Thursday, 22 Oct 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Keren! Diam-diam Jokowi Boyong 7 Perusahaan Raksasa China Bikin Pabrik di Indonesia

Kamis, 01 Oktober 2020 - 19:32:03 WIB - 71730
Keren! Diam-diam Jokowi Boyong 7 Perusahaan Raksasa China Bikin Pabrik di Indonesia
Presiden Joko Widodo (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Relokasi perusahaan dari China masih jadi incaran pemerintah Indonesia. Terdapat ratusan perusahaan yang berpotensi pindah pabrik dari China ke negara lain.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman menjelaskan, pihaknya membagi perusahaan-perusahaan tersebut ke dalam 3 kategori. Pertama, kategori perusahaan yang sudah berkomitmen untuk pindah pabrik ke Indonesia.

"Ini sudah ada 7 perusahaan yang sudah pasti melakukan relokasi dan saat ini 7 perusahaan tersebut sedang dalam tahap konstruksi. Kita berharap pada akhir tahun 7 perusahaan ini sudah produksi komersial," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (1/10/20).

Ia menyebutkan, perusahaan ini merupakan pindahan dari berbagai kota di China seperti Guangzhou, Shanghai dan daerah lainnya. Dari 7 perusahaan ini, total investasi yang masuk ke Tanah Air mencapai US$ 850 juta, dengan potensi penyerapan tenaga kerja 30.000 orang.

Selanjutnya, pada kategori kedua terdapat 17 perusahaan yang dalam tahap komunikasi intensif. BKPM gencar berkomunikasi dengan 17 perusahaan mengenai apa saja kebutuhan yang perlu disiapkan pemerintah Indonesia.

"Dari 17 perusahaan ini, 90% mereka akan memutuskan untuk berinvestasi di Indonesia. Ini tinggal menunggu waktunya saja yang mudah-mudahan nanti akan diumumkan dalam beberapa waktu dekat ini," tandasnya.

Hasil dari 17 perusahaan ini, nilai investasinya mencapai US$ 37 miliar dengan penyerapan tenaga kerja 112 ribu orang.

Adapun kategori terakhir yakni perusahaan potensial yang akan melakukan relokasi dari China ke luar China. Total ada 119 perusahaan dengan nilai investasi mencapai US$ 41,3 miliar dan penyerapan tenaga kerja 162 ribu orang

"Kita melakukan pendekatan door to door, jemput bola ya. Kita berkomunikasi dengan mereka," tandasnya.

Dari ratusan perusahaan tersebut, negara asalnya pun berbeda-beda. Rincinya 57 perusahaan Amerika Serikat, 39 perusahaan Taiwan, 25 perusahaan Korea Selatan, 21 perusahaan Jepang, dan 1 perusahaan Hongkong. (CNBC)

Editor/Sumber: Rahmat/cnbcindonesia.com
Tag: bisnis,ekonomi,indonesia,internasional,metro,nasional,peristiwa,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Penyair Sulaiman Juned Luncurkan Buku Puisi "Rajah" Doa Dalam Diri

Penyair Sulaiman Juned Luncurkan Buku Puisi "Rajah" Doa Dalam Diri

PADANG PANJANG -- Buku yang berisi 58 puisi ini menceritakan kisah perjalanan, doa yang di sanjungkan untuk kebaik an...

Pemdakab Solok Terima WTP dari Kemenkeu RI

Pemdakab Solok Terima WTP dari Kemenkeu RI

KABUPATEN SOLOK - Pemerintah Daerah Kabupaten Solok terima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian...

Dua Minggu Tersisa Pengerjaan Rehab RTLH TMMD Ke-109 Kodim 0311/Pessel Capai 90 Persen

Dua Minggu Tersisa Pengerjaan Rehab RTLH TMMD Ke-109 Kodim 0311/Pessel Capai 90 Persen

PESISIR SELATAN -- Dua minggu tersisa pelaksanaan kegiatan tentara manunggal membangun desa (TMMD) ke-109 kodim...

Pjs Wako Solok: Tim Sosialisasi Perda No. 6 Tahun 2020 Mampu Memotivasi Daerah Menegakan Prokes

Pjs Wako Solok: Tim Sosialisasi Perda No. 6 Tahun 2020 Mampu Memotivasi Daerah Menegakan Prokes

KOTA SOLOK - Pjs. Walikota Solok Asben Hendri, Selasa (6/10) di Balaikota Solok mengatakan kedatangan Tim Sosialisasi...

Gawat! Erdogan Blak-blakan Ungkap Alasan Turki Berpihak ke Azerbaijan untuk Gempur Armenia

Gawat! Erdogan Blak-blakan Ungkap Alasan Turki Berpihak ke Azerbaijan untuk Gempur Armenia

INTERNASIONAL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, bahwa ketua bersama Minsk Group (Amerika Serikat (AS),...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar