Tuesday, 22 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Dikenal Perkasa di Timur Tengah, Ternyata Militer Israel Pernah Kalah Perang Telak Lawan Negara Ini

Selasa, 04 Agustus 2020 - 13:51:31 WIB - 31378
Dikenal Perkasa di Timur Tengah, Ternyata Militer Israel Pernah Kalah Perang Telak Lawan Negara Ini
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Israel yang memiliki militer paling perkasa di kawasan Timur Tengah, ternyata pernah kena batunya. Mereka harus angkat kaki dari wilayah Lebanon selatan. Pada Rabu (24/5/2000), pukul 06.42, tentara Israel terakhir meninggalkan bumi Lebanon yang mereka duduki 22 tahun, sebelum sebuah gerbang perbatasan kedua negara digembok.




Itulah kekalahan terbesar Israel, sebuah negara Zionis yang didirikan melalui konspirasi oleh penjajah Inggris di tanah Palestina pada 1948 silam. Untuk kesekian kalinya, mundurnya Israel membuktikan kemenangan perlawanan rakyat atas invasi militer sekuat apa pun.

Penarikan itu memang tak sampai mengubah peta persaingan otot militer Israel dengan negara-negara Arab lawannya. Dengan sokongan AS dan jaringan Zionis internasional, Angkatan Pertahanan Israel (IDF) memang masih yang paling unggul.

Lihat juga: Jadi Ancaman Indonesia, Diam-diam Singapura Bersekongkol dengan Israel Buat Rudal Canggih

Tapi para pengamat melihat penarikan itu jadi momentum besar bagi maraknya kembali gerakan gerilya, terutama oleh Palestina. "Ini pertama kali Israel kalah perang. Tapi sebenarnya kekalahan ini sudah terjadi lama, sejak mereka menginvasi Lebanon selatan," kata pakar sejarah militer, Martin Van Creveld, Selasa (4/8/2020).

"Seperti Amerika Serikat di Vietnam atau Rusia di Afghanistan, Israel tak bisa menang menghadapi perlawanan gerilya (Hizbullah dan Amal, Red), yang mendapat dukungan rakyat setempat," lanjutnya. Di Amman, Yordania, media massa merayakan penarikan Israel sebagai kemenangan seluruh dunia Arab dan masyarakat Islam internasional.

"Waktu 22 tahun yang penuh darah tumpah, kepedihan, serta kepahlawanan telah berubah jadi kemenangan, bukan hanya bagi rakyat Lebanon dan perjuanagn Islam melainkan juga bagi dunia Arab, dari Laut Tengah sampai Kawasan Teluk, dari Tangiers sampai Jakarta," tulis Koran Al-Dustour.

Menurut Creveld, sukses besar gerilyawan Hizbullah dan Amal dalam melengserkan Israel dari Lebanon akan memberikan inspirasi baru bagi rakyat Palestina yang masih merasakan pahitnya dijajah Israel.

Lihat juga: Gawat! Iran Jihad Habis-habisan Menghapus Zionis Israel dari Muka Bumi

Ia memperkirakan, akan marak gerakan intifada atau gerakan perlawanan, di tengah suramnya nasib pembicaraan damai Palestina-Israel. Benar saja, pagi-pagi pemimpin Palestina Yasser Arafat kemarin menagih janji masyarakat internasional melalui Resolusi DK PBB 425 1967.

Isinya agar Israel mengembalikan seluruh tanah di kawasan Timur Tengah, termasuk Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza Palestina, yang dirampas Israel dalam perang pada tahun itu.

Itu ditegaskan lagi oleh pembantu dekat Arafat, Nabil Abu Rudeina, yang menuntut pengembalian seluruh tanah Palestina yang telah dijarah Yahudi Israel.

"Penarikan Israel harus diikuti langkah lain demi perdamaian. Israel harus mengembalikan tanah Lebanon, Palestian, dan Suriah," kata Rudeina. (Rep)

Editor/Sumber: Romeo/Republika.co.id
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pilkada Sekalipun, Protokol Kesehatan Harus Dipatuhi

Pilkada Sekalipun, Protokol Kesehatan Harus Dipatuhi

KABUPATEN SOLOK Pemerintah Daerah, dalam hal ini Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Azwirman, Kamis (10/9) menekan pada...

Mengkhawatirkan dalam Sepekan Terakhir, Sumbar Alami Lonjakan Kasus Baru Covid-19

Mengkhawatirkan dalam Sepekan Terakhir, Sumbar Alami Lonjakan Kasus Baru Covid-19

PADANG -- Terjadi penambahan kasus di Provinsi Sumbar yang signifikan dalam minggu terakhir ini. Gugus Tugas...

Gawat, Kelemahan Utama Militer Raksasa China Akhirnya Terbongkar

Gawat, Kelemahan Utama Militer Raksasa China Akhirnya Terbongkar

INTERNASIONAL - Saat ini China mungkin memiliki kekuatan militer terbesar kedua di dunia. Negeri Tirai Bambu diperkuat...

Ngeri, 2 Pemuda Bongkar Makam dan Ambil Jari Kelingking Mayat untuk Ilmu Hilang

Ngeri, 2 Pemuda Bongkar Makam dan Ambil Jari Kelingking Mayat untuk Ilmu Hilang

MENTAWAI - Dua pemuda yang diduga pelaku merusak dan menggali salah satu makam yang ada di Dusun Muntei, Kecamatan...

Kadisdik Padang Habibul Fuadi: Saat Pandemi PBM Harus Patuhi protokol kesehatan

Kadisdik Padang Habibul Fuadi: Saat Pandemi PBM Harus Patuhi protokol kesehatan

PADANG -- Kadis pendidikan Habibul Fuadi menekankan pentingnya protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pendidikan di...


KOMENTAR ANDA