Monday, 26 Oct 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Sampaikan Nota Keuangan, Wabup Tanah Datar: Ranperda APBD-P Terjadi Penurunan

Senin, 21 September 2020 - 19:42:21 WIB - 276
Sampaikan Nota Keuangan, Wabup Tanah Datar: Ranperda APBD-P Terjadi Penurunan
Serah terima berkas pembahasan Rancangan APBD-P Kabupaten Tanah Datar


TANAH DATAR - Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma menyampaikan nota keuangan pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P- APBD) tahun anggaran 2020, dalam rapat paripurna DPRD setempat, Senin (21/9/2020).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tanah Datar Roni Mulyadi didampingi Wakil Ketua Saidani dan Anton Yondra beserta anggota, dihadiri Sekda, Asisten, dan pimpinan OPD.

Dikatakan Wabup, Ranperda APBD-P 2020 ini terjadi penurunan pendapatan daerah sebesar 9,42 persen dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp.1,335 Triliun. Jika pendapatan daerah hanya terealisasi dengan perkiraan Rp.1,209 Triliun lebih, atau turun sebesar Rp.125,783 Milyar lebih.

Secara umum dikatakan Wabup, pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) terjadi penurunan sebesar Rp.42,032 Miliar lebih dari PAD yang dianggarkan sebesar Rp.122,967 Miliar lebih, jika dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp.165 Miliar lebih.

"Persentase penurunan sebesar 25,47 persen," jelasnya.

Komponen PAD yang mengalami penurunan tersebut terjadi pada sektor pajak sebesar 20,22 persen, retribusi daerah 64,69 persen, dan PAD yang sah sebesar 26,54 persen.

Hal itu, berbanding terbalik dengan 3 komponen lainnya, yakni pada komponen hasil pengelolaan kekayaan daerah terjadi peningkatan 1,25 persen atau meningkat Rp.240 juta lebih dari yang dianggarkan sebesar Rp.19 juta rupiah lebih.

Sementara, pada dana perimbangan, dianggarkan sebelumnya Rp.892 Miliar lebih, secara umum terjadi penurunan sebesar Rp.99 Miliar lebih atau dengan persentase 10,02 persen.

Sedangkan pada pendapatan daerah yang sah terjadi peningkatan 8,77 persen dibandingkan APBD TA 2020 sebesar Rp.178 Miliar lebih. Dimana dari yang dianggarkan sebesar Rp194 Miliar lebih meningkat sebesar Rp.15 juta lebih.

Wabup menyampaikan jika penurunan tersebut terjadi karena menurunnya kegiatan perekonomian akibat pandemi Covid 19. Selain itu, penurunan juga terjadi karena adanya penyesuaian pendapatan dari badan layanan umum pada puskesmas dan RSUD Ali Hanafiah Batusangkar.

"Penyesuaian PAD dengan mempertimbangkan realisasi PAD sampai dengan semester 1 anggaran 2020, dan menurunnya kegiatan perekonomian akibat pandemi Covid 19", kata Wabup Zuldafri Darma.

Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi mengatakan penyampaian Ranperda APBD -P 2020 ini diawali dengan penyusunan dan pembahasan kebijakan umum dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) antara DPRD dengan Pemkab Tanah Datar.

"Pembahasan Ranperda APBD Perubahan akan dilanjutkan dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi, kemudian tanggapan Pemkab atas pandangan umum fraksi, dan persetujuan bersama DPRD dan Pemkab", pungkasnya. (Pede/Nas)

Editor/Sumber: Tirman
Tag: daerah,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gara-gara Sahkan Omnibus Law, Cucu Mantan Presiden Ini Sindir DPR

Gara-gara Sahkan Omnibus Law, Cucu Mantan Presiden Ini Sindir DPR

JAKARTA -- Pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh anggota DPR RI menuai banyak kontra dari masyarakat...

Tekan Pengangguran, DPMTSP Kabupaten Solok Kembangkan Keahlian Tenaga Kerja

Tekan Pengangguran, DPMTSP Kabupaten Solok Kembangkan Keahlian Tenaga Kerja

KABUPATEN SOLOK - Tingginya angka pengangguran semenjak pandemi covid-19 mulai mewabah, menjadikan beban tersendiri...

Inspektur Daerah Padang Pariaman Tinjau Pembangunan NICU PICU RSUD

Inspektur Daerah Padang Pariaman Tinjau Pembangunan NICU PICU RSUD

PADANG PARIAMAN - Inspektur Padang Pariaman Henda Aswara meninjau proyek pembangunan gedung Neonatal Intensive Care...

Polri Akan Periksa Warga Sipil yang Naik Helikopter Milik Polisi, Siapa Dia?

Polri Akan Periksa Warga Sipil yang Naik Helikopter Milik Polisi, Siapa Dia?

NASIONAL - Tengah viral video sebuah helikopter yang diduga milik Polri mengangkut sejumlah penumpang masyarakat sipil....

946 Pelaku UMKM di Sawahlunto Terima Bantuan Presiden (Banpres) Produktif

946 Pelaku UMKM di Sawahlunto Terima Bantuan Presiden (Banpres) Produktif

SAWAHLUNTO -- Sedikitnya 946 orang pelaku usaha mikro dan kecil di Sawahlunto lolos untuk menerima Bantuan Presiden...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar