Wednesday, 23 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
Pemko Pariaman home berita Pariaman

Ketua MUI Pariaman Kritik Banner Nasional HUT RI ke-75 di Depan Balaikota

Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:31:06 WIB - 2529
Ketua MUI Pariaman Kritik Banner Nasional HUT RI ke-75 di Depan Balaikota
Banner nasional yang kontroversial di medsos.


PARIAMAN - Banner Nasional HUT Kemerdekaan RI Ke-75 yang menuai kontroversi dan viral di media sosial dikarenakan logo sebelah kanan bawahnya menyerupai simbol salah satu agama di tanah air.

Terpasang di depan pintu masuk Balaikota Pariaman di sebalah selatan sebanyak dua buah. Terkait hal ini ketua MUI Kota Pariaman Syofyan Jamal mengatakan banner nasional peringatan HUT RI ke-75 yang banyak bertebaran di gedung pemerintahan, memang ada terlihat seperti ada gambar salib di sana.

Makanya lanjut Syofyan Jamal, sebagian ulama baik di tingkat pusat maupun daerah telah menyampaikan ketidak setujuannya karena banner ini bersifat nasional.

"Tanan Air ini dihuni oleh berbagai macam ragam suku, budaya dan agama. Sementara dibagian banner ini lebih menggambarkan pada lambang satu agama tertentu," ucapnya.

Lanjut Ketua MUI, sebagai umat islam yang mayoritas rasanya wajar merasa tersinggung dengan adanya hal yang seperti ini, terlepas itu dari sengaja atau tidak disengaja.

"Kalau ini disengaja tentunya tidak baik, tapi kalau memang tidak disengaja alangkah baiknya banner ini ditarik kembali dari peredaran. Sehingga tidak menimbulkan pendapat yang simpang siur," katanya.

Lebih jauh Syofyan Jamal menyebutkan, sebelumnya AA Gymnastiar sebagai ulama di tingkat nasional juga telah menyampaikan persolan ini.

"Namum demikian hal ini juga tidak terlalu dibesar-besarkan, yang mana tentunya harus cepat diluruskan supaya tidak sampai berlarut-larut. Sebab kalau dibiarkan begitu saja, akan timbul rasa pengdiskridittan terhadap kepercayaan tertentu," ulasnya lagi

Hendaknya lebih lanjut, para penguasa baik di tingkat pusat maupun daerah, hal ini disikapi dengan bijaksana. Kalau ini memang sudah dipasang sebaiknya diturunkan saja dulu dan diganti dengan model yang lain.

"Karena masih banyak bentuk banner dan spanduk lain sesuai dengan kondisi Covid saat ini yang dapat dipasang. Sebab spanduk nasional tersebut bukanlah sesuatu yang wajib. Karena kita masih bisa membuat spanduk yang sesuai kebutuhan budaya didaerah," ujarnya.

Disampaikannya, tidak seluruhnya harus dinasionaliskan karena dulunya banyak juga spanduk-spanduk yang mereka buat sendiri dihari kemerdekaan RI namun tidak mengurangi nilai-nilai pancasila.

"Inilah pendapat ulama kita yang dapat disampaikan ditingkat kota pariaman. Dengan harapan pemerintah setempat dapat menyikapi dengan mengganti atau menutup simbol menyerupai salib tersebut. Karena banner yang seperti itu dapat menimbulkan rasa ketidak percayaan pada pemimpin," pungkasnya.

Terpisah Kadis Kominfo Kota Pariaman Hendri melalui sambungan telepon mengatakan bahwa untuk desain dan logo banner dan spanduk dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-75 mengikuti desain dari pusat.

"Dalam rangka persiapan HUT RI tahun ini harus ada panduannya yang seluruhnya mengacu dari Pusat. Mulai dari logo, desain dan kata serta temanya mengikuti pusat, jadi kita di daerah tinggal mengaplikasikannya saja," ulas Hendri.

Persoalan adanya gambar grafis di banner yang menyerupai salib, Hendri menjawab itu tergantung cara pandang orang menilai.

"Itu kan ide kreasi desain grafis dari anak negeri indonesia. Yang jelas Kota Pariaman menerima arahan dari pusat seluruhnya," lugas Hendri. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Dikenal Dermawan, Bupati Ali Mukhni Dicintai Anak Yatim dan Panti Asuhan

Dikenal Dermawan, Bupati Ali Mukhni Dicintai Anak Yatim dan Panti Asuhan

PADANG PARIAMAN - Penghuni Panti Asuhan Muhammadiyah Kurai Taji antusias kedatangan tamu istimewa yaitu Ayah angkat...

Disdukcapil PadangPariaman Menyusuri Korong-Korong demi Perekaman Data KTP Elektronik Warga

Disdukcapil PadangPariaman Menyusuri Korong-Korong demi Perekaman Data KTP Elektronik Warga

PESISIR SELATAN - Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padang Pariaman menyusuri...

Kapolres Pessel: Seluruh Tahapan Pilkada Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Kapolres Pessel: Seluruh Tahapan Pilkada Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

PESISIR SELATAN - Pembagian masker serentak dalam rangka, Deklarasi menjalankan protokol kesehatan Covid -19 disetiap...

Mendaftar ke KPU Sumbar, Paslon Wajib Tes Swab

Mendaftar ke KPU Sumbar, Paslon Wajib Tes Swab

PADANG -- Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Tahun 2020 wajib melakukan tes swab sebelum...

Genius Umar Kumpulkan Tokoh Tigo Tungku Sajarangan, Ada Apa?

Genius Umar Kumpulkan Tokoh Tigo Tungku Sajarangan, Ada Apa?

PARIAMAN -- Genius Umar menghadiri kegiatan Temu Ramah bersama komponen Tigo Tungku Sajarangan di Musholla Al Mukhlisin...


KOMENTAR ANDA