Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pilkada

Di Tengah Pandemi Covid-19, Bawaslu Mentawai Kerja Keras Lakukan Pengawasan Pilkada

Rabu, 15 Juli 2020 - 11:37:53 WIB - 480
Di Tengah Pandemi Covid-19, Bawaslu Mentawai Kerja Keras Lakukan Pengawasan Pilkada
Komisioner KPU Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Firdaus Risman


MENTAWAI -- Bawaslu Kabupaten kepulauan Mentawai laksanakan pengawasan Verifikasi Faktual balon independen Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat yang dilaksanakan serentak se Kabupaten Kepulauan Mentawai sejak tanggal 29 Juli 2020. Hingga hari ini pelaksanaan rekapitulasi hasil Verifikasi faktual di 10 Kecamatan.

Sejak 29 Juli 2020 lalu sudah dilaksanakan Verifikasi faktual (Verfak) serentak di Kabupaten/Kota, ada juga yang dilaksanakan sejak 27 Juli 2020 hingga sekarang rekapitulasi masih berlangsung di tingkat Kecamatan.

Sesuai surat edaran KPU RI Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Serentak Dalam Kondisi Bencana Non alam Corona Desease 2019 (Covid-19).

Dalam hal ini Komisioner Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Firdaus Risman mengatakan, menindaklanjuti surat edaran KPU RI diatas semua penyelenggara Pilkada tahun 2020 harus dilakukan Rapid Test atau Swab Test PCR.

"Dimana jajaran Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai semuanya sudah melakukan Swab Test PCR sebanyak dua kali, yang mana pertama tanggal 27-28 Juli 2020 dan Swab kedua pada 29 Juli 2020, dengan hasil Swab PCR negatif," ujar Firdaus, Selasa (14/7/2020).

"Terkait dengan pelaksanaan Verifikasi faktual (Verfak) Balon Independen Pilgub Sumatera Barat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, setelah pelaksanaan Verifikasi faktual, hingga kini sedang dilakukan rekapitulasi Verfak di tingkat Desa, bila sudah selesai selanjutnya tinggal menunggu rekapitulasi tingkat kecamatan yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di awasi oleh Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslu Kecamatan) masing-masing", jelas Firdaus.

Ia juga menghimbau, kepada jajaran Bawaslu Kabupaten hingga ke tingkat Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PPD) supaya bersama-sama kita awasi rekapitulasi ini, karena dalam konteks rekapitulasi tingkat Kecamatan akan ada perbaikan-perbaikan dikarenakan pada saat verifikasi faktual dilaksanakan.

"Tentunya pada konteks rekapitulasi Kecamatan nantinya kita hanya mendengarkan saat dibacakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berapa yang mendukung atau (MS) ataupun yang tidak mendukung atau (TMS) balon perseorangan Pilgub, tentu ini semua kita serahkan kepada tim Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslu Kecamatan) dan tim Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PPD)," jelasnya.

"Tentu nantinya tingkat Bawaslu Kabupaten melihat hasil rekapitulasi tingkat Kecamatan, dilanjutkan Pengawasan rekapitulasi tingkat Kabupaten yang dilaksanakan oleh KPU Mentawai hingga ke tingkat KPU Provinsi Sumatera Barat," tambah Firdaus.

Dikatakan komisioner Pencegahan dan hubunganan antar lembaga Bawaslu Kabupaten kepulauan Mentawai Pirdaus Satoinang, S.hut, untuk data sementara hasil pengawasan di 10 kecamatan Verifikasi faktual balon perseorangan Pilgub Sumatera Barat hasil yang memenuhi syarat pada tanggal 3 Juli 2020 lalu ada sekitar 1.484 orang pendukung perseorangan balon Pilgub Sumatera Barat, yang tidak mendukung atau (TMS) sebanyak 630 orang dan yang mendukung sebanyak (MS) akan tetapi untuk perhitungan finalnya nanti di saat rekapitulasi tingkat Kabupaten yang dilaksanakan KPU Kabupaten kepulauan Mentawai.

Lalu kendala yang dihadapi dilapangan saat dilaksanakan verifikasi faktual terkadang yang orang yang terdaftar namanya sebagai pendukung, masyarakat kita tidak ditempat dan nomor Hp dihubungi tidak ada, lalu kemudian ada juga masyarakat kita diluar wilayah pengawasan kita, bebernya.

