Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Langkah Turki Membeli Sistem Rudal Canggih S-400 Rusia membuat Amerika Marah

Jumat, 31 Juli 2020 - 12:44:58 WIB - 10652
Langkah Turki Membeli Sistem Rudal Canggih S-400 Rusia membuat Amerika Marah
Sistem rudal S-400 Triumf milik Rusia (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Turki terus menjalin komunikasi yang komprehensif dan strategis dengan Amerika Serikat, terkait kekhawatiran Paman Sam atas rudal antipesawat S-400 Rusia. Langkah Turki membeli senjata Rusia membuat AS marah.

Menurut Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar, Washington saat ini kembali mempertimbangkan Ankara perihal program jet tempur siluman F-35 Lightning II Lockheed Martin.




"Sehubungan dengan program F-35, semua laporan pemerintah AS telah menunjukkan bahwa penangguhan Turki dari program tersebut telah membawa risiko produksi untuk komponen-komponen penting bagi pesawat F-35, yang menunda waktu produksi dan meningkatkan biaya. Mereka harus mempertimbangkan kembali keputusan mereka," ujarnya seperti dilansir Hurriyet Daily News, Jumat (31/7/2020).

Amerika Serikat telah menangguhkan partisipasi Turki dalam program pesawat tempur gabungan F-35. Reaksi dari rudal anti pesawat S-400 Rusia, yang dinilai membahayakan pesawat tersebut. Namun Hulusi melihat Turki bukanlah sekadar konsumen, tapi juga mitra.

"Turki bukan hanya pelanggan dari program F-35, tetapi mitra. Keamanan F-35 sangat penting bagi Turki seperti halnya bagi AS. Kami siap untuk mengatasi kekhawatiran AS tentang masalah kompatibilitas S-400," ujarnya.

Amerika Serikat belum merespons Turki terkait komite gabungan S-400 di wilayah Turki. Akar menggambarkan pengecualian Turki dari program F-35 sebagai bentuk "tidak adil". Karena industri pertahanan Turki terus memasok bagian-bagian kunci pesawat, terlepas dari pandemi yang tengah terjadi.

Ia mengatakan, hubungan antara Turki dan Amerika Serikat memang selalu mengalami naik-turun. Namun, perbedaan tersebut diyakininya dapat teratasi lewat komunikasi yang komprehensif dan strategis.

"Saya percaya bahwa ruang lingkup kerjasama antara Turki dan AS akan diperluas, jika Turki diberikan kontribusi sebagai pasangan yang lebih kuat," ujar Akar. (Rep)

Editor/Sumber: Romeo/Republika.co.id
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma Hadiri Acara Tradisi Bakawua Kawua

Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma Hadiri Acara Tradisi Bakawua Kawua

TANAH DATAR - Wakil Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma, SH menghadiri acara bakawua-kawua yang diselenggarakan oleh...

Meski Sering Diancam, Korsel Tetap Beri Bantuan Pangan Senilai Rp 145,6 M untuk Korea Utara

Meski Sering Diancam, Korsel Tetap Beri Bantuan Pangan Senilai Rp 145,6 M untuk Korea Utara

INTERNASIONAL - Korea Selatan (Korsel) telah menyediakan dana sebesar 10 juta dolar AS atau Rp 145,6 miliar (dengan...

Ditengah Pandemi Dinas Pertanian Padang Panjang Turunkan PPL Bantu Ajak Masyarakat Bercocok Tanam

Ditengah Pandemi Dinas Pertanian Padang Panjang Turunkan PPL Bantu Ajak Masyarakat Bercocok Tanam

PADANG PANJANG - Pemko melalui Dinas Pertanian dan Peternakan siapkan Petugas Penyuluhan Lapangan (PPL) untuk berikan...

KPU Solsel Telah Menyelesaikan Vermin Syarat Dukungan Perbaikan Balon Bupati Jalur Perseorangan

KPU Solsel Telah Menyelesaikan Vermin Syarat Dukungan Perbaikan Balon Bupati Jalur Perseorangan

SOLOK SELATAN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan telah menyelesaikan verifikasi administrasi (Vermin) 8.542...

Pemkab Solok Selatan akan Gelar Upacara Peringatan HUT RI dengan Protokol Kesehatan

Pemkab Solok Selatan akan Gelar Upacara Peringatan HUT RI dengan Protokol Kesehatan

SOLOK SELATAN -- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menjadwalkan pelaksanaan upacara peringatan ulang tahun kemerdekaan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1