Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Gali Lubang Septic Tank, Keturunan Tuanku Imam Bonjol Ini Temukan Peluru Meriam

Rabu, 08 Juli 2020 - 14:01:25 WIB - 92563
Gali Lubang Septic Tank, Keturunan Tuanku Imam Bonjol Ini Temukan Peluru Meriam
Warga penemu peluru meriam yang diduga sisa Perang Paderi. (Foto: Dok, Istimewa)


PASAMAN - Peluru meriam diduga sisa-sisa Perang Paderi yang dipimpin Tuanku Imam Bonjol, ditemukan warga Nagari Ganggo Hilia Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasama, Selasa (7/07/2020).

Arbi salah seorang penggiat budaya yang mengetahui penemuan itu mengatakan, peluru tersebut ditemukan oleh salah seorang keturunan Tuanku Imam Bonjol Zairil (61) di kawasan halaman belakang rumahnya, saat hendak menggali lubang untuk septic tank, diduga berat keseluruhannya mencapai dua ton.

Menurutnya, saat ini benda bersejarah tersebut masih diamankan di kediaman salah seorang keturunan pahlawan nasional tersebut dan direncanakan akan diserahkan sebagai koleksi ke Museum Tuanku Imam Bonjol di Pasaman.




Ia menegaskan, sebagai antisipasi agar benda tersebut tidak dikuasai oleh para kolektor benda-benda antik, ia bersama sejumlah penggiat lainnya sedang menggalang dana yang akan diserahkan kepada pihak penemu benda itu.

"Kami menargetkan nilai yang terkumpul bisa mencapai minimal Rp 2,5 juta sebagai pengganti uang lelah, sehingga benda-benda itu tetap aman dan bisa dijadikan salah satu koleksi di museum itu, " ungkapnya.

Salah seorang penggiat lainnya, Rika Fitriani, meminta semua pihak terkait bisa bersuara sama dalam menjaga situs sejarah dan penemuan sisa-sisa Perang Paderi itu agar bisa menjadi pengingat dan media pembelajaran bagi generasi penerus bangsa.

"Sebagai ranah pahlawan nasional, kawasan Bonjol yang menjadi pusat pertahanan Tuanku Imam Bonjol saat memimpin peperangan melawan penjajah Belanda, hampir tidak terekspos dan nyaris luput dari perhatian," ungkapnya.

Ditambahkan penggiat budaya lainnya, Mulyadi Putra, menilai sejauh ini perhatian pihak pemerintah daerah setempat belum menjadikan upaya pemeliharaan situs-situs bersejarah sebagai program kerjanya.

"Perang Paderi bukanlah peristiwa biasa melainkan sebuah untaian permata yang menjadi saksi bagaimana kegigihan para pendiri negara ini membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan," tegasnya.

Sebagai anak bangsa, ia beserta komunitas penggiat lainnya merasa terpanggil untuk turut serta menyelamatkan situs sejarah dan budaya yang tersebar cukup banyak di daerah itu.

"Kami satukan apa yang kami bisa lakukan, yang penting aset sejarah itu bisa diselamatkan, " tutupnya.

Seperti diketahui, Tuanku Imam Bonjol lahir di Bonjol, Pasaman, Sumatra Barat, Indonesia, pada 1772. Tuanku Imam Bonjol wafat dalam pengasingan dan dimakamkan di Lotta, Pineleng, Minahasa, 6 November 1864, ia merupakan salah seorang ulama, pemimpin dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri pada tahun 1803-1838. (Verdi)

Editor/Sumber: Romeo
Tag: metro,pasaman,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pemkab Dharmasraya dan DPRD Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2021

Pemkab Dharmasraya dan DPRD Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2021

DHARMASRAYA -- Resmi disepakati oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan DPRD, setelah melalui serangkaian pembahasan....

Syaiful Rustam: Jangan Lengah dan Patuhi Protokol Kesehatan

Syaiful Rustam: Jangan Lengah dan Patuhi Protokol Kesehatan

KOTA SOLOK - Syaiful Rustam, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota, Selasa (4/8) mengingatkan...

Perlindungan Adat Bajapuik Pariaman di Era Globalisasi

Perlindungan Adat Bajapuik Pariaman di Era Globalisasi

FEATURE - Keanekaragaman budaya daerah merupakan kekayaan dan identitas bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan...

Usai Libur 4 Bulan, Ponpes Diniyyah Puteri Sambut Santri

Usai Libur 4 Bulan, Ponpes Diniyyah Puteri Sambut Santri

PADANG PANJANG -- Ponpes Modern Diniyyah Putri di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat siapkan protokol kesehatan...

Sidang Paripurna DPRD, Pemko Padang Sampaikan KUA dan PPAS

Sidang Paripurna DPRD, Pemko Padang Sampaikan KUA dan PPAS

PADANG -- Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan secara resmi rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran,...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1