"Dimana juga pada saat sekarang ini sebahagian masyarakat kita lagi musim panen cengkeh terkadang masyarakat kita lebih fokus atau lebih banyak beraktivitas di ladang, ada juga masyarakat kita yang sudah berada di provinsi lain seperti yang ditemui Panwaslu Kecamatan di Desa Saliguma, Kecamatan Siberut Tengah ada masyarakat kita yang kerja di provinsi Jambi sebagai buruh perkebunan sawit, ada juga masyarakat kita yang benar-benar diluar wilayah kerja Panwaslu kecamatan, inilah hal-hal kendala dilapangan," ungkapnya.

"Termasuk juga kendala lainnya, seperti letak geografis wilayah kita terdiri dari Kepuluan dan sistem jaringan internet belum semuanya mendapatkan sinyal," pungkasnya.

Ia menambahkan, hasil monitoring kita dilapangan hingga sekarang di Era New Normal masa pandemi covid-19, tim pengawas kita tidak ada yang sakit. "Puji tuhan semua dalam keadaan sehat," ucap Pirdaus

Jajaran Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai berharap pelaksanaan Pilkada nantinya yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 di Era New Normal pada masa pandemi covid-19 ini berjalan sukses walaupun tantangannya sangat berat, bebernya.

Kemudian, Ia juga mengutarakan tentunya dengan situasi saat ini penyelenggara Pilkada 2020 harus mempersiapkan mental dan kesehatan ketika pada hari H nanti penyelenggara Pilkada semuanya sehat-sehat dalam melaksanakan tugasnya.

"Ini yang pertama dilakukan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dimasa New Normal pada saat Pandemi Covid-19 di Negara kita Indonesia," ungkapnya.

"Saat memberikan hak pilihnya di hari H Pilkada pada situasi tidak normal, hal ini salah satu tantangan berat juga buat masyarakat dan penyelenggara Pilkada tentunya, untuk pencegahannya tetap selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, melakukan fisikal distanceng (jaga jarak), cuci tangan pakai sabun, pakai sarung tangan dan melakukan pola hidup sehat," tukasnya. (Tirman/Ash)

Editor/Sumber: Tirman
Tag: daerah,mentawai,pilkada,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tingakatkan Kompetensi Pendidikan Guru Milenial, UMSB Padang Jalin MoU Dengan Pemko Solok

Tingakatkan Kompetensi Pendidikan Guru Milenial, UMSB Padang Jalin MoU Dengan Pemko Solok

KOTA SOLOK -- Universitas Muhammadyah Sumatera Barat (UMSB) Padang menjalin Memoratorium of Understanding (MoU) dengan...

Sindiran Menohok Jokowi Kepada yang Merasa Paling Agamis dan Pancasilais

Sindiran Menohok Jokowi Kepada yang Merasa Paling Agamis dan Pancasilais

NASIONAL - Presiden Joko Widodo mengingatkan agar jangan ada yang merasa paling agamis maupun Pancasilais. Hal ini...

Sumbar Hari Ini Corona Dekati 1000 Kasus, 34 Pasien Meninggal, 773 Sembuh, 84 Dirawat

Sumbar Hari Ini Corona Dekati 1000 Kasus, 34 Pasien Meninggal, 773 Sembuh, 84 Dirawat

PADANG -- Pemprov Sumatera Barat kembali mengumumkan tambahan kasus Covid-19 di Sumbar. Pada 4 Agustus 2020 total...

Saat Idul Adha, Pakistan dan Afganistan Nekat Perang di Perbatasan

Saat Idul Adha, Pakistan dan Afganistan Nekat Perang di Perbatasan

INTERNASIONAL - Situasi keamanan dunia kembali memanas, tanpa diketahui ternyata perang sudah pecah antara militer...

Wawako Solok: Keluarga Harus Berikan Dukungan dan Motivasi pada Pasien Covid-19

Wawako Solok: Keluarga Harus Berikan Dukungan dan Motivasi pada Pasien Covid-19

KOTA SOLOK - Wakil Walikota Solok Reinier, Rabu (12/8) saat ditemui MinangkabauNews.com berharap pihak keluarga, karib,...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1