Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Parlemen dan Parpol

Jalur Zonasi PPDB SMP di Kota Padang Ngaco, Orangtua Ngadu ke DPRD

Senin, 06 Juli 2020 - 13:13:10 WIB - 1691
Jalur Zonasi PPDB SMP di Kota Padang Ngaco, Orangtua Ngadu ke DPRD
Warga keluhkan sistem pendidikan zonasi.


PADANG -- Sejumlah orang tua siswa SMP mendatangi Kantor DPRD Kota Padang, , Senin (6/7/2020). Meraka mengadukan nasib anak mereka yang gagal masuk SMP ke Komisi IV DPRD Kota Padang

Mereka mengeluhkan sistem zonasi dan umur yang diterapkan dalam penerimaan siswa di Kota Padang.

PPDB di Padang cukup menarik perhatian, salah satu calon siswi SMP pilih sekolah tahun depan tak mau di swasta takut menyusahkan orang tuanya.

"Sekolah di swasta mahal. Saya enggak mau menyusahkan orangtua," demikian pengakuan yang diucapkan Nila (12), setelah mengetahui dirinya tak diterima di sekolah negeri.




Ya, Naira terancam tak bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP Sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kota Padang dinilai ngaco

"Saya tidak sanggup menyekolahkan anak ke swasta Pak. Dengan sistem penerimaan siswa sekarang, anak saya gagal masuk ke sekolah negeri, padahal nilainya tinggi," kata Lidya, salah seorang orang tua siswa.

Keluhan senada juga disampaikan wali murid lainnya kepada Mastilizal Aye, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang yang menerima mereka.

"Kalau anak kami sekolah di swasta, jelas kami tidak sanggup, kecuali kalau pemerintah kota mau membiayai. Jangan membayar SPP di sekolah swasta, membayar uang pendaftaran saja kami tak sanggup," ujar Misrom Sari.

Menyikapi itu, Mastilizal Aye menegaskan, Komisi IV akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang

"Besok (Selasa/7-7/2020), Kepala Dinas Pendidikan akan kita panggil. Akan kita tanya duduk persoalan yang sebenarnya," ujarnya.

Lanjut Aye, Komisi IV akan mempertanyakan tentang aturan, sistem dan transparansi dalam penerimaan siswa tahun ini.

"Kita yang menyayangkan anak-anak kita, yang pintar-pintar, tapi tidak bisa masuk ke sekolah negeri karena aturan dan sistem yang digunakan," tutupnya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: legislator,padang,pendidikan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Menkopolhukam RI Kunjungi Kota Solok, Walikota Solok Memaparkan Perkembangan Covid-19

Menkopolhukam RI Kunjungi Kota Solok, Walikota Solok Memaparkan Perkembangan Covid-19

KOTA SOLOK -- Kolonel Inf. Soetikno Suleman, Komandan Tim dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamananan...

Kontak Dengan Tenaga Medis Positif Covid-19, 80 Warga Tanah Datar Jalani Swab Test

Kontak Dengan Tenaga Medis Positif Covid-19, 80 Warga Tanah Datar Jalani Swab Test

TANAH DATAR - 80 warga mengikuti Swab Test karena kontak erat dengan 9 tenaga medis Puskesmas I Lima Kaum, yang...

Satu-satunya di Sumbar Pakai Travelator, Mesjid Raya Padang Pariaman Selenggarakan Salat Id Perdana

Satu-satunya di Sumbar Pakai Travelator, Mesjid Raya Padang Pariaman Selenggarakan Salat Id Perdana

PADANG PARIAMAN -- Meski bangunan secara keseluruhan baru siap di bawah 50 persen, untuk pertama kali Masjid Raya...

Giliran PA 212 Kini Pertanyakan Logo HUT RI Mirip Salib

Giliran PA 212 Kini Pertanyakan Logo HUT RI Mirip Salib

NASIONAL - Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif, menyebut bahwa logo perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan...

Begini Hasil Swab Test 193 Sampel di Kota Solok

Begini Hasil Swab Test 193 Sampel di Kota Solok

KOTA SOLOK -- Dengan menerapkan sistem jemput bola dan mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Solok untuk ikut...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1