Wednesday, 27 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Erdogan Diam-diam Khawatir Joe Biden Jadi Presiden Amerika, Kok Bisa?

Selasa, 10 November 2020 - 16:29:27 WIB - 30301
Erdogan Diam-diam Khawatir Joe Biden Jadi Presiden Amerika, Kok Bisa?
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, INTERNASIONAL -- Kekalahan Donald Trump terhadap Joe Biden dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) rupanya membuat Turki was-was.

Melansir AFP, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan kini tidak lagi dapat mempengaruhi kebijakan AS, hanya dengan panggilan telepon sederhana, seperti yang kadang ia lakukan terhadap Trump.

"Sekarang, dengan Trump keluar dari Gedung Putih, Erdogan punya alasan untuk cemas," tulis analis Institut Timur Tengah Gonul Tol dalam catatan penelitiannya, dikutip media Prancis itu, Selasa (10/11/2020).

Lihat juga: Gawat! Xi Jinping Mendadak Kirim Pesan Khusus ke Erdogan, Ada Apa?

"Saya tidak berpikir pemerintahan Biden akan memanjakan Turki, di Suriah dan di tempat lain," tambah pengamat lain Sam Heller seorang analis independen di Suriah.

Diam bukan hanya dilakukan Erdogan tapi juga para pejabat Turki. Mereka mengatakan hanya akan berkomentar setelah ada hasil resmi.

Ini bukan juga tanpa alasan. Para pejabat Turki menggarisbawahi wawancara yang diucapkan Biden kepada The New York Times pada Desember 2019 lalu.

Biden menyebut Erdogan sebagai "otokrat" menjadi viral pada Agustus 2020 dan membuat Turki mengecam hal tersebut. Biden juga menyarankan AS untuk memberanikan tokoh-tokoh oposisi untuk memungkinkan mereka menghadapi dan mengalahkan Erdogan.

Ini membuat sejumlah petinggi negara sufi itu bersuara. Juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin, mengatakan pernyataan Biden sombong dan munafik.

Lihat juga: Gawat! Turki Mendadak Pindahkan Pangkalan Militernya dari Suriah, Ada Apa?

"Di bawah pemerintahan Biden, hubungan antara Washington dan Ankara niscaya akan dimulai dengan ketegangan dan kekhawatiran di kedua sisi," tulis Asli Aydintasbas dari Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR).

Salah satu hal yang membuat Turki was-was adalah apakah Biden akan memberi sanksi kepada negara ini setelah membeli sistem pertahanan udara Rusia berteknologi tinggi yang dilarang oleh Pentagon.

Meskipun sanksi mendapat dukungan bipartisan di Kongres, Trump mengambil langkah untuk tidak terlalu menghukum dengan menghentikan Turki dari membeli program jet tempur siluman F-35 AS.

"Pemerintahan Biden kemungkinan akan memiliki kekhawatiran yang sama dengan pemerintahan Trump, bahwa sanksi terhadap Turki akan mengasingkan sekutu NATO yang masih penting," tulis Aydintasbas.

Demikian pula, Trump mendukung Erdogan atas Halkbank yang dikelola negara Turki, yang menurut jaksa penuntut AS berpartisipasi dalam skema multi-miliar dolar untuk menghindari sanksi terhadap Iran.

Lihat juga: Sederet Pemimpin Negara Besar Dunia Ini Memilih Bungkam saat Joe Biden Menang, Kenapa?

Seorang hakim federal Manhattan akan mulai mendengarkan kasus tersebut pada bulan Maret, dan Erdogan dilaporkan telah menekan Trump melalui telepon untuk membatalkan penyelidikan Halkbank, menggunakan saluran langsung yang sama yang digunakan untuk mempengaruhi kebijakan AS di Suriah.

Meski begitu, menurut para analis, Biden yang menjadi presiden terpilih tidak akan begitu saja menjauhi Turki. Sebaliknya, akan ada kemungkinan AS melibatkan kembali salah satu sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang strategis secara geografis dan militer yang kuat.

"Dalam jangka panjang, pemerintahan Biden akan lebih menguntungkan Turki," kata jurnalis Murat Yetkin.

"Biden adalah politisi berpengalaman, dia akan bersikap baik lebih rasional dan tindakannya akan lebih bisa diprediksi." (CNBC)

Editor/Sumber: Rahmat/cnbcindonesia.com
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Didukung Wali Murid, Wawako Lanjutkan Tinjauan PBM Tatap Muka

Didukung Wali Murid, Wawako Lanjutkan Tinjauan PBM Tatap Muka

MINANGKABAUNEWS, SOLOK -- Untuk memastikan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di Kota Solok berjalan lancar,...

Satu Orang Warga Pessel Diciduk Polisi Saat Transaksi Narkoba

Satu Orang Warga Pessel Diciduk Polisi Saat Transaksi Narkoba

Pesisir Selatan -- Tim opsnal Satnarkoba Polres Pessel kembali menciduk tersangka Penyalahgunaan narkoba jenis...

Solok Selatan Akan Memulai Vaksin Covid-19 Pada Awal Februari

Solok Selatan Akan Memulai Vaksin Covid-19 Pada Awal Februari

MINANGKABAUNEWS, SOLOK SELATAN -- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menjadwalkan pelaksanaan vaksin Covid-19 pada...

Curah Hujan Tinggi, 9 Kelurahan di Kota Solok Terendam Banjir

Curah Hujan Tinggi, 9 Kelurahan di Kota Solok Terendam Banjir

MINANGKABAUNEWS, SOLOK -- Akibat meluapnya aliran Sungai Batang Lembang yang melintasi Kabupaten Solok dan Kota Solok...

Cek Fakta: Benarkah Syekh Ali Jaber Meninggal Akibat Disuntik Vaksin?

Cek Fakta: Benarkah Syekh Ali Jaber Meninggal Akibat Disuntik Vaksin?

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Sebuah video berdurasi 10 menit tentang almarhum pendakwah Syekh Ali Jaber terlihat...


KOMENTAR ANDA