Tuesday, 24 Nov 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Kriminal

Mengaku Wakapolda Lampung dan Bisa Meluluskan Masuk Polri, DH (49) Ditangkap Polisi

Senin, 21 September 2020 - 18:15:00 WIB - 420
Mengaku Wakapolda Lampung dan Bisa Meluluskan Masuk Polri, DH (49) Ditangkap Polisi
Tersangka mengaku waka polda lampung


KOTA SOLOK -- Di zaman yang serba canggih sekarang ada juga yang percaya dengan modus penipuan meluluskan orang lain masuk polisi dengan imbalan uang. Jumlahnya juga tidak sedikit, yaitu 106.900.000 rupiah hilang dalam sekejap.

Kronologisnya, kejadian berawal sekira bulan Mei 2020, korban Iswan Panggilan Wan (50) warga Jorong Simpang IV Nagari Batu Bajanjang Kecamatan Lembang Jaya Kab. Solok, berkenalan dengan seorang laki-laki inisial E (DPO).

Perkenalan ini berlanjut dengan tawaran bahwa E punya paman yang sedang menjabat Waka Polda Lampung dan bisa memasukan anak korban menjadi polisi. Selanjutnya E memberikan nomor handphone pamannya tersebut.

Kemudian korban menghubungi tersangka DH (49) yang mengaku sebagai Waka Polda Lampung dan bisa membantu anak pelapor untuk lulus menjadi anggota polisi sehingga pelapor percaya terhadap tersangka.

Kemudian tersangka meminta uang kepada korban sebanyak 100 juta rupiah namun bisa dengan cara mencicilnya. Pelapor menyanggupinya dan mengirimkan uang dengan total keselurahan Rp106.900.000 kepada tersangka melalui rekening Bank Mandiri atas nama RS.

Setelah korban mengirimkan uang tersebut kepada tersangka, ternyata anak korban tidak lulus tes Polisi. Melihat kenyataan ini pelapor langsung menghubungi tersangka dan menanyakan kenapa anaknya tidak juga lulus tes Polisi tersebut. Setelah dikontak berkali-kali tersangka tidak bisa dihubungi.

Kapolresta Solok AKBP Ferry Suwandi,melalui Iptu Defrianto Senin (21/9) mengungkapkan dari hasil penyelidikan didapat keterangan siapa tersangka dan keberadaan tersangka hingga langsung dilakukan penangkapan di daerah Tikalak Kecamatan X Koto Singkarak Kab. Solok.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun penjara," ujarnya.

Dari tersangka didapat barang bukti 1 (satu) buah hand phone. 1 (satu) buah buku tabungan Bank mandiri. 1 (satu) buah ATM mandiri. 1(satu) unit Handphone, 2 (dua) stel pakaian. Selain itu kerugian yang diderita korban sebanyak Rp106.900.000,- (seratus enam juta sembilan ratus ribu rupiah).(kar)

Editor/Sumber: Tirman
Tag: daerah,kota-solok,kriminal,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Mantul! Mahasiswa UMSB Rayhand Abeligo Johcensky Raiy Juara III BATC 2020

Mantul! Mahasiswa UMSB Rayhand Abeligo Johcensky Raiy Juara III BATC 2020

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG -- Mahasiswa Fakultas Pariwisata Program Studi Usaha Perjalanan Wisata meraih Juara III...

Wapres Maruf Amin Ajak Masyarakat Sadarkan Orang yang Memaksakan Khilafah di Indonesia

Wapres Maruf Amin Ajak Masyarakat Sadarkan Orang yang Memaksakan Khilafah di Indonesia

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Wakil Presiden Maruf Amin meminta seluruh masyarakat, khususnya umat Islam moderat, untuk...

Ilmuwan Deteksi Denyut Bumi Setiap 26 Detik, Kok Bisa?

Ilmuwan Deteksi Denyut Bumi Setiap 26 Detik, Kok Bisa?

MINANGKABAUNEWS, INTERNATIONAL -- Seismolog di berbagai benua telah mendeteksi denyut misterius yang dihasilkan seperti...

Apa Benar Prabowo Bantu Habib Rizieq Pulang? Ternyata Begini Faktanya

Apa Benar Prabowo Bantu Habib Rizieq Pulang? Ternyata Begini Faktanya

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Partai Gerindra meluruskan soal isu liar yang menyebut ada andil dari sang ketua umum,...

Mensesneg Akui Adanya Kekeliruan dalam Naskah UU Omnibus Law, "Oh I am Sorry My Friend"

Mensesneg Akui Adanya Kekeliruan dalam Naskah UU Omnibus Law, "Oh I am Sorry My Friend"

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengakui kekeliruan pada naskah omnibus law...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar