Saturday, 19 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Dari Ancaman Pengunduran Diri Sekjen MUI Hingga Tudingan Radikal, Begini Respon Buya Gusrizal

Minggu, 06 September 2020 - 09:37:51 WIB - 40366
Dari Ancaman Pengunduran Diri Sekjen MUI Hingga Tudingan Radikal, Begini Respon Buya Gusrizal
Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa dan Buya Anwar Abbas (Foto: dok. Istimewa)


PADANG -- Terkait surat terbuka Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas yang meminta Menteri Agama tidak melakukan sertifikasi dai telah viral di media.

Ia bahkan mengancam akan mengundurkan diri jika rencana itu jadi dan bekerjasama dengan MUI. Ancaman dan peringatan ini mulai mendapat dukungan.

Anwar Abbas juga meminta Menteri Agama Fachrul Razi tidak asal menuduh radikal apalagi menyebut "good looking" untuk anak-anak muda yang hafal Alquran dan penguasaan bahasa arabnya bagus, yang katanya dimasukkan ke masjid-masjid pemerintah.

Surat terbuka Anwar Abbas bagai petir di siang bolong, menyentak jagat media. Salah satunya adalah dukungan dari Ketua MUI Sumatera Barat, Gusrizal gazahar berikut ini:

Inilah Respon Lengkap Buya Gusrizal

Buya, Gariskanlah, bagaikan petir menyambar
Pernyataan Buya di tengah badai fitnahan. Dalam rinainya keringat melindungi umat dari hujan kecurigaan penguasa,

Ancaman pengunduran Buya terasa menusuk jantung menusuk nadi kehidupan berlembaga.

Bertahun-tahun Buya tegak merangkum dua rengkah yang semakin menganga. Dengan sabar dan bijak menyambung retak yang tak seirama

Namun prinsip memang lebih berharga Meskipun negeri Buya "berair jernih berikan jinak".

Namun tampaknya tak akan berubah darah yang tumpah di kaki gunung sago.Murahnya tak dapat dibeli, mahalnya tak bisa ditawar

Buya, suaramu telah membahana
Teriakanmu telah mengisi rongga dada.

Buya tak sendiri, Setiap buya dan tuanku disalilik marapi jo Singgalang, seedaran sago jo singgalang, salingkar talang jo kurinci, akan tegak satu barisan, seayun dan segamang menyampaikan amanah kebenaran walaupun harus berputih tulang.

Gariskanlah Buya,
Biar berpadu anak kemenakan dan umat melekatkan mata pahat, membuat ukir sejarah perjalanan dakwah ranah ini!
. (H/RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: nasional,opini

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pemda Padang Pariaman Larang Sementara Pesta Perkawinan

Pemda Padang Pariaman Larang Sementara Pesta Perkawinan

Parit Malintang -- Demi memutus rantai penyebaran Covid-19 di Padang Pariaman maka perlu dihentikannya sementara...

Bikin Malu, Sekarang Giliran Amerika Larang Warganya Berkunjung ke Indonesia

Bikin Malu, Sekarang Giliran Amerika Larang Warganya Berkunjung ke Indonesia

INTERNASIONAL - Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengeluarkan peringatan tentang bahaya berkunjung ke...

Satu Orang Warga Koto Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19

Satu Orang Warga Koto Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19

KABUPATEN SOLOK - Lonjakan kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Solok setiap harinya terus mengalami...

Tujuh Pegawai Bank Syariah di Payakumbuh Positif Covid-19

Tujuh Pegawai Bank Syariah di Payakumbuh Positif Covid-19

PAYAKUMBUH -- Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh merilis data terbaru Covid-19, Rabu,...

Gila, India Mendadak Kirim Pasukan Misterius ke Perbatasan, China Ketar-ketir

Gila, India Mendadak Kirim Pasukan Misterius ke Perbatasan, China Ketar-ketir

INTERNASIONAL - Pada 29 Agustus lalu, pasukan India dan Cina kembali terlibat bentrokan di wilayah perbatasan kedua...


KOMENTAR ANDA