Saturday, 04 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Dharmasraya

LKLU Dharmasraya Lakukan Perawatan Sosial dan Therapi kepada Lansia Penerima Bansos Progres-LU

Rabu, 01 Juli 2020 - 08:10:45 WIB - 196
LKLU Dharmasraya Lakukan Perawatan Sosial dan Therapi kepada Lansia Penerima Bansos Progres-LU
perawatan sosial dan terapi kepada sejumlah lansia


DHARMASRAYA -- Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKLU) Kabupaten Dharmasraya melakukan perawatan sosial dan terapi kepada sejumlah lansia penerima bantuan Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (Progres LU) dari Kementerian Sosial RI, di Nagari Sungai Kambut, Selasa, (30/6/2020).

Menurut Ketua LKLU Kabupaten Dharmasraya, Yeni Sisri, perawatan sosial dan terapi untuk lansia yang merupakan tahap ketiga ini adalah bentuk tindak lanjut dari bantuan sosial Progres LU yang telah diserahkan beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, pada tahun 2020, LKLU Kabupaten Dharmasraya mendapat amanah dari Kemensos melalui Balai Rehabilitasi Lanjut Usia Budhi Dharmas Bekasi, untuk menyalurkan bantuan sosial Progres LU kepada 50 lansia, dengan jumlah bantuan yang diterima sebesar Rp2.700.000 perlansia.

Bantuan tersebut, lanjutnya, dibagi menjadi 3 (tiga) yakni Bantuan Bertujuan senilai Rp1.500.000, kemudian Bantuan Dukungan Keluarga senilai Rp500.000, serta Perawatan Sosial dan Therapi senilai Rp700.000.

Untuk Bantuan Bertujuan dan Dukungan Keluarga, katanya, itu diserahkan langsung kepada lansia dalam bentuk tunai maupun non tunai. Tetapi khusus untuk LKLU Kabupaten Dharmasraya, uang tunai diserahkan sesuai jumlah yang ada dalam juknis. Kemudian untuk terapi, sesuai dengan juknis dikelola oleh LKLU.

"Nah, inilah yang sedang kita laksanakan, Perawatan Sosial dan Therapi untuk Lansia yang akan berlanjut selama 6 bulan," paparnya.

Menurutnya, inilah yang membedakan bantuan Progres-LU dengan BLT. Tujuan pemerintah, agar perawatan lansia dan program LKLU terlaksana.

"Pelaksanaan perawatan sosial itu dilaksanakan oleh tenaga khusus atau tenaga profesional yang dibuktikan dengan sertifikat. Jadi dalam pelaksanaan, dimana kawan kawan profesional benar-benar melaksanakan kegiatan sesuai dengan sertifikat yang dimilikinya. Bertindak, berkata dan berpikir secara profesional. Inilah yang membedakan dengan pendamping, dimana pendamping tidak perlu dibuktikan dengan sertifikat, yang penting ada jiwa sosial," ulasnya lagi.

Perawatan sosial dan terapi yang dilakukan, kata Yeni Sisri lagi, banyak macamnya. Diantaranya Therapi Fisik dan Therapi Mental Spiritual, Therapi Psikososial dan Therapi Berkehidupan Berkelanjutan.

"Dalam pelaksanaannya, perawatan sosial dan terapi ini dikoordinator oleh Syafni Warnelis, Amd.Kep dan untuk Pulau Punjung, dikoordinir oleh Ns. Rudi Febrianto, S.Kep. Koordinator ini ditunjuk lansung oleh LKLU," pungkasnya.

Adapun, turut hadir dalam kesempatan tersebut Tim Dinas SOSP3APPKB Kabupaten Dharmasraya, Perangkat Nagari Sungai Kambut, Pengurus LKLU, keluarga Lansia dan masyarakat sekitar. (gln)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: daerah,dharmasraya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gawat! Gara-gara Ini, Australia Bakal jadi Ancaman Baru Indonesia?

Gawat! Gara-gara Ini, Australia Bakal jadi Ancaman Baru Indonesia?

INTERNASIONAL - Rencana pemerintah Australia ingin meningkatkan sistem pertahanan atau kemampuan militer dalam kurun...

Di Tengah Pandemi, Dinas Pangan Sumbar Ajak Warga Budidadaya Jahe Merah

Di Tengah Pandemi, Dinas Pangan Sumbar Ajak Warga Budidadaya Jahe Merah

PADANG -- Kepala Dinas Pangan Sumbar Efendi Ajak masyarakat untuk membudidayakan tanaman jahe merah di pekarangan rumah...

Ditemukan Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Kota Solok

Ditemukan Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Kota Solok

KOTA SOLOK - Kota Solok sepertinya makin jauh dari zona hijau, Kamis (2/7) ditemukan satu lagi positif covid-19,...

Kunjungan Wisata Dibuka, Bupati Bersama Unsur Forkopimda Lakukan Peninjauan Dibeberapa Resort

Kunjungan Wisata Dibuka, Bupati Bersama Unsur Forkopimda Lakukan Peninjauan Dibeberapa Resort

MENTAWAI - Memastikan layak di kunjungi, Bupati bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Mentawai, lakukan...

Sebanyak 18 Milyar dari Kemen PUPR Untuk Kabupaten Solok

Sebanyak 18 Milyar dari Kemen PUPR Untuk Kabupaten Solok

KABUPATEN SOLOK -- Pemerintah Daerah Kabupaten Solok mendapatkan dana hibah sebanyak Rp18 M dari Kementerian Pekerjaan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu