Saturday, 19 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Padang Pariaman Jadi Pilot Project Penyusunan Renkon Kebencanaan

Selasa, 15 September 2020 - 19:12:47 WIB - 197
Padang Pariaman Jadi Pilot Project Penyusunan Renkon Kebencanaan
Bupati padang pariaman ali mukhni


PADANG PARIAMAN -- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memulai penyusunan dokumen Rencana Kontingensi (Renkon) Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Masa Pandemi Covid-19, Senin (14/9/2020).

Workshop penyusunan dokumen Renkon Kebencanaan Padang Pariaman akan, dilaksanakan di Hall IKK Padang Pariaman hingga Rabu (16/9/2020).

Lihat juga: Penyelenggaraan Pilkada Sijunjung Terbaik ke10, Tahun Ini?

Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Eny Supartini, akan menghadirinya, karena Renkon tersebut telah ditetapkan sebagai pilot project nasional.

"Jadi dokumen Renkon yang kita susun di Padang Pariaman ini, akan menjadi rujukan penyusunan Renkon daerah lain di Indonesia nantinya," ujar Eni dalam sambutannya jelang pelaksanaan workshop.

Eny menjelaskan bahwa review dokumen renkon bencana gempa dan tsunami sangat penting dilakukan. Sehingga, di dalamnya dapat disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini. "Sampai sekarang belum ada yang dapat memastikan kapan pandemi ini berakhir. Jadi kita harus benar-benar siaga dalam segala hal kebencanaan," ujarnya.

Ia mencontohkan bencana gempa dan tsunami. Sebelum adanya pandemi, proses evakuasi warga bisa dibilang sulit berjalan. Apalagi saat pendemi Covid-19 ini, menurutnya tugas dalam evakuasi tentunya semakin berat. Sebab, masyarakat tidak bisa dievakuasi ke satu titik saja.

"Strategi ini yang bakal kita rumuskan dalam dokumen Renkon Bencana Gempa dan Tsunami di Masa Pandemi ini. Jadi kita bisa tentukan bagaimana jalur dan titik evakuasi warga saat gempa ataupun tsunami di masa pandemi berjalan baik dan tidak menciptakan klaster penyebaran Covid-19," ujarnya.

Untuk itu, baginya keseriusan para peserta workshop renkon di Padang Pariaman sangat diperlukan. Sehingga, mereka nantinya benar-benar mamahami dokumen tersebut. "Kita sangat serius dengab penyusunan dokumen Renkon ini. Makanya tim penyusunnya kita buatkan langsung SK-nya," ungkapnya.

Begitupun setelah dokumen tersebut rampung, ia menekankan agar OPD dan stakeholder lainnya di Padang Pariaman memahaminya dengan baik. Sehingga, mereka benar-benar mampu menjalani isi dokumen tersebut ketika terjadi bencana.

"Selain penyusunan dokumen Renkon Kebencanaan Padang Pariaman ini, kita ke Padang Pariaman juga dalam rangka ekspedisi. Salah satunya untuk menilai ketangguhan desa atau nagari. Sebab nagari juga ujung tombak dalam penanggulangan bencana," ujarnya.

Dengan penilaian itu, diharapkannya forum pengurangan risiko bencana di nagari dibuat lebih kuat lagi. Begitupun para relawan di nagari. "Pada dasarnya semua sudah ada terlibat soal kebencanaan di desa/nagari. Kini tinggal kita memastikan mereka semaki tangguh atau fight kapan saja," pungkasnya.

Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan, kebencana sangat menjadi perhatian seriusnya. Bahkan, dirinya bersama BPBD dan stakeholder terkait selalu menyosialisasikan kebencanaan hingga ke tingkat korong di Padang Pariaman.

"Kita sering sampaikan di nagari-nagari untuk selalu waspada, siaga dan memahami prosedur evakuasi apabila terjadi bencana. Sebab kita tidak ingin kejadian 2009 terulang. Sampai-sampai ada kuburan massal di daerah kita," ujar Ali Mukhni.

Untuk itu, dirinya dan jajaran berpikir keras dalam penanggulangan dan penekanan risiko dampak bencana, dengan membentuk program-program inovatif di BPBD Padang Pariaman.

Di antaranya Sistem Informasi Penanggulangan Bencana (Simuna), Datang Menyelesaikan Masalah Dampak Bencana (Tangkas Aman), Padang Pariaman Siaga Darurat Bencana (Papa Sadar Bana), dan Pusat Data Kejadian Bencana (Pataka).

"Kita berinovasi agar gerak kita benar-benar cepat dan nyata ketika terjadi bencana. Jadi, saat bencana itu terjadi, kita tidak hanya survei, tetapi langsung merumuskan dan bertindak mencarikan solusi dalam waktu 24 jam," ujar bupati dua periode itu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Budi Mulya, menjelaskan bahwa memang baru Padangpariaman yang melakukan penyusunan dokumen Renkon Bencana Gempa dan Tsunami di Masa Pandemi. Langkah cepat itu diambil pihaknya, karena kondisi pandemi tidak dapat dipastikan berakhirnya.

"Jumlah masyarakat kita di Padang Pariaman ini sangat banyak. Kondisi geografis daerah kita juga banyak yang rawan bencana. Kita juga sudah pernah mengalami musibah besar di tahun 2009 lalu," ujarnya.

Lihat juga: Dari Pasar Hingga ke Jalan Raya, Satpol PP Padang Sosialisasi Perda AKB

Makanya, menurutnya kondisi pandemi saat ini akan sangat rawan apabila tidak dibentuk perancananaan penanggulangan saat terjadi bencana. Sebab, bisa saja memicu munculnya masalah baru, seperti penyebaran Covid-19 saat proses evakuasi skala besar.

"Dari analisasi itu, kita berinisiatif mengusulkan ke BNPB agar dokumen Renkon Bencana Gempa dan Tsunami kita di-review lagi, sehingga ada penyesuaian dengan kondisi pandemi ini. Usulan itu sangat disambut baik, bahkan kita dijadikan percontohan nasional," ungkap Budi. (war)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: daerah,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hari Kedua, KPU Solok Selatan Terima Pendaftaran Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Hari Kedua, KPU Solok Selatan Terima Pendaftaran Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati

SOLOK SELATAN -- Dihari kedua dibukanya pendaftatan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan terima dua berkas...

AKBP Muat Siap Lanjutkan Tugas Sebagai Kapolres Kepulauan Mentawai

AKBP Muat Siap Lanjutkan Tugas Sebagai Kapolres Kepulauan Mentawai

MENTAWAI -- Setelah acara di Mapolres Bukitinggi, AKBP Dody Prawiranegara Kapolres Kepulauan Mentawai lama, menggelar...

Bupati Padang Pariaman Salurkan Beasiswa Untuk 198 Hafiz dan Hafizah

Bupati Padang Pariaman Salurkan Beasiswa Untuk 198 Hafiz dan Hafizah

PADANG PARIAMAN -- Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyalurkan bantuan beasiswa kepada Hafiz dan Hafizah se Kabupaten...

Anggota DPRD Fraksi Nasdem Mentawai Harap Dana Pokir Dapat Terarah Sesuai Kebutuhan Warga

Anggota DPRD Fraksi Nasdem Mentawai Harap Dana Pokir Dapat Terarah Sesuai Kebutuhan Warga

MENTAWAI - Anggota DPRD sekaligus Sekertaris Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Bruno Guimek mengatakan, bahwa...

Jaga Imun Tubuh, TNI-Polri bersama Pemda Mentawai Gelar Olahraga Bersama

Jaga Imun Tubuh, TNI-Polri bersama Pemda Mentawai Gelar Olahraga Bersama

MENTAWAI -- Memupuk kebersamaan dan meningkatkan imun tubuh di situasi pandemi Covid-19, TNI-Polri bersama pemerintah...


KOMENTAR ANDA