Wednesday, 27 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Menurut LHKPN, Kekayaan Paslon Darma-Tani Terendah di Tanah Datar

Selasa, 03 November 2020 - 16:40:51 WIB - 610
Menurut LHKPN, Kekayaan Paslon Darma-Tani Terendah di Tanah Datar
Ilustrasi (Dok. Istimewa)

TANAH DATAR- Empat pasangan calon kepala daerah Tanah Datar telah dilaporkan oleh peserta pilkada 2020 pada Komisi Pemberantasan korupsi (KPK). Berdasarkan hasil laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) melalui laman website elhkpn.kpk.go.id.

Harta kekayaan pasangan calon nomor urut 1 Zuldafri Darma - Sultani (Darma-Tani), tidak terlalu wah jika dibandingan dengan paslon lain yang mencapai angka belasan miliar rupiah. Walau sama-sama hampir 20 tahun terjun sebagai pejabat publik, harta kekayaan keduanya berkisar antara Rp 4,6 milyar, dan keduanya merupakan paslon termiskin diantara 4 pasang calon yang ada. Bahkan mantan Ketua DPRD Tanah Datar serta anggota DPRD Provinsi Sumbar tiga periode ini, bersih dari hutang.

Menurut Ketua Tim Pemenangan Darma-Tani Kabupaten Tanah Datar Rival Pribadi, Kamis (29/10/2020) mengungkapkan jika Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini adalah jawaban atas isu-isu yang dilontarkan menyerang pak Haji Zuldafri jika beliau ikut dalam permainan proyek-proyek di Tanah Datar.

"Bayangkan, 20 tahun bukan waktu yang sebentar untuk mengunakan kekuatan saat menjadi pejabat, jika hal itu dilakukan. Sudah lah, masyarakat saja yang menilai, karena ini laporan resmi kok," ungkap Rival.

Katanya, ini juga salah satu alasan kenapa harus memilih paslon ini, selain keunggulan programnya juga keunggulan secara pembuktian, jika daerah ini butuh mereka yang berpengalaman dan teruji dan tidak pernah tersangkut kasus korupsi.

"Jangan pelaku, dijadikan saksi saja tidak pernah," ketus Rival.

Berikut data kekayaan Cabup dan Cawabup Kabupaten Tanah Datar, yang dihimpun dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berdasarkan urutan paling kaya.

Deretan pertama, calon yang terkaya adalah Eka Putra, tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 15.499.426.446. Dan kekayaan Eka Putra tersebut ada dalam bentuk harta berupa tanah dan bangunan tercatat senilai Rp 12.288.600.000. Sedangkan harta Eka Putra berbentuk alat transportasi dan mesin senilai Rp 1,445 miliar. Lalu, harta bergerak lainnya senilai Rp 80 juta. Sisanya, tercatat dalam kas dan setara kas senilai Rp 1.685.826.446. Dalam laporan LHKPN tersebut, Eka Putra cabup nomor urut 3 ini tercatat tidak memiliki hutang.

Deretan kedua ditempati oleh Betti Shadiq Pasadigoe. Harta kekayaan mantan anggota DPR RI ini tercatat senilai Rp 11.061.060.157. Kekayaan Betti Shadiq Pasadigoe tersebut didominasi harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 8,420 miliar. Sisanya, kekayaan istri mantan bupati Shadiq Pasadigoe ini juga tercatat dalam bentuk alat transportasi dan mesin dengan nilai total Rp 600 juta, lalu harta bergerak lainnya Rp 521.838.000,-. Sementara berupa kas dan setara kas senilai Rp 969.222.157,-. Sedangkan harta lainnya senilai Rp 550 juta. Dalam LHKPN itu, Betti Shadiq Pasadigoe cabup nomor urut 4 ini juga tercatat tidak memiliki hutang.

Pada posisi ketiga ditempati Cabup Tanah Datar nomor urut 2, Jon Enardi. Total kekayaannya sebanyak Rp 9,5 miliar. Kekayaan Jon Enardi yang terdata dalam bentuk tanah dan bangunan senilai Rp 8,5 miliar. Sedangkan kekayaan Jon Enardi berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 500 juta. Sisanya, dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 500 juta. Dalam LHKPN itu, Jon Enardi tercatat tidak memiliki hutang.

Selanjutnya di deretan keempat ditempati Cawabup Tanah Datar nomor urut 3, Richi Aprian dengan total kekayaan sebesar Rp 4,612 miliar. Kekayaan Richi Aprian dalam bentuk tanah dan bangunan, dengan total senilai Rp 2,175 miliar. Sedangkan kekayaan lainnya berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 370 juta. Harta bergerak lainnya tercatat senilai Rp 67 juta. Selebihnya, berupa kas dan setara kas senilai Rp 2 miliar. Dalam LHKPN itu, Richi Aprian tercatat tidak memiliki hutang.

Posisi kelima ditempati Cabup Tanah Datar nomor urut 1, Zuldafri Darma dengan total kekayaan sebanyak Rp 3.057.148.101. Kekayaan pertahana ini tercatat berupa tanah dan bangunan senilai Rp 1,350 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp 450 juta. Sedangkan kekayaan dalam bentuk harta bergerak lainnya, mantan Ketua DPRD Tanah Datar ini tercatat dengan nilai Rp 565 juta, kas dan setara kas sebanyak Rp 692.148.101. Dalam LHKPN itu, Zuldafri Darma tercatat tidak memiliki hutang.

Lalu posisi keenam ditempati Cawabup Tanah Datar nomor urut 2, Syafruddin dengan total kekayaan Rp 2.805.839.809,-. Kekayaan Syafruddin tersebut didominasi tanah dan bangunan dengan nilai total Rp 2,180 miliar, kekayaan berbentuk alat transportasi dan mesin senilai Rp 529 juta. Lalu berupa kas dan setara kas sebanyak Rp 96.839.809. Dalam LHKPN itu, Syafruddin juga tercatat tidak memiliki hutang.

Lalu posisi ketujuh diisi Cawabup Tanah Datar nomor urut 1, Sultani. Ia memiliki kekayaan dengan nilai total Rp 1.603.225.000. Tercatat sebanyak Rp 1,163 miliar kekayaan Sultani berupa tanah dan bangunan. Sedangkan berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 122 juta. Sisanya, kekayaan anggota DPRD Provinsi Sumbar 3 periode ini terdata dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp 158 juta, serta kas dan setara kas sebanyak Rp 160.225.000. Dalam LHKPN itu, Sultani tercatat tidak memiliki hutang.

Di posisi kedelapan ditempati oleh Cawabup Tanah Datar nomor urut 4, Edytiawarman dengan nilai total Rp 1.559.561.793. Kekayaan Edytiawarman dominan berupa tanah dan bangunan tercatat dengan nilai Rp 820 juta, alat transportasi dan mesin dengan nilai total Rp 556 juta. Lalu harta bergerak lainnya senilai Rp 13,5 juta. Sisanya dalam bentuk kas dan setara kas sebanyak Rp 170.061.793. Dalam LHKPN itu, Edytiawarman tercatat tidak memiliki hutang. (Tim/pede).

Editor/Sumber: Tirman
Tag: daerah,pilkada,sosial,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Sosialisasi Tatap Muka Terbatas Sekolah 2021

Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Sosialisasi Tatap Muka Terbatas Sekolah 2021

MINANGKABAUNEWS, DURI - Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis, Edi Sakura, belum lama ini menggelar Sosialisasi tatap muka...

Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak Dalam Sepekan, Inggris Lockdown Lagi

Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak Dalam Sepekan, Inggris Lockdown Lagi

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Mutasi virus SARS Cov-2 memaksa Inggris kembali lakukan lockdown. Perdana Menteri Inggris...

Wali Murid di Padang Ditegur Satpol PP Tidak Pakai Masker Saat Antar Anak Kesekolah

Wali Murid di Padang Ditegur Satpol PP Tidak Pakai Masker Saat Antar Anak Kesekolah

MINANGKABAUNEWS, PADANG -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang terus melakukan pengawasan Prokes ke...

Pemkot Pariaman Resmikan Pentas Seni Pantai Kata

Pemkot Pariaman Resmikan Pentas Seni Pantai Kata

MINANGKABAUNEWS, PARIAMAN -- Mengawali Calender Of Event (COE) Kota Pariaman Tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemkot)...

Genting! HRS Sampaikan Pesan Ini dari Balik Jeruji Soal Bencana Alam

Genting! HRS Sampaikan Pesan Ini dari Balik Jeruji Soal Bencana Alam

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Meskipun berada di balik jeruji besi, tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...


KOMENTAR ANDA