Saturday, 19 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Tentara Singapura Boleh Terkaya di Asean tapi Indonesia Masih Raja Perang Asia Tenggara

Senin, 03 Agustus 2020 - 15:08:25 WIB - 70837
Tentara Singapura Boleh Terkaya di Asean tapi Indonesia Masih Raja Perang Asia Tenggara
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Ada sebuah fakta menarik dari kekuatan militer negara-negara di Asia Tenggara. Ternyata walau berstatus sebagai negara dengan angkatan bersenjata terkuat di wilayah Asean alias Raja Militer Asia Tenggara, Indonesia bukan lah pemilik anggaran terbesar di kawasan ini.

Mau tahu militer negara mana yang paling kaya di Asia Tenggara?




Berdasarkan data yang dihimpun dari Global Fire, Senin (3/8/2020), pemilik dana militer terbanyak untuk tahun 2002 ialah Singapura.

Singapura memiliki anggaran militer sebanyak 11,2 miliar Dollar Amerika jika dikonversi ke rupiah setara dengan 163.864.176.000.000 atau Rp163,8 triliun. Dengan jumlah anggaran sebanyak itu, militer Singapura menduduki peringkat 26 dunia.

Namun berdasarkan siaran resmi dari pemerintah Singapura, anggaran militer mereka tahun 2020 meningkat jauh dari tahun sebelumnya, total anggaran pengeluaran mencapai 15,09 miliar Dollar Amerika.

Dana sebesar itu dipakai militer Singapura untuk macam-macam mulai gaji prajuritnya sampai pembelian peralatan militer, perawatan dan biaya operasi beserta tunjangan prajurit.

Anggaran Singapura ini sangat besar sekali, padahal jumlah pasukannya hanya 385 ribu orang. Itupun yang aktif hanya sebanyak 72.500 prajurit.

Lalu bagaimana dengan militer Indonesia?

Di tahun 2020 ini, Indonesia merupakan negara kedua terbanyak yang menganggarkan dana untuk membangun kekuatan militernya. Total anggaran militer Indonesia versi Global Fire sebesar 7,6 miliar Dollar Amerika. Kalau menurut Kementerian Keuangan RI, anggaran militer RI sebesar Rp131,9 triliun.

Padahal jumlah prajurit Tentara Nasional Indonesia saja sudah mencapai 800 ribu personel lho dan Indonesia membutuhkan modernisasi peralatan tempur di ketiga matra TNI.

Sekitar 40 persen anggaran yang dipercayakan melalui Kementerian Pertahanan RI sudah pasti untuk belanja pegawai. Dan 30 persen untuk belanja alat utama sistem persenjataan alias alutsista itu juga dibagi untuk TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Meski anggaran kalah jauh, tapi Indonesia dalam hal ini TNI masih menjadi raja perang Asia Tenggara. Karena saat Indonesia dinilai sebagai kekuatan militer paling sempurna di Asean dan menduduki ranking 16 militer dunia. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/viva
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,politik,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Jangan Katakan Kami Tidak Pancasilais

Jangan Katakan Kami Tidak Pancasilais

Oleh Wahyu Afandi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sumatera Barat (HMSB) Kepulauan Riau Sebagai pemuda/mahasiswa yang...

Membungkus Tulang Dengan Daun Talas

Membungkus Tulang Dengan Daun Talas

Oleh Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa ILC tidak membahas tentang konsep kearifan Minangkabau dalam memahami...

Gawat, Rusia Gabung Turki Gempur Yunani dan Prancis di Mediterania

Gawat, Rusia Gabung Turki Gempur Yunani dan Prancis di Mediterania

INTERNASIONAL - Koalisi Turki-Rusia benar-benar menantang kekuatan Yunani serta koalisinya, negara-negara Uni Eropa...

Politisasi Warnai Pesta Demokrasi

Politisasi Warnai Pesta Demokrasi

Oleh : Nelly, M.Pd. Panggung perpolitikan di negeri ini seakan tak pernah sepi dari polemik yang menghebohkan...

Genting, Amerika Sebut China Mau Bikin Pangkalan Militer di Indonesia, Pengamat: Hati-hati

Genting, Amerika Sebut China Mau Bikin Pangkalan Militer di Indonesia, Pengamat: Hati-hati

NASIONAL - Dunia baru-baru ini dihebohkan oleh laporan dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) yang di dalamnya...


KOMENTAR ANDA