Saturday, 19 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Lucu, Taktik Penyusupan Militer Amerika di Natuna Utara jadi Bahan Tertawaan Tentara China

Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:55:21 WIB - 72615
Lucu, Taktik Penyusupan Militer Amerika di Natuna Utara jadi Bahan Tertawaan Tentara China
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


INTERNASIONAL - Pasukaan militer Amerika Serikat (AS) terus berupaya untuk mengambil alih sejumlah kepulauan di wilayah Laut China Selatan yang diklaim oleh China. Sejumlah langkah disiapkan, termasuk penyusupan ke wilayah itu dengan menggunakan pasukan penerjun (paratroopers).

Dalam laporan Forbes, sejak Juli 2020 lalu. Pentagon secara aktif mempersiapkan kemungkinan penyusupan lewat penerjunan, untuk merebut pos-pos terdepan militer China di pulau yang disengketakan.

Lihat juga: Gawat, China Ancam Amerika Jika Coba Selamatkan Taiwan dari Gempuran Militernya

Pada Juli lalu juga, ada 350 personel Angkatan Darat Amerika (US Army) yang ikut serta dalam latihan penerjunan. Menggunakan pesawat angkut Boeing C-17 Globemaster III, pasukan ini diberangkatkan dari Alaska untuk kemudian melakukan penerjunan di Guam.

Dalam latihan itu, pasukan penerjun Angkatan Darat AS berlatih terjun, penangkapan, dan simulasi pengambilalihan pangkalan udara musuh.

Akan tetapi, taktik penyusupan lewat pasukan penerjun rupanya sudah diketahui oleh China. Seorang jurnalis media Partai Komunis China (CCP), Global Times, Xu Hailin, menyebut bahwa optimisme militer AS mampu merebut pulau milik China hanyalah sebuah spekulasi.

Lihat juga: Ngeri, Bahaya Mengintai Indonesia Jika Perang Amerika-China Meletus di Laut Natuna Utara

Tak hanya itu, seandainya militer Amerika benar-benar melakukan aksi itu maka Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) akan melakukan serangan balasan. Dan, aksi itu juga bisa jadi pematik perang besar antara China dan Amerika.

"Asumsi bahwa pasukan AS bisa merebut pulau dan terumbu karang China di Laut China Selatan, itu tidak lebih dari spekulasi media. Jika militer AS benar-benar berusaha untuk merebut pulau dan terumbu karang China, itu akan mengumumkan dimulainya perang total dengan China,"

"Pasukan AS harus menghadapi serangan balik habis-habisan dari Tentara Pembebasan Rakyat (China) dan pastinya akan membayar mahal untuk keputusan sembrono mereka,"

Sejak 2013, China telah mengklaim sepihak sejumlah wilayah kepulauan yang ada di Laut China Selatan. Selama itu juga, militer China dikabarkan telah membangin 27 pos terdepan di pulau-pulau yang juga diklaim oleh negara lain. (vv)

Editor/Sumber: Rahmat/Viva.co.id
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Manfaatkan Sisa Masa Kerja, PWI Piaman Berbenah

Manfaatkan Sisa Masa Kerja, PWI Piaman Berbenah

PADANG PARIAMAN - Belum begitu lama setelah melakukan revisi pengurus, PWI Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman...

DPRD Dan Pemko Bukittinggi Setujui Perubahan APBD 2020

DPRD Dan Pemko Bukittinggi Setujui Perubahan APBD 2020

...

Video Viral Seorang Ibu di Malang Tega Siksa Anak Kandungnya dengan Selang

Video Viral Seorang Ibu di Malang Tega Siksa Anak Kandungnya dengan Selang

MALANG -- Video viral seorang ibu melakukan terhadap anak kandung, akhir ibu tersebut diamankan Polres Malang. Di...

Bupati Solok: Pariwisata Berkontribusi Besar Dalam Pembangunan Perekonomian Kabupaten

Bupati Solok: Pariwisata Berkontribusi Besar Dalam Pembangunan Perekonomian Kabupaten

KABUPATEN SOLOK -- Bupati Solok Gusmal, Kamis (17/9) di Arosuka menyebut industri jasa sektor pariwisata telah...

Warganet Heboh, Seorang Mantan Suami Hadiri Pernikahan Mantan Istri Isak Tangis Pecah

Warganet Heboh, Seorang Mantan Suami Hadiri Pernikahan Mantan Istri Isak Tangis Pecah

JAKARTA -- Kisah seseorang menghadiri pernikahan mantan memang tengah marak terjadi. Drama cucuran air mata pun tak...


KOMENTAR ANDA