Wednesday, 28 Oct 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Sel Tahanan Khusus Menanti bagi Pelanggar Perda AKB di Padang

Selasa, 22 September 2020 - 08:37:01 WIB - 329
Sel Tahanan Khusus Menanti bagi Pelanggar Perda AKB di Padang
Sanksi kerja sosial


PADANG -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), berencana menghelat operasi yustisi dan penindakan tegas terhadap masyarakat pelanggar peraturan daerah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Sel tahanan saat ini penuh, namun kami akan siapkan sel khusus bagi para pelanggar Perda AKB.

Lihat juga: Kombes Pol Satake Bayu Setianto: Media Berperan Penting dalam Penerapan Perda AKB

Dalam penindakan, Pemko Padang melibatkan unsur TNI-Polri. Salah satu cara yang dilakukan oleh polisi adalah dengan menyiapkan sel khusus bagi para pelanggar Perda AKB.

"Sel tahanan saat ini penuh, namun kami akan siapkan sel khusus bagi para pelanggar Perda AKB," kata Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir, Senin, (21/9/2020).

Lihat juga: Cegah Penularan Covid-19, Kodim 0311/Pessel Gelar Rapid Tes Massal bagi Personil Terlibat TMMD

Sebelum dilakukan penahanan, para pelanggar Perda AKB akan dilakukan tes swab untuk menentukan positif atau tidaknya si pelanggar tersebut. "Tujuannya untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka juga," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan pihaknya mengambil gerak cepat pasca perda AKB disahkan pada Jumat, (11/9/2020) dan sudah disosialisasikan pasca aturan itu disahkan di tingkat DPRD Sumbar.

Hendri meminta kepada petugas yang diterjunkan ke lapangan untuk tetap dengan santun memberi tahu kepada masyarakat terkait penegakan aturan protokol kesehatan Covid-19. Sanksi sosial akan diberikan para pelanggar, namun tidak seberat dengan sanksi denda.

"Jika ketemu lagi dengan orang yang sama, maka penindakan selanjutnya adalah diberi hukuman administratif berupa denda sebesar Rp 250 ribu. Bisa saja orang yang sama ditindak dan diproses ke pengadilan, jalan terakhir adalah dihukum kurungan penjara," katanya.

Menurut Hendri, langkah ini diambil agar Kota Padang kembali ke zona hijau, karena jika tak kunjung hijau, maka pelajar tidak akan bisa masuk ke sekolah.

"Banggalah dengan Perda ini, perda ini satu-satunya di Indonesia terkait penegakan Perda AKB dalam penanganan Covid-19. Jangan sampai kita sendiri yang menjatuhkan harga diri, saya meminta ini dikerjakan secara serius," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, Perda AKB tidak menjamin penyebaran virus Covid-19 akan serta merta hilang di Sumatera Barat.

"Dengan perda ini bisa mengatur orang yang tidak memakai masker dan menjaga jarak. Memang tidak menjamin dengan adanya perda ini Covid-19 berkurang, namun setidaknya bisa memberi efek jera oknum masyarakat yang nakal itu. (Rel/RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pasca Aksi Boikot Negara Islam, Prancis Warning Warga Indonesia, Kenapa?

Pasca Aksi Boikot Negara Islam, Prancis Warning Warga Indonesia, Kenapa?

INTERNATIONAL -- Prancis memperingatkan warganya di beberapa negara mayoritas muslim hati-hati. Ini merupakan tindakan...

Mantul! Pendidikan Pranikah, Cara Cegah Tergangunya Sistem Sosial Akibat Pergeseran Nilai Perkawinan

Mantul! Pendidikan Pranikah, Cara Cegah Tergangunya Sistem Sosial Akibat Pergeseran Nilai Perkawinan

Oleh: DR Dra. WALAN YUDHIANI, M.Si, Mahasiswa PPs Universitas Negeri Padang Pergeseran nilai-nilai perkawinan...

Memanas, Diplomat China dan Taiwan Terlibat Baku Hantam

Memanas, Diplomat China dan Taiwan Terlibat Baku Hantam

INTERNASIONAL - Ketegangan hubungan China dan Taiwan kian meruncing menyusul perkelahian fisik antara diplomat keduanya...

Setelah 20 tahun Prabowo Di-blacklist oleh AS. Sekarang Kok Bisa?

Setelah 20 tahun Prabowo Di-blacklist oleh AS. Sekarang Kok Bisa?

JAKARTA -- Amerika Serikat (AS) menyerahkan visa ke Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto. Ini hal mengejutkan...

Kenyataan Pahit, Masyarakat Harus Terima Pakai Masker Selamanya

Kenyataan Pahit, Masyarakat Harus Terima Pakai Masker Selamanya

JAKARTA - Pakai masker menjadi salah satu alat pelindung diri yang paling ampuh mencegah penularan virus Corona...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar