Monday, 28 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Bawaslu 50 Kota Temukan Ratusan Pemilih Pemula Tidak Terdaftar

Kamis, 13 Agustus 2020 - 22:13:30 WIB - 431
Bawaslu 50 Kota Temukan Ratusan Pemilih Pemula Tidak Terdaftar
Komisioner Bawaslu 50 Kota Divisi Pengawasan Humas dan Hubal, Ismet Aljannata (tengah), memberi materi dalam Rakor Pengawasan Tahapan Pilkada 2020 di Tiffa Resto Tanjung Pati, Kamis (13/8).


LIMAPULUH KOTA - Ratusan pemilih pemula ditemukan Bawaslu Limapuluh Kota tidak terdaftar pada dokumen Daftar Pemilih yang dikeluarkan KPU. Temuan tersebut didapat Bawaslu berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan jajarannya pada tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih Pilkada 2020.

"Dari hasil pengawasan kita (Bawaslu), ditemukan 488 pemilih pemula yang namanya belum masuk ke dalam dokumen Model A-KWK KPU," kata Komisioner Bawaslu 50 Kota, Ismet Aljannata, kepada wartawan usai pembukaan Rakor Pengawasan Tahapan Pilkada 2020 di Tiffa Resto Tanjung Pati, Kamis (13/8).

Temuan tersebut, lanjut Ismet, ditemukan ketika Bawaslu bersama jajaran melakukan pengawasan di 13 wilayah kecamatan. Adapun proses Coklit sudah dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) di tingkat nagari dipastikan telah berakhir Kamis ini.

Ismet yang merupakan Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubal (PHL) Bawaslu tersebut menambahkan, selain temuan Pemilih Pemula yang tidak terdaftar, dalam pengawasan Coklit, Bawaslu juga mendapati temuan lain.

Yakni adanya pemilih yang sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada Pemilu 2019, namun masih masuk dalam A KWK. Jumlahnya mencapai angka 1.000 lebih. Pemilih ini, kata Ismet, sebelumnya berstatus TMS karena meninggal dunia ataupun pindah domisili.

"Tapi masih ditemukan masuk dalam A-KWK. Kita sudah mengirim data nama-nama tersebut ke ke KPU melalui saran perbaikan, agar ini dicoret dalam masa Coklit," tambahnya.

Temuan lainnya, Bawaslu selama proses Coklit adalah menemukan sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) yang TPS-nya terpisah. Kemudian ada 6 orang yang sudah menikah tapi belum berumur 17 tahun dan mereka tidak masuk dalam A-KWK.

Bawaslu memastikan, seluruh data nama-nama tersebut telah disampaikan ke KPU agar ditindaklanjuti. Dalam menjalankan fungsi pengawasan, pihaknya mengaku terus berkoordinasi dengan KPU selaku pelaksana teknis di lapangan.

"Kemarin (Rabu, 12/8) kita koordinasi, KPU menyatakan bahwa hari ini (Kamis, 13/8) mereka akan berkumpul dengan seluruh PPK dan PPS guna menindaklanjuti saran yang sudah kita berikan selama proses Coklit," tutup Ismet. (akg)

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: daerah,limapuluh-kota,pilkada,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Diusung Lima Parpol Dedi-Arfianof Resmi Daftar di KPU Pessel

Diusung Lima Parpol Dedi-Arfianof Resmi Daftar di KPU Pessel

PESISIR SELATAN - Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Pesisir Selatan (Pessel), Dedi Rahmanto Putra-Arfianof...

Gawat, Amerika Veto Resolusi Indonesia di Dewan Keamanan PBB

Gawat, Amerika Veto Resolusi Indonesia di Dewan Keamanan PBB

INTERNASIONAL - Amerika Serikat (AS) memveto resolusi Indonesia di Dewan Keamanan PBB yang bertujuan untuk...

Inilah Tanggapan Gubernur tentang Dua Ranperda Inisiatif DPRD

Inilah Tanggapan Gubernur tentang Dua Ranperda Inisiatif DPRD

...

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Wajibkan Swab Sebagai Syarat Untuk Tes Kesehatan

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Wajibkan Swab Sebagai Syarat Untuk Tes Kesehatan

PESISIR SELATAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) Epaldi Bahar...

Didampingi Geopark Silokek, Nagari Tanjung Gadang Kembangkan Wisata Alam Lubuak Tujuah Tingkek

Didampingi Geopark Silokek, Nagari Tanjung Gadang Kembangkan Wisata Alam Lubuak Tujuah Tingkek

SIJUNJUNG -- Beringin, Jorong Sungai Napar, Nagari Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung (15/9) Menyimpan destinasi...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar