Monday, 25 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Alamak! Sekelompok Orang Bakar Produk Prancis yang Sudah Dibeli di Sebuah Mini Market

Kamis, 05 November 2020 - 13:30:34 WIB - 998
Alamak! Sekelompok Orang Bakar Produk Prancis yang Sudah Dibeli di Sebuah Mini Market
Sekelompok orang-orang di sebuah mini market di Jakarta

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Sekelompok orang dari Gerakan Pemuda Islam melakukan sweeping terhadap produk-produk Prancis di sebuah minimarket di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Massa membeli produk tersebut, lalu membakarnya.

Aksi sweeping ini sebagai bentuk kecaman atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron soal Islam.

Seperti dilansir dari CNN Indonesia TV, Rabu (4/11/2020), peristiwa itu terjadi pada Selasa (3/11) sore.

Para pemuda masuk ke sebuah minimarket, lalu mencari produk-produk asal Prancis.

Beberapa produk yang dibeli antara lain air mineral, susu, hingga pembersih muka.

Setelah membayar di kasir, produk itu kemudian dibuang di depan minimarket, ada juga yang dibawa ke markas GPI di Menteng, Jakarta Pusat, dan kemudian dibakar bersama poster bergambar Presiden Macron.

"Hari ini mengungkap kekecewaan terhadap penistaan oleh Presiden Prancis Macron, yaitu akan menarik produk-produk buatan dari Prancis untuk kita ambil, lalu kita musnahkan agar rakyat Indonesia tahu bahwa Prancis tak layak untuk kami," imbuh salah satu pemuda saat sweeping di minimarket.

Para pemuda ormas tersebut juga terlihat membawa poster bertulisan "Usir Dubes Prancis dari Indonesia"

Sebelumnya, seruan boikot produk Prancis juga bergema lewat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

MUI menganggap Macron tidak menghiraukan dan menggubris peringatan umat Islam sedunia.

MUI meneken surat imbauan boikot produk Prancis, ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Anwar Abbas dan Wakil Ketua Umum Muhyiddin Junaidi, tertanggal 30 Oktober 2020.

MUI menganggap Macron tetap angkuh dan sombong dengan memuji sikap kelompok penjunjung tinggi kebebasan berekspresi.

Menurut MUI, kebebasan berekspresi ala Macron bersifat egoistik.

"Dengan demikian, Presiden Emmanuel Macron hanya memperhatikan kepentingannya saja dan tidak peduli kepada kepentingan dan keyakinan masyarakat dunia lainnya terutama umat Islam, yang jumlahnya lebih dari 1,9 miliar di muka bumi ini," tulis MUI dalam surat bernomor Kep-1823/DP-MUI/x/2020 ini.
Lembaga swadaya masyarakat yang berdiri pada 26 Juli 1975 ini kemudian menyampaikan sikap-imbauan berisi 7 poin.

Nomor satu adalah soal boikot. MUI minta penghinaan Nabi dihentikan.

"Memboikot semua produk yang berasal dari negara Prancis serta mendesak kepada pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan tekanan dan peringatan keras kepada pemerintah Prancis serta mengambil kebijakan untuk menarik sementara waktu Duta Besar Republik Indonesia di Paris hingga Presiden Emmanuel Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam sedunia," tulis MUI. (CNN)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)/CNN
Tag: indonesia,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Risma Dituding Pencitraan Gegara Hobi Blusukan di Jakarta, Begini Ceritanya..

Risma Dituding Pencitraan Gegara Hobi Blusukan di Jakarta, Begini Ceritanya..

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kegiatan Mensos Tri Rismaharini akan tetap...

Terungkap, Wapres Tak Masuk Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19 Pertama, Ini Alasannya

Terungkap, Wapres Tak Masuk Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19 Pertama, Ini Alasannya

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Juru bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, mengatakan Wapres Maruf Amin tidak...

56 Wisatawan Terjebak di Pulau Angso Duo Berhasil Dievakuasi

56 Wisatawan Terjebak di Pulau Angso Duo Berhasil Dievakuasi

MINANGKABAUNEWS, PARIAMAN -- 56 Wisatawan asal Sumatera Barat (Sumbar), yang menginap di Pulau Angso Duo akibat cuaca...

Mantul! Pontren MA KMM Tetap Eksis Cerdaskan Kehidupan Bangsa di Usia Hampir Satu Abad

Mantul! Pontren MA KMM Tetap Eksis Cerdaskan Kehidupan Bangsa di Usia Hampir Satu Abad

MINANGKABAUNEWS, PADANG PANJANG- DUA Januari 1930, adalah tonggak sejarah berdirinya Madrasah Aliyah Kulliyatul...

Gubernur Irwan Prayitno Siap Jadi Orang Pertama Divaksin di Sumbar

Gubernur Irwan Prayitno Siap Jadi Orang Pertama Divaksin di Sumbar

MINANGKABAUNEWS, PADANG -- Gubernur Sumbar Irwan Prayitno siap menjadi yang pertama divaksin di Jawa Tengah. Hal itu...


KOMENTAR ANDA