Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Gawat, China Ancam Perang Mahadahsyat Kepada Amerika Jika Banyak Tingkah di Laut Natuna Utara

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:30:53 WIB - 102435
Gawat, China Ancam Perang Mahadahsyat Kepada Amerika Jika Banyak Tingkah di Laut Natuna Utara
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Ancaman perang meletus antara China dengan Amerika Serikat (AS) dirasakan sejumlah negara di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Oleh sebab itu, China dan Amerika hingga saat ini masih menahan diri. Sebab jika sampai timbul insiden kecil yang melibatkan militer kedua negara, bukan tak mungkin perang bakal pecah.

Laut China Selatan bisa jadi medan pertempuran mahadahsyat antara China dan Amerika, jika kedua belah pihak yang terlibat perseteruan tak sama-sama menahan diri.




Yang terbaru, Sabtu (1/8/2020), media China yang didukung Partai Komunis China (CPC), Global Times, kembali mewakili sikap pemerintah terkait langkah yang akan diambil di Laut China Selatan. Dalam laporan tersebut, China akan langsung melakukan serangan balasan langsung jika terlibat insiden dengan militer Amerika.

"Jika Washington meluncurkan provokasi militer untuk menantang garis bawah keamanan dan kedaulatan nasional China, China akan segera melakukan pembalasan yang efektif dan efektif," bunyi pernyataan Global Times.

"Kemungkinan akan meningkat jika saja ada bentrokan kecil dan menengah, yang dapat melibatkan tabrakan kapal dan insiden penembakan," lanjut pernyataan Global Times.

Sampai saat ini, baik China dan Amerika sama-sama masih terlibat dalam perang urat syaraf baik dalam politik internasional dan aksi unjuk kekuatan militer. Bahkan, latihan tempur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang digelar awal Juli lalu mendapat kecaman dari Kementerian Luar Negeri Amerika.

Untuk kesekian kalinya, Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo, menyatakan bahwa aksi China di Laut China Selatan adalah sebuah pelanggaran berat hukum internasional. China dianggap Amerika dan Pompeo memang sengaja melakukan kampanye militer, untuk mencapai ambisi membangun "kerajaan maritim" di wilayah itu.

Sebagai respons, Amerika mengirim dua kapal induknya, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan, juga untuk menjalani latihan tempur. Tak cuma dua kapal induk, Angkatan Laut Amerika juga mengerahkan dua kapal penjelajah dan dua kapal perusak dalam latihan yang digelar pada 23 Juli 2020.

China tak tinggal diam. Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa Amerika lah yang sengaja membuat isu untuk membuat stabilitas dan perdamaian Laut China Selatan terganggu.

Hanya berjarak dua hari dengan latihan tempur gabungan Amerika, Jepang, dan Australia, China kembali menggelar latihan perang keduanya dalam satu bulan. Menurut laporan Asian Nikkei Review, armada perang China bahkan mendapat instruksi tembak langsung jika ada kapal atau pesawat Amerika yang masuk wilayah teritorialnya.

Dalam latihan itu, Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF) mengerahkan dua pesawat pembom, H-6G dan H-6G. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Rakyat Sebagai Pion Dalam Sistem Kapitalisme

Rakyat Sebagai Pion Dalam Sistem Kapitalisme

OPINI - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir enggan menjadi relawan...

Warga Bandar Lampung Digegerkan Penemuan Janin di Kambing Jantan Saat Disembelih

Warga Bandar Lampung Digegerkan Penemuan Janin di Kambing Jantan Saat Disembelih

BANDARLAMPUNG -- Heboh, Warga Perumahan Prasanti RT 01 Kelurahan Sukarame, Bandar Lampung, Lampung menemukan seekor...

Gila! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.026,85 Triliun per Juni 2020

Gila! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.026,85 Triliun per Juni 2020

NASIONAL - Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$408,6 miliar atau setara...

Team SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Hilang di Perairan Siberut Barat Mentawai

Team SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Hilang di Perairan Siberut Barat Mentawai

MENTAWAI - Operasi SAR Gabungan berhasil menemukan korban Kecelakaan Kapal (Long Boat Terbalik) yang di hantam ombak di...

Mulai Berani, Indonesia Peringatkan Amerika Soal Perang Terbuka dengan China di Natuna Utara

Mulai Berani, Indonesia Peringatkan Amerika Soal Perang Terbuka dengan China di Natuna Utara

NASIONAL - Indonesia memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap konflik terbuka yang terjadi di Laut China Selatan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1