Monday, 26 Oct 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Terjaring Razia Yustisi di Padang, 56 Orang Pelanggar Bersihkan Fasilitas Umum

Rabu, 23 September 2020 - 16:13:36 WIB - 272
Terjaring Razia Yustisi di Padang, 56 Orang Pelanggar Bersihkan Fasilitas Umum
Sanksi kerja sosial bagi pelanggar protokol kesehatan


PADANG -- Hari ini merupakan hari ketiga operasi yustisi dijalankan di kota Padang, sesuai dengan perwako no 49 tahun 2020 tentang Pola Hidup baru, bahwa setiap orang yang melanggar penerapan protokol kesehatan akan ditindak tegas mulai dari sanksi sosial dan sanksi Denda, hal tersebut dilakukan Pemerintah Kota Padang guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diwilayah Kota Padang. Rabu (23/9/2020).

Tim Gabungan Operasi Yustisi terdiri dari Satpol PP, TNI/Polri dan SK4 Pemko Padang, semua tim gabungan sibuk mengingatkan warga agar membiasakan diri setiap keluar rumah untuk mengunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, mengunakan pengeras suara.

"Tidak ada kata untuk lelah melawan pandemi ini, petugas gabungan akan terus melakukan sosialisasi Perda AKB kepada masyarakat, bagi mereka yang melanggar Perwako Nomor 49 Tahun 2020 kita berikan tindakan berupa membersihkan tempat-tempat fasilitas umum, seperti taman kota, trotar, gorong-gorong, jalan dan drenase" Ucap Alfiadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang.

Dirinya menjelasakan Operasi Yustisi ini akan terus dilakukan setiap hari oleh tim gabungan di Kota Padang.

"Kita setiap hari akan melakukan operasi Yustisi, untuk hari ini kegiatan kita lakukan di Arah Timur, tepatnya di Pasar Bandar Buat, karena selama dua hari kita lakukan di wilayah Utara, tempat dan lokasi bisa saja berpindah-pindah dan bisa saja menetap" katanya

Dalam operasi Yustisi hari ini, sebanyak 56 orang yang terdata tidak mengunakan masker diberi Sanksi membersihkan fasilitas umum.

"Membersihkan fasilitas umum hanya sebagai efek jera bagi masyarakat kita yang masih enggan mengunakan masker saat keluar rumah," ucapnya.

Dirinya berharap, masyarakat benar-benar bisa membudayakan memakai masker sebagai pakaian setiap hari.

"Semoga bukan karna Perwako atau Perda yang membuat masyarakat mengunakan masker, tetapi karena masyarakat memang benar-benar peduli akan pentingnya kesehatan, selain itu kita juga berharap nantinya jangan sampai masyarakat Kota Padang terkena sanksi kurungan nantinya, jika Perda AKB benar-benar sudah berkekuatan hukum nantinya"harap Alfiadi.(Vn)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Polres Pasaman Gagalkan Penyelundupan 100 Paket Ganja dari Sumut

Polres Pasaman Gagalkan Penyelundupan 100 Paket Ganja dari Sumut

PASAMAN -- Sat Narkoba Polres Pasaman berhasil menggagalkan penyelundupan 100 paket ganja dari Sumatera Utara ke Sumbar...

Penerapan Tiga Tali Sapilin Tigo Tungku Sajarangan Pada Paslon Nomor Urut 2 Pilkada Bukitinggi

Penerapan Tiga Tali Sapilin Tigo Tungku Sajarangan Pada Paslon Nomor Urut 2 Pilkada Bukitinggi

Oleh: Linda Apa hal BARU yang Inyiak tawarkan untuak masyarakat Bukittinggi dalam Pemerintahan..?? Ada..! Yaitu...

Gokil! Diam-diam Menko Luhut Gandeng China Bikin Pabrik Mobil Listrik Terbesar Dunia di Indonesia

Gokil! Diam-diam Menko Luhut Gandeng China Bikin Pabrik Mobil Listrik Terbesar Dunia di Indonesia

NASIONAL - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan, mengatakan salah satu produsen...

Biadab, Jurnalis Suara.com Dianiya Aparat Polisi saat Demo Tolak UU Omnibus Law

Biadab, Jurnalis Suara.com Dianiya Aparat Polisi saat Demo Tolak UU Omnibus Law

JAKARTA -- Jurnalis Suara.com jaringan MinangkabauNews, Peter Rotti mengalami kekerasan dari aparat kepolisian saat...

Keras, Malaysia Desak Dunia Hapus Senjata Nuklir

Keras, Malaysia Desak Dunia Hapus Senjata Nuklir

INTERNASIONAL - Pemerintah Malaysia menandatangani ratifikasi Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir (TPNW) dalam sebuah...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar