupakan sesi pemanasan. Sebelum pergi, para pesepeda harus merenggangkan tubuhnya.

"Kalau pesepeda yang intesitasnya sudah medium mereka otomatis perhatikan itu, mereka olahraga intensitasnya sudah sedang. Jadi streching before dan after," beber Oldy.

- Tentukan Jarak dan Tujuan yang Jelas

Oldy menekankan bahwa pegowes harus sudah menentukan berapa jarak maksimal yang akan mereka tempuh, dan ke mana tujuan mereka berolahraga sepeda.

Penentuan jarak disebutnya amat penting dan berkaitan erat terhadap persiapan pegowes agar bisa menyiapkan sepeda yang lebih layak serta fisik yang prima.

"Lalu bersepeda ingin berapa kilometer, break di kilometer berapa," bebernya.

- Perhatikan Protokol Kesehatan

PB ISSI mengimbau para pegowes untuk memerhatikan jalur bersepeda yang aman dan sesuai himbauan pemerintah. Khususnya terkait protokol kesehatan Covid-19.

Di sisi lain, bagian-bagian sepeda yang kerap bersentuhan dengan tangan juga harus selalu dibersihkan. Para pesepeda juga diminta rajin mencuci tangan dengan sabun.

"Untuk menghindari droplet, gunakan pakaian lengan panjang, sarung angan, masker, kacamatan, penutup kepala (bandana/cycling cap), membawa handsanitizer dan handuk kecil," demikian pernyataan PB ISSI.

Khusus untuk penggunaan masker, PB ISSI meminta para pegowes memilih masker khusus yang bahan kainnya tidak telalu rapat agar tak mengganggu pernapasan.

"Juga membawa botol minum yang tertutup plastik dan membawa alat makan sendiri."

2. Saat Bersepeda

- Jaga Jarak Sosial

Protokol PB ISSI mengimbau para pegowes sebaiknya bersepeda sendirian. Jika ingin berkelompok, atur formasi dalam rombongan kecil yakni 2-4 pesepeda.

Di samping itu, para pegowes juga harus memetakan jalur bersepeda yang sekiranya jauh dari keramaian dan tidak masuk zona merah Covid-19.

"Jaga jarak kiri-kanan antar pesepeda dan kendaraan lain minimal dua meter," tulis PB ISSI.

Selain itu, para pegowes juga diminta menjaga jarak depan dan belakang antar pesepeda minimal 4 meter.

Kondisi itu dilakukan agar mengindari kecelakaan yang terjadi akibat rem mendadak dari pegowes di depan.

"Semakin tinggi kecepatan bersepeda, jarak harus semakin jauh (>20 meter)."

- Patuhi Rambu dan Aturan Lalu Lintas

Oldy turut mengimbau para pesepeda untuk lebih sadar akan kepatuhan berlalu lintas. Pesepeda sama dengan pengendara lain, harus patuh dengan aturan di jalan.

"Selama kita di jalan, kita harus patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada," ujarnya.

"Yang terbaru khususnya di jalur utama Sudirman-Thamrin, dari Pemda DKI Jakarta menyediakan lajur khsusus sepeda. Itu harus dipatuhi di mana kita ikuti line yang ada," tambahnya.

- Atur Waktu Istirahat

Para pegoews pemula terkadang tidak menyiapkan aturan atau waktu baku untuk beristirahat.

Oldy menyebut mereka bisa menentukan kapan periode yang pas untuk berhenti dan mengisi tenaga.

"Setelah menentukan jarak tempuh dan tujuan, mereka mungkin nanti kalau sudah 30 menit atau satu jam itu bisa berhenti. Istirahat," kata Oldy.

- Perhatikan Penggunaan Masker

Menurut Oldy, berolahraga, khususnya yang dilakukan dengan intensitas menengah dan tinggi seharusnya dilakukan tanpa masker atau penutup wajah.

Penutup wajah dikahwatirkan berefek buruk bagi kesehatan orang yang berolahraga, dalam hal ini para pegowes karena menghambat aliran oksigen ke paru-paru.

Namun, khusus pegowes yang hanya ingin menikmati olahraga sepeda dengan santai alias intensitas rendah, masker bisa tetap digunakan.

"Kalau intensitas kita sudah mulai sedang, itu kita perlu intensitas oksigen banyak. Maskernya harus dibuka," beber Oldy.

"Kalau pakai masker justru membahayakan orang itu sendiri. Namun, apabila intesitasnya rendah, mungkin masker bisa tetap digunakan."

3. Selesai Bersepeda

- Pendinginan

Banyak orang yang kurang memerhatikan tahapan ini. Tak hanya para pegowes, namun meliputi orang-orang yang berolahraga secara umum.

Di tahap ini, seorang pegowes harus kembali melakukan peregangan, atau pendinginan.

Pendinginan dilakukan sebagai proses recovery agar fisik dan stamina yang telah terkuras selama kegiatan bisa kembali pulih.

"Pendinginan kalau diaplikasikan ke atlet itu panjang tahapannya. Ada beberapa step untuk recovery. Semakin tinggi intesitas olahraga, semakin lama waktu untuk recovery," kata Oldy.

"Tapi untuk penghobi tak sampai segitunya. Mereka mungkin melakukan pendinginan saja," tambahnya.

Pendinginan harus dilakukan secara bertahap layaknya atlet. Para pegowes tak boleh serta-merta berhenti atau beristirahat seusai bersepeda.

Mereka harus melakukan berbagai peregangan di bagian-bagian tubuh tertentu agar tekanan darah, serta otot-otot bisa kembali normal.

"Pendinginan sebaiknya tidak mendadak berhenti. Streching-nya itu intensitasnya rendah, streching biasa," tutur Oldy.

"Misal ada peregangan di bagian tangan, punggung, dan pinggang. Setelah itu baru boleh istirahat."

"Kalau misalkan (habis bersepeda) langsung duduk, ditakutkan tidak baik bagi otot-otot kita yang telah digunakan sebelumnya."

- Protokol Kesehatan di Rumah

Sementara dari protokol kesehatan PB ISSI, para pegowes diminta untuk tetap menjaga jarak aman saat beristirahat.

Gunakan peralatan dari mulai handuk, tisu, botol minum secara sendiri-sendiri.

"Selalu gunakan masker kecuali saat makan dan minum. Hindari berbagi bekal pribadi dengan orang lain. Istirahat secukupnya, tidak perlu nongkrong terlalu lama."

PB ISSI juga menambahkan satu tahapan lagi usai pegowes menunaikan aktivitasnya yakni memberlakukan protokol kesehatan saat pulang ke rumah.

Para pegowes diimbau melepaskan seluruh perlengkapan yang digunakan saat tiba di rumah dan menghindari kontak fisik dengan orang lain, serta jangan menyentuh perabotan.

"Semprot helm, sepatu dan kacamata dengan cairan disinfektan. Segera lepas atribut dan cuci dengan deterjen."

"Segera bersihkan diri, mandi dan keramas. Istirahat dan pulihkan cairan yang hilang dari tubuh."

Jadi, jangan asal bersepeda ya guys. Selain harus memperhatikan kondisi fisik dan juga sepeda, wajib mematuhi protokol kesehatan di tengah Covid-19 dan peraturan lalu lintas yang berlaku. (S/RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: indonesia,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gawat! Lawan India, Kapal Selam Nuklir China Bakal Lewati Perairan Indonesia

Gawat! Lawan India, Kapal Selam Nuklir China Bakal Lewati Perairan Indonesia

INTERNASIONAL - Pernyataan Sekretaris Negara Amerika Serikat Mike Pompeo dalam konferensi virtual Forum Brussels pada...

UPDATE Covid-19 3 Juli di Sumbar: Kasus Positif Tambah 10, Hampir Seluruhnya Warga Padang

UPDATE Covid-19 3 Juli di Sumbar: Kasus Positif Tambah 10, Hampir Seluruhnya Warga Padang

PADANG -- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar hari ini (3/7) mengumumkan adanya penambahan...

KPU Pessel Prediksi Jumlah Pemilih Bertambah 10 Persen Pilkada Tahun ini

KPU Pessel Prediksi Jumlah Pemilih Bertambah 10 Persen Pilkada Tahun ini

PESISIR SELATAN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat memproyeksi...

Kunjungan Wisata Dibuka, Bupati Bersama Unsur Forkopimda Lakukan Peninjauan Dibeberapa Resort

Kunjungan Wisata Dibuka, Bupati Bersama Unsur Forkopimda Lakukan Peninjauan Dibeberapa Resort

MENTAWAI - Memastikan layak di kunjungi, Bupati bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Mentawai, lakukan...

Di Tengah Pandemi, Dinas Pangan Sumbar Ajak Warga Budidadaya Jahe Merah

Di Tengah Pandemi, Dinas Pangan Sumbar Ajak Warga Budidadaya Jahe Merah

PADANG -- Kepala Dinas Pangan Sumbar Efendi Ajak masyarakat untuk membudidayakan tanaman jahe merah di pekarangan rumah...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu