Thursday, 02 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Fenomena Alam Eksotik Kelok 9 Sumatera Barat

Jumat, 07 Desember 2012 - 20:25:27 WIB - 10915
Fenomena Alam Eksotik Kelok 9 Sumatera Barat


50 Kota, MinangkabauNews -- Fenomena alam yang eksotik dan segarnya udara perbukitan dapat ditemui di kelok 9. Para pengendara kendaraan roda dua dan empat bisa dimanjakan dengan pemandangan alam yang memukau di kelok 9.

Para pengendara Provinsi Riau menuju Sumatera Barat bisa merasakan melintas di jembatan layang (fly over) Kelok Sembilan di Jorong Aieputiah, Nagari Sari Lamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).

Jembatan Kelok Sembilan yang merupakan ruas jalan lintas tengah Sumatera yang menembus perbukitan terjal ini terletak antara Sumatera Barat dan Riau, tepatnya di Kabupaten Limapuluh Kota.

Jembatan Kelok Sembilan bermanfaat untuk mengurangi kemacetan, di atas ruas jalan Kelok Sembilan ini dibangun jalan layang yang disebut jembatan Kelok Sembilan.

Sudah lama, daerah itu dikenal dengan sebutan Kelok Sembilan. Penduduk di sana menamai daerah itu Kelok Sembilan karena jalanan di daerah itu memiliki 9 belokan atau kelokan. Ruas jalan yang tampak zig-zag menuruni lereng bukit ini dibangun pada zaman Belanda, tahun 1908 sampai 1914.

Meskipun jalannya menanjak dan berkelok-kelok, jalur ini menjadi favorit para pengendara. Sebab, jalur ini merupakan yang paling dekat menghubungan kata Padang dan Pekanbaru yang jaraknya 350 km. Dari Pekanbaru Kelok Sembilan terletak 180 km atau 25 kilometer dari kota Payakumbuh.

Pemandangan di daerah Kelok Sembilan sangatlah elok. Untuk menikmati panorama Kelok Sembilan, tempat paling pas adalah di ruas jalan paling atas. Di belokan paling atas ini terdapat bahu jalan yang cukup luas, sehingga kendaraan bisa parkir dengan aman.

Karena ada 9 kelokan, ruas jalan di daerah ini disebut Kelok Sembilan.

Pada saat-saat tertentu, di daerah ini sering terjadi kemecetan. Selain disebabkan oleh ruas jalan yang sempit, di sini juga sering terjadi kendaraan mogok karena tidak kuat menanjak.

Syukurlah, untuk mengatasi kemacetan itu, sejak tahun 2003 mulai dibangun ruas jembatan Kelok Sembilan yang terletak di kilometer 146 dan 148.

Jembatan itu panjangnya 2.537 meter, terdiri atas 980 meter berupa jembatan yang terbagi dalam enam buah jembatan dan 1.557 meter berupa jalan raya biasa di lereng bukit.

Jembatan Kelok Sembilan menelan biaya sekitar 500 milyar rupiah dan selesai pada akhir tahun 2012.

Jalur Kelok Sembila merupakan jalur padat. Menurut penelitian, jalur ini dilalui sekitar 6.800 kendaraan setiap hari. Sedangkan pada hari libur, kendaraan yang lalu lalang di tempat ini mencapi 11.350 kendaraan. (Adv)

Editor/Sumber:
Tag: pariwisata

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

DPRD Kabupaten Solok Minta Tambah Dana Cadangan Kedaruratan Jadi Rp25 Milyar

DPRD Kabupaten Solok Minta Tambah Dana Cadangan Kedaruratan Jadi Rp25 Milyar

...

Update Terbaru Kasus Corona 1 April di Indonesia, Positif 1.677, Meninggal 157 dan Sembuh 103

Update Terbaru Kasus Corona 1 April di Indonesia, Positif 1.677, Meninggal 157 dan Sembuh 103

NASIONAL - Jumlah kasus positif penyakit virus Corona (COVID-19) di Indonesia bertambah 149 kasus, angka kematian...

LKPJ Tahun 2019, Wali Kota Bukittinggi Sampaikan Ini

LKPJ Tahun 2019, Wali Kota Bukittinggi Sampaikan Ini

BUKITTINGGI -- Walikota Bukittinggi menyampaikan hantaran pada rapat paripurna istimewa Laporan Keterangan...

Atasi Keterbatasan, Pengrajin Rumahan di Pariaman Produksi 100 Set APD

Atasi Keterbatasan, Pengrajin Rumahan di Pariaman Produksi 100 Set APD

PARIAMAN - Dalam mengatasi keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD), Pemko Pariaman melalui Tim Gugus Tugas penanganan...

Pentingkan Keselamatan, Pelaksanaan Lanal Mentawai Fun Fishing Diundur

Pentingkan Keselamatan, Pelaksanaan Lanal Mentawai Fun Fishing Diundur

MENTAWAI - Acara Lanal Mentawai Fun Fishing yang rencananya akan di laksanakan pada 4 April mendatang akhirnya di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu