Thursday, 22 Oct 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Begini Pesan Menyentuh UAS soal Bocah di Aceh yang Wafat Membela Ibunya

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 16:05:01 WIB - 1804
Begini Pesan Menyentuh UAS soal Bocah di Aceh yang Wafat Membela Ibunya
Ustadz Abdul Somad dan Rangga (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Ulama terkemuka asal Riau, Ustadz Abdul Somad (UAS), Jumat (17/10), memposting foto Rangga (10 tahun), seorang bocah yang meninggal karena membela ibunya yang akan diperkosa oleh seorang residivis. Dalam captionnya, UAS menyebut Rangga sebagai seorang syahid yang membela kehormatan keluarganya.

"Ananda Rangga. Dengan perbuatanmu engkau telah mengajarkan pada anak bangsa ini tentang arti menjaga kehormatan, walau mesti dibayar dengan nyawa. Engkau hadap Allah tanpa dosa, karena belum aqil baligh. Engkau mulia dengan derajat syahid," tulis UAS.

UAS juga menyebutkan hadits Nabi Muhammad:

"Rasulullah Saw bersabda: "Siapa yang terbunuh karena membela keluarganya, maka ia mati syahid". (HR. at-Tirmidzi)," tulis UAS.

Berikut ini postingan lengkap UAS:

Rasulullah Saw bersabda: "Siapa yang terbunuh karena membela keluarganya, maka ia mati syahid". (HR. at-Tirmidzi).

Ananda Rangga, engan perbuatanmu engkau telah mengajarkan pada anak bangsa ini tentang arti menjaga kehormatan, walau mesti dibayar dengan nyawa.

Engkau hadap Allah tanpa dosa, karena belum aqil baligh. Engkau mulia dengan derajat syahid.

Syahid berarti disaksikan, karena seluruh malaikat menyambut ruhmu. Syahid berarti menyaksikan, karena engkau telah menyaksikan tempatmu di surga sebelum kematian tiba.

Engkau merasakan sakaratulmaut hanya seperti cubitan lembut pada kulit yang halus.

Engkau terbebas dari azab kubur dan hisab.

Ruhmu berada di paruh burung-burung berwarna hijau terbang kian kemari di dalam surga.
Bila engkau diberi Allah kuasa untuk memberi syafaat, berikanlah sebagiannya untuk hamba Allah yang hina: abdul somad

Untuk diketahui, Rangga berupaya keras menyelamatkan ibunya saat akan diperkosa seorang residivis pada Jumat (9/10) malam. Residivis itu membacok Rangga dengan parang. Ibunya sempat meminta Rangga untuk lari menyelamatkan diri, namun, dia menolak dan tetap melawan pelaku.

Rangga akhirnya meninggal dunia karena luka bacok di tubuhnya. Jenazah Rangga telah dimakamkan di TPU Gampong Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, pada Ahad (11/10) malam. Pelaku yang berinisial SA saat ini sudah diamankan polisi. (Rep)

Editor/Sumber: Rahmat/Republika.co.id
Tag: daerah,indonesia,metro,nasional,reliji,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Unit Reskrim Polsek Mandau Duri Amankan Pelaku Curas

Unit Reskrim Polsek Mandau Duri Amankan Pelaku Curas

DURI -Unit Reskrim Polsek Mandau berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor supra X 125 Bertepatnya di depan...

Tidak Punya Kaca, Israel Malah Tuduh Turki Sebagai Perusuh di Timur Tengah

Tidak Punya Kaca, Israel Malah Tuduh Turki Sebagai Perusuh di Timur Tengah

INTERNASIONAL - Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menuding Turki telah bekerja menentang upaya perdamaian dan...

Akibat Hujan Lebat, Jalan Penghubung Koto Hilir dan IV Koto Mudiek Rusak

Akibat Hujan Lebat, Jalan Penghubung Koto Hilir dan IV Koto Mudiek Rusak

PESISIR SELATAN -- Kamis sore, (01/10/2020) hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel),...

Camat Ulakan Tapakis Pamitan ke Mitra Kerja se Kecamatan

Camat Ulakan Tapakis Pamitan ke Mitra Kerja se Kecamatan

PADANG PARIAMAN -- Bertempat di aula kantor Camat Ulakan Tapakis, Rabu (7/10) dilaksanakan acara silaturahmi dan...

Padang dan 11 Kota Lainnya Dapat Alarm Keras dari Jokowi, Kenapa?

Padang dan 11 Kota Lainnya Dapat Alarm Keras dari Jokowi, Kenapa?

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti seluruh wilayah DKI Jakarta harus mendapatkan prioritas utama, dalam...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar