Tuesday, 26 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Pasca Aksi Boikot Negara Islam, Prancis Warning Warga Indonesia, Kenapa?

Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:19:50 WIB - 68510
Pasca Aksi Boikot Negara Islam, Prancis Warning Warga Indonesia, Kenapa?
Suasana negara Prancis

INTERNATIONAL -- Prancis memperingatkan warganya di beberapa negara mayoritas muslim hati-hati. Ini merupakan tindakan pencegahan menyusul meningkatnya kemarahan atas dipublikasikannya kembali kartun Nabi dan pernyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Di Bangladesh misalnya, ribuan orang berunjuk rasa dan menginjak poster pemimpin Prancis itu. Sementara di Iran, diplomat setempat dipanggil untuk melayangkan protes soal kartun yang kembali dihadirkan ke publik.

Bahkan sejumlah negara Arab melakukan boikot produk seperti Kuwait dan Qatar. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga menyerukan jangan membeli barang Negeri Menara Eiffel.

Kementerian Luar Negeri Prancis mengeluarkan nasihat keselamatan Selasa (27/10/2020). Warga yang berada di Turki, Irak, Bangladesh, Mauritania termasuk Indonesia diminta hati-hati.

Mereka diminta menjauh dari protes apapun atas kartun tersebut. Termasuk, menghindari pertemuan publik.

"Direkomendasikan untuk melakukan kewaspadaan terbesar, terutama saat bepergian, dan di tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh wisatawan atau komunitas ekspatriat," katanya. pengumuman itu, dikutip Reuters, Rabu (28/10/2020).

Sebelumnya, seorang guru sejarah dan geografi di sebuah sekolah pinggiran di kota Paris, bernama Samuel Paty (47 tahun) menunjukkan karikatur tokoh panutan umat Islam Nabi Muhammad SAW dalam kelas pada 6 Oktober lalu.

Sepuluh hari berselang, kejadian buruk menimpa Paty. Seorang remaja kelahiran Rusia bersuku Chechen membunuhnya.

Hal ini membuat publik gempar. Tak disangka pelajaran yang ditujukan berbuntut pada kejadian tragis dan menimbulkan perpecahan serta keresahan di masyarakat.

Kemarahan umat Islam menyeruak ke permukaan setelah Presiden Prancis Emanuel Macron mengatakan tak akan menarik karikatur tersebut. Bagi umat muslim potret Nabi adalah hal yang tabu.

Karya karikatur Nabi Muhammad dianggap sebagai bentuk penghinaan dan serangan terhadap umat Islam. Prancis yang beraliran sekuler pun mendapat protes keras dari banyak pihak terutama komunitas muslim dan para pemimpinnya.

Meski begitu, Macron mengatakan tak akan menyerah pada berbagai aksi protes.

We will not give in, ever.
We respect all differences in a spirit of peace. We do not accept hate speech and defend reasonable debate. We will always be on the side of human dignity and universal values

Macron telah memicu kontroversi sejak awal September. Saat itu, ia mengajukan UU untuk separatisme Islam di Prancis.

Macron sempat berujar bahwa Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia. Karenanya pemerintahnya akan mengajukan rancangan undang-undang pada bulan Desember untuk memperkuat undang-undang tahun 1905 yang secara resmi memisahkan gereja dan negara di Prancis.

Pemerintah RI

Sementara itu, belum ada komentar dari Kementerian Luar Negeri RI soal ini. Kemarin, RI menyampaikan sikap atas polemik yang ditimbulkan atas kontroversi yang kini tengah terjadi.

"Pertama, Kemlu telah memanggil Duta Besar Prancis pada hari ini. Kedua, dalam pertemuan tersebut Kemlu menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam," katanya seperti dikutip detik.com.

Pemanggilan terhadap Dubes Prancis untuk RI, Olivier Chambard dilakukan sore tadi. Namun demikian, menurut Faizasyah, Olivier belum memberikan respons terhadap ini. (CNBC Indonesia)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)/CNBC Indonesia
Tag: indonesia,internasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Mendadak Hidayat Nur Wahid Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Pembubaran FPI

Mendadak Hidayat Nur Wahid Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Pembubaran FPI

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA -- Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mendadak...

Siap-siap Panas Dingin! Hasil Investigasi Komnas HAM Soal Penembakan FPI Selesai 2 Pekan Lagi

Siap-siap Panas Dingin! Hasil Investigasi Komnas HAM Soal Penembakan FPI Selesai 2 Pekan Lagi

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan pihaknya menargetkan menyelesaikan...

Anggota DPR RI Darul Siska Dukung Pernyataan Jokowi Soal Pengusaha Vaksinasi Mandiri, Asal..

Anggota DPR RI Darul Siska Dukung Pernyataan Jokowi Soal Pengusaha Vaksinasi Mandiri, Asal..

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA -- Merespon sinyal positif Presiden Jokowi soal memungkinkan pengusaha melakukan vaksinasi...

Waduh! Mensos Risma Dikira Kepala Dinsos DKI, Karena Sering Kekolong Jembatan

Waduh! Mensos Risma Dikira Kepala Dinsos DKI, Karena Sering Kekolong Jembatan

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA -- Tri Rismaharini atau Risma sejak menjadi Menteri Sosial atau Mensos sering ke kolong...

Tim Gabungan di Padang Panjang Gelar Razia Dadakan Warga Tak Bermasker

Tim Gabungan di Padang Panjang Gelar Razia Dadakan Warga Tak Bermasker

MINANGKABAUNEWS, PADANG PANJANG -- Tim gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP melakukan razia protokol Covid-19 di kawasan...


KOMENTAR ANDA