Thursday, 21 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Peringatan untuk China, India Punya Jet Tempur Mematikan Terbaru

Jumat, 31 Juli 2020 - 12:36:43 WIB - 7202
Peringatan untuk China, India Punya Jet Tempur Mematikan Terbaru
Jet tempur Rafale (Foto: Dok. Istimewa)

INTERNASIONAL - India diketahui kedatangan lima pesawat jet tempur Rafale dari Perancis. Pesawat tersebut memiliki kemampuan serangan dari jarak 150 kilometer untuk target udara dan dapat mencapai target darat sejauh 300 kilometer.

Tak ayal, pesawat buatan Perancis tersebut disebut sebagai salah satu jet tempur mematikan di dunia. Kedatangannya ke India, juga dinilai sebagai peringatan terselubung untuk China.




Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengatakan, kedatangan lima jet tempur itu untuk memberi peringatan kepada China. Atas sejumlah konflik yang terjadi di perbatasan.

"Jika ada yang khawatir dengan kemampuan Angkatan Udara India, pasti mereka yang ingin mengancam wilayah kita," ujar Singh dilansir dari NDTV.

Rafale dikatakan dapat membawa berbagai senjata. Beberapa di antaranya misil buatan MBDA Meteor, rudal jelajah SCALP, dan sistem senjata MICA. Meteor sendiri merupakan generasi terbaru dari rudal udara BVR, yang dirancang untuk penyerangan udara.

Misil tersebut ditenagai oleh motor roket-ramjet, yang memberinya tenaga mesin jauh lebih lama daripada rudal lainnya, kata para ahli.

Rafale juga dibekali oleh rudal jelajah SCALP, yang dapat mencapai target sejauh 300 kilometer. Artinya, Angkatan Udara India dapat meluncurkan rudal mereka dari Ambala, ke wilayah China. Senjata ketiga di Rafale, yakni sistem rudal MICA. Rudal tersebut fleksibel, karena memiliki radar dan sistem inframerah di dalamnya.

Rudal ini dapat ditembakkan ke jarak jauh dan dekat. Dengan target jarak jauh mencapai 100 kilometer. Armada lima jet Rafale itu, terdiri dari tiga kursi tunggal dan dua kursi kembar. Mereka akan masuk sebagai Angkatan Udara India bagian dari Skuadron nomor 17 yang berbasis di Ambala, yang dikenal sebagai "Panah Emas".

India nantinya akan menerima lima jet lagi, yang saat ini berada di Prancis untuk misi pelatihan. "Pengiriman ke-36 pesawat ini sebagai bagian dari kesepakatan yang selesai pada akhir 2021," kata pemerintah. (Rep)

Editor/Sumber: Romeo/Republika.co.id
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Rindu Baitullah Gelar Manasik Umroh Perdana di Masjid Mewabah

Rindu Baitullah Gelar Manasik Umroh Perdana di Masjid Mewabah

MINANGKABAUNEWS, DURI -- Biro perjalanan umroh di Kecamatan Mandau, bernama Rindu Baitullah, Ahad (17/1) mulai gelar...

Doni Monardo: Protokol Kesehatan Jangan Dibikin Bercanda

Doni Monardo: Protokol Kesehatan Jangan Dibikin Bercanda

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA -- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo menegaskan kepada...

Cek Kesiapan Satgas Berangkat Ke Papua, Asops Panglima TNI Kunjungi Yonif 131/Brs Payakumbuh

Cek Kesiapan Satgas Berangkat Ke Papua, Asops Panglima TNI Kunjungi Yonif 131/Brs Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Untuk melaksanakan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) Yonif 131/Brs sebagai Satuan Tugas Pengamanan...

Gawat! Satu Lagi Warga Kota Solok Positif Covid-19

Gawat! Satu Lagi Warga Kota Solok Positif Covid-19

MINANGKAUNEWS, SOLOK -- Bersamaan dengan dinyatakanya satu warga Kota Solok meninggal dunia akibat covid-19, hari ini...

Martabak Legendaris Pak Nai, Berjualan Hampir Setengah Abad

Martabak Legendaris Pak Nai, Berjualan Hampir Setengah Abad

MINANGKABAUNEWS, FEATURE -- Setiap hari, mulai dari pukul 08.00 WIB, Muhammad Annas atau biasa dipanggil Pak Nai sudah...


KOMENTAR ANDA