Wednesday, 25 Nov 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Respon Keras Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Soal UU Minol: Apa-apa Dilarang, Kapan Dewasa?

Jumat, 13 November 2020 - 14:17:32 WIB - 79673
Respon Keras Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Soal UU Minol: Apa-apa Dilarang, Kapan Dewasa?
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonnesia (PGI) Gomar Gultom angkat suara berkaitan dengan wacana pembahasan Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Minol) yang tengah digodok di DPR.

Pendekatan undang-undang ini menurut Gultom sangat infantil alias segala sesuatu dilarang. Padahal, kata dia, negara lain seperti Uni Emirat Arab mulai membebaskan minuman beralkohol untuk dikonsumsi dan beredar luas di masyarakat.

Sebaliknya, Indonesia malah melarang hal yang mulai dibebaskan oleh negara lain alias mundur beberapa langkah ke belakang.

"Saya melihat pendekatan dalam RUU LMB (RUU Minol) ini sangat infantil, apa-apa dan sedikit-sedikit dilarang. Kapan kita mau dewasa dan bertanggung-jawab?" kata Gultom melalui pesan singkat, Jumat (13/11).

Alih-alih larangan, Gultom menyebut yang dibutuhkan saat ini adalah pengendalian, pengaturan, dan pengawasan yang ketat, dan mesti diikuti oleh penegakan hukum yang konsisten.

Menurut dia, aturan-aturan berkaitan dengan minuman beralkohol sendiri telah diatur dalam KUHP (pasal 300 dan 492) dan Peraturan Menteri Perdagangan No. 25/2019.

"Yang dibutuhkan adalah konsistensi dan ketegasan aparat dalam pelaksanaannya," kata dia.

Lagi pula, menurut Gultom, tak semua hal mesti diselesaikan dengan Undang-undang. Apalagi ragam tradisi berkaitan dengan minuman alkohol yang telah lama ada di diri masyarakat juga tak bisa dipukul rata dengan satu kebijakan atau perundang-ubdangan.

Hal yang jauh lebih penting, katanya, adalah pembinaan serius oleh seluruh komponen masyarakat agar warga makin dewasa dan bertanggung-jawab.

"Pendekatan prohibitionis atau larangan buta seperti RUU ini, menurut saya tak menyelesaikan masalah penyalahgunaan minuman beralkohol," kata dia.

"Janganlah sedikit-sedikit kita selalu hendak berlindung di bawah undang-undang dan otoritas negara, dan dengan itu jadi abai terhadap tugas pembinaan umat," lanjutnya.

Alih-alih RUU Minol, Gultom menyebut ada RUU lain yang lebih mendesak untuk dibahas DPR karena lama diabaikan. Seperti RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

"Begitu banyak desakan dari masyarakat yang meminta agar DPR memprioritaskan pembahasan RUU PKS dan RUU PPRT, malah diabaikan. Padahal RUU ini sangat mendesak karena menyangkut masalah-masalah struktural yang sulit diselesaikan tanpa kehadiran sebuah regulasi yang berwibawa," kata dia.

Sebelumnya, 21 Anggota DPR dari Fraksi PPP, PKS, dan Partai Gerindra mengusulkan RUU Minol. Sejumlah sanksi disiakan bagi penjual dan konsumen miras. (CNN)

Editor/Sumber: Rahmat/CNN Indonesia
Tag: indonesia,kesehatan,metro,nasional,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gamers Siap-siap Rogoh Kocek! PS 5 Segera Dijual di Indonesia, Berapa Harganya?

Gamers Siap-siap Rogoh Kocek! PS 5 Segera Dijual di Indonesia, Berapa Harganya?

MINANGKABAUNEWS, TEKONOLOGI -- Ini kabar baik bagi penggemar PlayStation di Indonesia. PlayStation 5 atau PS 5...

BCL dan Rekannya Diciduk di Apartemennya karena Narkoba

BCL dan Rekannya Diciduk di Apartemennya karena Narkoba

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA -- BCL ditangkap polisi karena narkoba di apartemen Bekasi. Penangkapan itu dilakukan Satuan...

Presiden Jokowi Buka MTQ Nasional ke-28 di Sumbar Secara Virtual, Ini Pesannya

Presiden Jokowi Buka MTQ Nasional ke-28 di Sumbar Secara Virtual, Ini Pesannya

...

Wako Fadly Amran Puji Program Gerakan Kembali ke Masjid yang Digagas BKPRMI

Wako Fadly Amran Puji Program Gerakan Kembali ke Masjid yang Digagas BKPRMI

MINANGKABAUNEWS, PADANG PANJANG -- DPD (BKPRMI) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kota Padang Panjang...

Aksi Vandalisme Meresahkan, Begini Respon Kepala DLH Padang Mairizon

Aksi Vandalisme Meresahkan, Begini Respon Kepala DLH Padang Mairizon

MINANGKABAUNEWS, PADANG -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang sangat menyayangkan aksi vandalisme yang merusak...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar